Kiblat Dunia Mode di Tanah Air

Posted on 10 Agustus 2008. Filed under: Berita |

Kiblat yang benar menghasilkan jalan kebenaran. Upaya menumbuhkan kebenaran sebagai keyakinan dan kepercayaan dari masing-masing orang dianggap sebagai jalan lurus, jalan menuju pencerahan, jalan menuju cahaya yang terang. Serbaneka keindahan pun tampak nyata manakala kebenaran sudah dicapai. Pencapaian kebenaran menjadi bentuk kepercayaan ketika seseorang sungguh-sungguh mengikuti kiblat yang benar.

Dalam bisnis, kebenaran mutlak jadi pegangan menuju profesionalisme. Sekali saja kebohongan dimunculkan, “seumur-umur orang sulit mempercayai”. Membangun kepercayaan menjadi mutlak. Tak boleh ditawar-tawar lagi. Oleh karena itu, dunia mode dilombakan, diparadekan dan difestivalkan oleh grup femina; grup bisnis yang dekat dengan kepercayaan bagi pembaca setia sebagai penyelenggara profesional. Di bawah tajuk “Jakarta Fashion Week” dan “Festival Mode Indonesia 2008” semua mata memandang, usaha yang luhur lagi mulia untuk memajukan dan mendukung dunia mode di Tanah Air. Pandangan takjub dan sungguh-sungguh percaya, acara akbar ini dikelola secara profesional.

Acaranya dipersiapkan secara cermat oleh grup femina (kelompok media gaya hidup terkemuka di Indonesia) dan mal terbaru Jakarta, Pacific Place. Dua acara ini: Festival Mode Indonesia dan Jakarta Fashion Week 2008 bersinergi menjadi mata acara mode terbesar di Indonesia dan secara khusus ditujukan bagi pelaku industri mode Tanah Air plus konsumen penikmat mode.

Menurut panitia penyelenggara, acara ini bertujuan sebagai kontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif 2025 Indonesia di sektor fesyen, sebagai wadah profesional untuk menampilkan karya terbaik pelaku industri fesyen lokal. Selain itu, sebagai upaya untuk menjembatani pertemuan para pelaku fesyen lokal dan internasional dalam suasana kerja sama bertukar wawasan, mempertemukan produsen dan konsumen industri fesyen dengan serbaneka segmen pasarnya, sekaligus memberi perhatian khusus untuk minat anak muda pada industri fesyen.

Pergelaran fesyen terbesar di Indonesia ini berlangsung pada 20–24 Agustus di  Pacific Place. Menampilkan dua kelompok besar acara: Jakarta Fashion Week dan Festival Mode Indonesia. Jakarta Fashion Week mewadahi pergelaran Fashion Show dari dua asosiasi desainer: Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) plus para perancang independen serta parade karya desainer pilihan majalah Dewi (yang mengetengahkan desainer yang mencerminkan fesyen Indonesia modern saat ini dan di masa datang). Warna internasional ditampilkan melalui partisipasi desainer Australia, hasil kerja sama dengan Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Secara khusus segmen Jakarta Fashion Week 2008  menjadi bagian dari kampanye Enjoy Jakarta untuk membangun dan memperkenalkan Jakarta sebagai salah satu  fashion hub terkemuka di Asia dan mendorong lebih bergairahnya industri fesyen dan industri lain. Keseluruhan acara Jakarta Fashion Week dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Dr. Fauzy Bowo pada 20 Agustus 2008.

Festival Mode Indonesia mewadahi kegiatan kreatif fesyen yang ditujukan untuk berbagai segmen pasar oleh grup femina.

  • Talkshow fashion (curah pendapat fesyen): University of Style-majalah Seventeen, From Stiletto to Sport Shoes–majalah Fit, Men’s Grooming–majalah Men’s Health Indonesia.
  • Lomba dan lokakarya (workshop): Bag To Cool–majalah Gadis, Shoeperstar–majalah Cita Cinta, Cleo Fashion Award–majalah Cleo, Fashion Photography–majalah Reader’s Digest Indonesia dan Lomba Perancang Aksesori (LPA) yang merupakan brand extention dari Lomba Perancang Mode yang sudah dikenal sebelumnya.
  • Fashion Show: Kids Fashion: Bubble Girl–Ayah Bunda, Parenting, Femina.

Menurut Svida Alisjahbana, COO grup femina, ketua umum Festival Mode Indonesia dan Jakarta Fashion Week 2008, “Dalam perkembangan usaha dalam grup kami, dunia fesyen selalu mendapat perhatian penuh. Dunia wanita tidak dapat dipisahkan dari fesyen dan karena mayoritas media dalam grup kami ditujukan untuk segmen pasar wanita di berbagai kelompok usia, maka kami sangat mendukung pengembangan dunia fesyen. Kekuatan media yang kami miliki terbukti ampuh dalam mendorong industri fesyen Tanah Air, baik melalui edukasi dan informasi di

Poppy Dharsono

Poppy Dharsono

di dalam editorial, melalui berbagai kegiatan yang mendekatkan fesyen kepada konsumen dan juga berbagai lomba desain untuk  terus mencari bakat-bakat baru dalam industri ini. Dalam semua aktivitas itu, kami ingin terus terdepan dan berpartisipasi penuh.”

Di samping grup femina, dua asosiasi desainer terbesar di Tanah Air ikut mendukung acara akbar ini. Ketua Umum APPMI Taruna K. Kusmayadi menyampaikan, “Kehadiran Festival Mode Indonesia–Jakarta Fashion Week 2008 sangat penting guna merangsang kemajuan dunia kreatif mode dan industri terkait lainnya. Sebuah acara festival mode selayaknya dapat berlangsung secara berkala dan terus semakin besar dari segi ukuran dan content.

Jenny Ang

Jenny Ang

Stephanus Hammy, ketua IPMI memberi penekanan pada keunikan budaya Indonesia sebagai nilai jual yang akan ditampilkan. “Saya percaya desainer Indonesia terus berkembang dengan  memiliki daya jual tinggi. Ini pula mengapa kami ikut serta dalam ajang ini yang kami yakin dapat memperkenalkan semua potensi karya desainer Indonesia hingga ke kawasan Asia. Di masa depan kami sangat mengharapkan acara ini dapat menjadi Indonesia Fashion Week.”

Acara ini didukung penuh oleh Pacific Place yang memfasilitasi lokasi acara, entah di dalam gedung entah lokasi di luar gedung yang dibangun dalam bentuk tenda, yang mengambil inspirasi dari penyelenggaraan di

Carmanita

Carmanita

mancanegara, seperti New York Fashion Week bertenda putih di Bryant Park.

“Sebagai mal baru di pusat bisnis Jakarta adalah suatu penghargaan dan kebanggaan bagi Pacific Place terpilih sebagai tempat penyelenggara Festival Mode Indonesia–Jakarta Fashion Week 2008. Kami yakin, Pacific Place dapat diterima sebagai icon pusat perbelanjaan fesyen eksklusif baru. Di sini, para pengunjung dapat berbelanja berbagai brand terkemuka dari seluruh dunia yang belum tentu terdapat di mal lain,” ujar Daniel Budiman, mewakili Manajemen Pacific Place, Jakarta.

Grup femina sebagai penerbit terkemuka majalah gaya hidup dan wanita mewadahi: Femina, Gadis, Ayahbunda, Pesona, Parenting, Readers Digest, Seventeen, cita cinta,

Choosy Latu

Choosy Latu

Cleo, Men’s Health Indonesia, Dewi, Estetuca, Fit, Koran komunitas star Jakarta, 94,7 UFM Jakarta dan Bandung plus Azura Telemedia. Grup ini memiliki lebih dari tiga puluh lima tahun sejarah yang menjadi terdepan dalam membentuk dan mendominasi berbagai segmen pasar media nasional. Grup femina mendukung industri fesyen di Indonesia dalam bentuk editorial di dalam majalah dan melalui pengembangan talenta desainer pemula serta melalui serbaneka lomba, antara lain Lomba Perancang Mode dan Concours International Des Jeunes Creature De Mode. Informasi lebih lanjut melalui Ira Guntur di gedung femina lantai 2 Jalan HR Rasuna Said Kav B 32-33, Jakarta 12910,   +6221 526 6666  ext 3268, faksimile  +6221 520 9366 , laman www.feminagroup.com.

Feny Mustafa

Feny Mustafa

Sementara itu, Pacific Place di kawasan bisnis terpadu melayani pembeli dengan fasilitas khusus concierge, memastikan semua kebutuhannya terpenuhi, memanjakan pembeli dengan brand fashion dan outlet ritel yang terkemuka, cita rasa kuliner dengan serbaneka restoran ternama. Informasi lebih lanjut melalui Renee Tang, Management Office, Pacific Place Level B1, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta 12190,  +6221 515 2299 , faksimile  +6221 5140 0988 , laman www.pacificplace.co.id. Media Contact melalui Jessica Vasthi, PT IMAGE POWER COMMUNICATIONS untuk PACIFIC PLACE  +62 817 769 536 .

Desainer yang berpartisipasi adalah APPMI Gregorius ViciHarry IbrahimRebecca IngJeanny AngJazz PasayDefrico AudyHengki KawilarangOka DiputraPoppy

Ghea Panggabean

Ghea Panggabean

DharsonoUke ToegiminDwi IskandarLenny AgustinNinik DarmawanTaruna K KusmayadiPutu AlikiMalik MoestaramAnne RufaidahHannie HanantoJeanny TjahyawatiMonika JufryMerry PramonoFenny MustafaDeden SiswantoAli Charisma IPMI Ari Seputra Rusli Tjohnardi Era M. Sukamto Stephanus Hamy Chossy LatuGhea Panggabean Valentino Napitupulu Carmanita Tuti Cholid Denny WirawanPriyo OktavianoSyahreza MuslimKanaya TabithaLiliana Lim Widhi Budimulia Independen Barli Desainer Australia Kirrily Johnston.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Kiblat Dunia Mode di Tanah Air”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

Artikel anda di infoGue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: