Tantangan Industri Media Cetak & Elektronik di Era Media Digital

Posted on 26 Januari 2016. Filed under: Blogstop |

Kerangka Acuan (Terms of ReferenceSeminar Nasional dan Call for Papers 2016

Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta

Latar Belakang

Keberadaan media digital terus-menerus menguat, terutama sejak diperkenalkannya internet di awal 1990-an. Sejak itu, perubahan drastis pada medium komunikasi ini mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap media massa. Dalam kaitan dengan media cetak, saat ini seolah-olah dipaksa untuk memasuki senjakala berbagi hegemoni dengan khalayaknya.

Dari segi konten, penyajian informasi dewasa ini seolah-olah wajib hukumnya untuk memikirkan cara membangun interaksi yang lebih lekat dengan khalayak. Pembaca, pendengar, atau permirsa berita serta pengakses informasi lain harus diajak oleh produsen atau pengelola media secara interaktif atau setidak-tidaknya melibatkan dalam proses penyebarluasan pesan agar terjadi interaksi dan komunikasi timbal balik (feedback; balikan). Belum lagi jika menyebut jurnalisme warga (citizen journalism) dan  media sosial yang membahas berbagai isu, seperti isu politik, ekonomi, pendidikan, agama. Apa yang disebut terakhir ini juga telah menguat belakangan ini yang kreasinya dapat dilakukan oleh siapa pun, di mana pun dan kapan pun dengan hanya menggunakan smartphone semata, misalnya.

Konversi data analog ke bentuk digital (digitality) juga telah menjamur di wilayah fotografi, desain grafis dan industri percetakan. Perubahan paling kentara paling tidak dirasakan pada kecepatan proses produksi. Beberapa rangkaian proses produksi yang sebelumnya diisi oleh tangan-tangan terampil kini telah dapat diotomatisasi ke dalam teknologi industri cetak. Berbagai perangkat lunak di bidang desain juga hadir memanjakan pekerja media dalam industri desain media in door maupun out door, tata letak dan juga perwajahan. Tidak disangsikan lagi belakangan ini juga muncul fenomena konvergensi media yang menyelaraskan tampilan antara edisi cetak dan edisi daring (online). Bukan mustahil akibatnya hal ini juga semakin mempengaruhi budaya baca di masyarakat.

Hadirnya new media dan pengaruhnya dalam perkembangan bisnis media terkait dengan sumber daya manusia juga masih membutuhkan jawaban esensial. Perlu diketahui juga sejauh mana batasan etis, hak cipta, royalti dan privacy dalam new media atau digital media. Tidak ketinggalan pula kemungkinan hadirnya tawaran jalan keluar yang strategis untuk pengembangan usaha new media agar tampil menarik dan maksimal dan juga tidak bertabrakan dengan hukum dan norma. Bagi pekerja media dalam industri bisnis media maupun profesional, kenyataan itu barangkali menjadi keresahan bersama. Untuk itu, diadakan Seminar Nasional dan Call for Paper 2016 dengan tema “Tantangan Industri Media Cetak dan Elektronik di Era Media Digital”. <http://semnasgepe.pnj.ac.id/&gt;

Topik Call for Papers

  • Kode etik jurnalistik
  • Etika Komunikasi
  • Konvergensi media
  • Media content
  • Kultur Media
  • Transformasi Media
  • New Media
    • Teknologi media
    • Media digital
    • Social Media
    • Desain Grafis
    • Tren Kemasan

Peserta

Ditargetkan sejumlah 220 peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka diharapkan berlatar belakang sebagai dosen, guru, peneliti, profesional, jurnalis, desainer grafis, teknisi cetak dan mahasiswa (jenjang Diploma; S-3).

Pembicara

Keynote speakers

Prof. Dr. Ir. T. Yuri M. Zagloel, M.Eng.Sc., Guru Besar Fakultas Teknik Industri Universitas Indonesia <http://eng.ui.ac.id/>

Priyambodo RH, Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr. Soetomo < priyambodo_rh@lpds.or.id; priya3rh@gmail.com; priya3rh@yahoo.com>

Jackson Tan, Managing Director PT Heidelberg Indonesia

 <https://www.heidelberg.com/id/media/local_media/news_and_events/Mr_Jackson_Tan.jpg&gt; >

Waktu dan Tempat

Seminar diselenggarakan selama satu hari penuh pada Selasa, 5 April 2016, pukul 8.00–16.00 WIB di Gedung Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia, Depok 16424.

Penyelenggara

Penyelenggara utama seminar nasional dan call for papers 2016 dari Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Investasi

Peserta dikenakan biaya administrasi sebagai bentuk investasi sumber daya manusia. Namun, sponsor dan bantuan teknis tetap diperlukan.

Screen_20140907_064256.jpg

Media Partner

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Tantangan Industri Media Cetak & Elektronik di Era Media Digital”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

mas…ikut donk

: Saya tunggulah kehadiran Mas Alfa. Sip.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: