Siapa “Bos” Wanita Muda Profesional?

Posted on 9 Agustus 2008. Filed under: Berita |

Davina V. Hariadi dilahirkan di Jakarta, 20 Oktober 1978
Davina V. Hariadi dilahirkan di Jakarta, 20 Oktober 1978

Menjadi diri sendiri sebagai modal menjual diri kerap memudahkan seseorang bersaing dengan orang lain. Untuk menjadi diri sendiri sejumlah bekal kemampuan menjadi syarat mutlak. Apakah syarat mutlak yang menjadi andalan utama untuk menjual diri?

Kemampuan menata diri boleh jadi melekat erat pada diri sendiri yang dapat dicitrakan. Kemampuan seseorang berkaitan erat dengan citra diri. Dalam kehidupan sehari-hari citra diri berkiblat dengan sebutan profesi. Pianis, organis, konduktor, pengacara, editor, reporter, ilustrator, fotografer, kartunis, ekonom, politisi adalah sejumlah profesi. Ia ada maka ia mampu. Ia bisa maka ia patut menyandang gelar sesuai dengan profesinya. Bekal untuk menjadi profesional bergandengan erat mengasah kemampuan terus-menerus entah otak kanan entah otak kirinya.

Atas dasar itulah, ketekunan, kedisiplinan, keteraturan berfungsi menjadi penunjang profesional. Orang yang profesional ialah orang yang memiliki ketekunan, kedisiplinan, keteraturan. Orang yang profesional mampu menjual diri sesuai dengan profesi. Orang yang profesional sering akrab dengan kemudahan dalam perolehan kerja. Orang yang profesional bahkan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Orang yang profesional cenderung menjadi pimpinan bagi dirinya sendiri. Ia menjadi bos atas dirinya sendiri. Orang yang menjadi bos atas diri sendiri memiliki kemudahan untuk memimpin orang lain. “Siapa ‘Bos’ Hidup Anda?” menjadi tidak relevan manakala dihadapkan pada orang yang profesional. Namun, sejumlah jawaban atas pertanyaan itu diurai oleh Niken Wastu Mahestri pada liputan khas femina nomor 32 (7—13-8-08). 

Sejumlah profesional wanita muda mencitrakan diri sebagai orang yang mampu menjual diri. Meski jualan atas kemampuan diri sendiri ini sering negatif dicitrakan oleh kaum lelaki, sikap wanita tetap memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Oleh karena itu, wanita muda yang profesional kerap menata diri, seperti yang dituturkannya dalam boks liputan khas berikut ini:

Ketegasan mantan kekasih sempat saya kira sikap melindungi, tapi ternyata justru menekan,” (Adelina Ayuningtyas, 25, selling dan marketing staff)

Pria yang menaksir saya pernah mundur melihat kedekatan saya dengan teman.” (Nieke Adriani, 25 tahun, customer care)

Menangani banyak klien membuat saya nyaris tidak punya waktu untuk kehidupan pribadi.” (Nadia Rashid, 25 tahun, senior account executive)

Saya akan melakukan apapun untuk dapat mendampingi anak-anak hingga dewasa.” (Tuti Alawiyah, 39 tahun, yang berhenti bekerja setelah kelahiran anak pertama)

Saya terbiasa mengikuti kemauan orang tua, padahal terkadang ada rasa tertekan.” (Astrid Wienda, 28 tahun, Direktur Keuangan)

Pada bagian lain, survei pada seratus orang wanita usia 25—35 tahun femina bertema “Juru Kontrol Keputusan Saya adalah ….” Mendapat jawaban bahwa:

26 persen menjawab ANAK (karena ingin memberikan yang terbaik);

26 persen PASANGAN (karena dia tempat saya mendapatkan rasa nyaman);

20 persen ORANG TUA (karena orang tua selalu benar dan tak akan menjerumuskan);

16 persen PEKERJAAN (karena untuk mempertahankan kemandirian ekonomi dan prestasi); dan

10 persen TEMAN (karena enggan kehilangan tempat mengadukan masalah).

Teras berita liputan khas mengungkapkan dengan isi pernyataan “sibuk memikirkan orang lain membuat Anda mudah dikuasai dan tak bebas jadi diri sendiri”. Isi pernyataan ini tampak menjadi kabur pengertiannya bagi wanita muda profesional di atas itu. Jadi, jawaban atas pertanyaan yang relevan dengan tajuk “Siapa ‘Bos’ Hidup Anda?” berpulang pada kemampuan wanita muda profesional menata diri sendiri.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: