Keris Kamardikan Award

Posted on 13 Agustus 2008. Filed under: Berita |

Keris Kamardikan Award '08

Keris Kamardikan Award

Sungguh membahagiakan melihat antusiasme pengunjung pameran keris. Ada perjumpaan antara peminat, pencinta, pemerhati dan pembuat, pemilik, pemandu, pengoleksi keris. Apalagi pameran keris ini mempergelarkan keris mulai dari koleksi duta besar Belgia, KRT Krisna Warihdiningrat, Adi Chandra, Thomas Racharto, Kohin, Omar Halim, karya empu Pauzan Pusposukadgo, dan Kesultanan Siak Indragiri hingga keris tangguh Kamardikan berbentuk keris lurus kontemporer. Serbaneka keris yang dipamerkan ini menambah lengkap pesona keris yang mengundang decak kagum. Bentuk keris yang memikat juga menjadi unsur utama berdaya tarik tinggi. Demikian pula unsur mistik yang bisa dirasakan dan aroma wewangian pengikat indra penciuman. Pameran keris bertajuk “Keris Kamardikan Award ’08” berlangsung pada 12–16 Agustus di Bentara Budaya Jakarta.

Menurut Efix Mulyadi, anggota dewan penyantun “Keris Kamardikan Award”, keris bukan hanya warisan, melainkan masa depan. Itulah salah satu alasan yang membuat kami menyelenggarakan sebuah pameran, katanya pada Sekapur Sirih buku panduan. Rancangan tampilan keris, entah keris tua entah keris baru (muda) sungguh penuh pesona, baik pesona mistis maupun pesona karya sang empu. Apalagi pesona mistis kerap bergandengan akrab dengan mitos, misteri, plus dunia adikodrati-adiluhung, yang hanya melekat tajam dengan kedalaman hati dan rasa. Pesona keris tua — sebagaimana hidup dan kehidupan sehari-hari kaum tua yang bergandengan erat dengan kaum muda — mengimbangi penampilan keris muda.

Keris Kamardikan Award 2008

Keris Kamardikan Award 2008

Keris muda disebut keris yang baru dibuat, sebut saja sebagai keris buatan baru. Menurut Efix Mulyadi, keris muda membangun narasi sendiri. Ia muncul sebagai karya para empu masa kini. Sebagai hasil dari zamannya di tengah teknologi komputer dan internet. Pada masa ini dikenal juga sebagai masa yang riuh dengan penghancuran sekaligus penyusunan kembali nilai-nilai manakala sebagian warga masyarakat bangsa dan negara RI tidak hirau, bahkan alpa atau menolak keberadaannya.

Sementara itu, KRT Toni Junus Kartiko Adinagoro, Ketua Panitia menggarisbawahi bahwa “Keris Kamardikan” adalah istilah. Kamardikan berasal dari kata Mahardika yang artinya merdeka. Keris pada umumnya selalu lekat dengan atribut zaman pembuatan yang sering disebut tangguh yang berkaitan dengan gaya keris yang khas dari setiap kerajaan. “Keris Kamardikan memiliki dua makna: (1) keris-keris yang dibuat pada zaman setelah Indonesia merdeka, dan (2) keris-keris yang diciptakan menurut konsep baru yang bebas,” tulis ketua panitia tentang Keris Kamardikan.

Ajang pameran keris ini berlangsung atas partisipasi aktif “Panji Nusantara”, kolektor keris, penggiat keris di Nusantara, dan jaringan pencinta keris di berbagai negeri. Tak mengherankan sinergisme panitia penyelenggara dan animo pengunjung yang tinggi membuat suasana di Bentara Budaya Jakarta menjadi riuh. Keriuhan yang memecah keheningan manakala animo pengunjung mulai menyurut lagi. Keris kembali dalam keheningan-kedalaman rasa bagi orang yang berada di sekitarnya. Namun, keris tetaplah mencerminkan sebuah kehidupan penuh misteri, ia “bersuara” menyampaikan pesan-pesan sesuai dengan narasi zamannya.

Beberapa nama yang menerima pesanan, seperti Mranggi, serbaneka Tosan Aji, Kinatah Emas, revisi bilah keris kepada M.Ng. Suyanto Wiryocurigo di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Jalan Ki Hajar Dewantoro Nomor 19, Kentingan, Jebres, Surakarta, telepon 0271 647658, faksimile 0271 646175 (kantor), Bibis Kulon RT 02 RW 17, Gilingan, Surakarta, telepon 0271 634327, ponsel 081329030024. Galeri Antique Keris kepada Alwi Moerad di Jalan Ade Irma Suryani Nomor 20, Karang Taliwang, Cakranegara Lombok, Nusa Tenggara Barat, telepon 0370 632193, 648506, ponsel 0818362467, imel alwi_moerad@yahoo.com, Warsito Supadmo, ponsel 0816677663 di Jalan Sidomulyo RT 02 RW III, Makamhaji Solo, telepon 0271 726639 dan padepokan di Jalan Bhayangkara Nomor 62, Solo, telepon 0271 710100.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

5 Tanggapan to “Keris Kamardikan Award”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

Dimana saya bisa mendapatkan keris buatan baru ya? saya yakin buatan empu jaman sekarang juga gak kalah dari empu dulu. tolong dibalas ya.

menurut saya secara teknologi keris bagaimana jika keris tua yg memiliki bahan2 yg sudah kuno kemudian di tempa kembali dan di buat pakem yg lama apakah bisa di bedakan dgn keris yg betul2 tua dan tuah keris saya rasa cuma masalah ilmu kebatinan saja sendok makan juga bisa di isi dan di jadikan bertuah juga kok ngak usah repot2 buat apa mencari yang bertuah segala kalau mau melestarikan budaya ya

mas yanto memang boleh di bilang pakar dalam bidang keris dan pusaka beliau tidak hanya memperbaiki keris tapi saya pernah mendapat pusaka ciptaan beliau yang berupa pedang dengan dapur sinnga jantan dia menapakan pedang tersebut singgo brahmantio saya suka sekali pusaka itu sampai sekarang masih saya simpan terimakasih pak yanto

mohon ijin untuk link halaman ini (https://johnherf.wordpress.com/2008/08/13/keris-kamardikan-award/) ke artikel di website yang sedang saya garap, terima kasih.

Saya mau memaharkan keris NOGO ROJO KINATAH EMAS LOK 3 DAN LOK 9. Kerisnya sangat tua dan emasnya asli karena pernah di tes,anda bisa melihat foto2nya di facebook saya(yati ningsih)
Jika berminat hub:081259021694.
Terima kasih.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: