Format Terbaru Info Komputer

Posted on 11 Oktober 2008. Filed under: Karangan Khas |

Format terbaru Info Komputer: lebih besar, lebih luas, lebih mahal

Pembaruan menjadi tema dasar yang mencerahkan. Di mana-mana tema pembaruan membawa perubahan. Hakikat perubahan senantiasa menggairahkan. Ketika tim kerja lembaga penerbitan mengadakan perubahan dengan serta merta juga mampu menggairahkan kinerja usaha. Tanpa pembaruan seolah-olah hidup dan kehidupan tim kerja jauh dari keadaan yang mencerahkan. Oleh karena itu, genap pada nomor sepuluh (Oktober 2008) di bawah atribut “New Look” majalah Info Komputer melakukan perubahan. Kini tampilannya menjadi baru. Namun, apakah pembaruan mampu mengubah substansi dan gaya penyampaian isi pernyataannya yang mencerahkan pembaca?

Konon perubahan sangat sulit terjadi pada orang yang sudah berumur. Batasan berumur terletak pada ukuran usia yang memasuki angka lima puluh, bahkan empat puluh tahun. Di antara kedua umur berkepala empat dan lima, seseorang enggak mau berubah lagi demi mencapai pencerahan yang menggairahkan. Atas dasar itu, perubahan yang kerap terjadi pada suatu lembaga, entah lembaga nonprofit entah lembaga profit, rujukannya terletak pada sejumlah pertanyaan mendasar: sejauhmana tim kerja mau berubah? Apa yang relevan mengikuti perubahan? Bagaimana perubahan menjadi tantangan yang menggairahkan kinerja usaha bagi tim kerja?

Ukuran majalah Info Komputer pada nomor kesembilan 21 x 27,5 sentimeter, pada nomor kesepuluh berubah menjadi 23 x 30 sentimeter. Lebih besar dua kali dua setengah sentimeter. Perubahan ini membawa konsekuensi bertambah besar ukuran bertambah besar pula pengeluaran rupiah. “… Kami terpaksa menaikkan harga menjadi Rp40 ribu,” demikian isi pernyataan redaksi Info Komputer pada “Selamat Lebaran, Kawan!” seraya menggarisbawahi bahwa “Kenaikan ini kami barengi dengan perubahan ukuran majalah dan jenis kertas yang lebih eksklusif.” Kenaikan harga itu juga membawa perubahan pada tampilan, entah isi pernyataan entah iklan. Alasan kenaikan harga dikemukakan bahwa biaya operasional memaksa kami melakukan perubahan (edisi kesembilan banderolan harganya sebesar tiga puluh lima ribu rupiah).

Jika mengamati pada sejumlah tradisi sebagai stereotipe tim kerja media massa seperti majalah biasanya berorientasi pada kerja bagian redaksi. Bagian ini menjadi garda terdepan pemimpin kebijakan redaksional yang jitu. Setiap isi pernyataan dari redaksi kerap menjadi isu hangat yang diperbincangkan oleh pembaca. Hipotesisnya, semakin sering isi pernyataan yang dimuat pada majalah diperbincangkan oleh pembaca, semakin tinggi daya tarik isi majalah yang berkorelasi pada peningkatan tiras.

Tidak mengherankan, suatu perencanaan tim kerja majalah kerap dimulai pada jumlah tim redaksi yang melebihi jumlah tim usaha. Sejarah penerbitan majalah di Tanah Air yang sering disebut sebagai “pers perjuangan”, kebanyakan mengabaikan tim usaha. Oleh karena itu, orientasi isi pernyataannya lebih bersifat memberi semangat perjuangan, seperti membebaskan diri dari keterjajahan, kekurangan, kemiskinan, ketidakadilan, kesewenang-wenangan, dan keadaan yang serba-absurd.

Akan tetapi, sekarang pada era pers perjuangan yang beralih ke era pers ekonomi pasar, tuntutan pada isi pernyataannya berubah total. Penerbitan yang dianggap berhasil manakala kebijakan redaksional berorientasi pada kepentingan sebesar-besarnya demi kepentingan pembaca. Untuk itu, tim kerja penerbitan majalah bahu-membahu memasang telinga, membuka mata, membuka hati, mempertajam penciuman, mengasah keterampilan, dan mempersatukan kemampuan masing-masing bagian demi satu tujuan. Jerih payah semua bagian, entah bagian redaksi, entah bagian usaha (iklan, administrasi keuangan, distribusi, penjualan) bersinergisme menjadi bisnis tepercaya bagi pembaca. Dengan demikian, penerbitan majalah mampu menghasilkan laba yang menciptakan kebahagiaan bersama.

Sejarah penerbitan majalah Tempo misalnya, boleh jadi contoh penerbitan yang bersinergi pada setiap isi pernyataan yang disampaikan kepada pembaca. Ada keserentakan, ada kebersamaan, ada kebersahajaan, ada perjuangan, ada kritik dan otokritik. Pedoman kerjanya, berubah bukan asal berubah demi mengikuti selera pembaca tanpa keterampilan yang memadai. Kini bukan zamannya lagi, perubahan tanpa tujuan yang jelas. Dalam perubahan ini, koran Kompas sudah memulainya. Pembaruan yang tepat sasaran dilakukan dengan mengundang tim observasi dan tim peneliti profesional. Perubahan demi pembaca berkorelasi pada perubahan tim kerja.

Jika majalah Tempo mengalami keterpurukan pada era pembreidelan atau pemberangusan tidak otomatis keterampilan tim kerja kandas. Meski lembaga penerbitan berhenti, keterampilan profesional tetap menyertai tim kerja ke manapun dan di manapun ia berkarya. Oleh karena itu, perubahan format majalah Info Komputer menjadi bersejarah manakala tim kerja berorientasi pada isi pernyataan yang memiliki kesetaraan dengan keterampilan yang memadai. Berubah sekaligus menciptakan gaya tulisan khas majalah informasi dan komunikasi menjadi misi: ada pesan yang sama, ada perbaikan isi pernyataan, ada gaya tulisan khas (semacam sastra teknologi informasi dan komunikasi sebagaimana majalah Tempo yang terkenal dengan aroma sastra berita).***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Satu Tanggapan to “Format Terbaru Info Komputer”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

Salam kenal.

Sebagai pembaca setia Majalah Info Komputer saya sangat setuju dengan tulisan ini, terutama pada paragraf terakhir.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: