Gelaran Elegan Persembahan Sony Ericsson

Posted on 4 Agustus 2008. Filed under: Apa&Siapa |

Badut penghibur berdaya tarik tinggi.

Badut penghibur berdaya tarik tinggi.

Berpromosi yang elegan kerap sulit mendapatkan untung seketika. Yang sering terjadi kalau mau berpromosi maka bagian pemasaran lebih menginginkan untung pada saat itu juga. Promosi yang efektif kalau hasil nyata berupa vitamin D atau duit nyata diperoleh pada waktu itu. Jadi, promosi yang sering ditargetkan sejenis promosi yang berjangka pendek. Tren perolehan hasil lekas dan secepat-cepatnya kini melanda pada kebanyakan lembaga bisnis dan lembaga swadaya masyarakat. Hasil dalam jangka panjang itu menjadi urusan kesekian, yang penting “sekali tembak” hasilnya langsung untung. Apakah pola promosi semacam itu cocok dengan vendor telepon selular seperti Sony Ericsson yang bertajuk “Traffic Jam Street Party”?

 

 

Traffic Jam Street Party

Traffic Jam Street Party

Di hari yang cerah, Jumat sore pukul 18.00 sebagian besar pencinta telepon selular bermerk Sony Ericsson melimpah di halaman Parkir Timur Senayan, Jakarta. Nama acaranya “Traffic Jam Street Party” (25/7). Acara ini menurut Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia sebagai satu-satunya yang diselenggarakan di Indonesia.

Boleh jadi acara gelaran vendor terkemuka Sony Ericsson ini tidak langsung terlihat hasil nyatanya. Apalagi jika hasil yang diharapkan berupa pembelian telepon selular. Meski pada acara ini tersedia stan penjualan dan stan upgrade atau pembaruan perangkat lunak produk Sony Ericsson. Hasil yang lebih tampak pada pencitraan merk Sony Ericsson yang kuat terpatri erat sebagai telepon selular bermerk jempolan yang fokus pada layanan pascajual. Layanan berupa hiburan, fun, rekreasi dengan sasaran tembak kaum muda pencinta musik.

Toyota Yaris siap dipersembahkan bagi pemenang.

Toyota Yaris siap dipersembahkan bagi pemenang.

Serial Sony Ericsson beratribut akrab dengan pencinta musik ini cenderung membidik kaum muda. Serial W sebagai perpanjangan dari Walkman memang menjadi pionir bagi vendor yang lain. Sejak seri W diluncurkan otomatis telepon selular Sony Ericsson perpaduan dari Jepang-Swedia kian melesat cepat. Menyusul vendor lain yang lebih lama bertengger.

Ajang hiburan “Traffic Jam Street Party”, saat itu juga menjadi tempat berkumpul kaum muda. Sebagian besar peserta yang hadir terdiri atas kaum muda yang berpasangan. Membawa pacar, membawa kekasih, dan membawa telepon selular Sony Ericsson. Meski

Tim Ari Lasso pada Traffic Jam Sony Ericsson di Jakarta

Tim Ari Lasso pada Traffic Jam Sony Ericsson di Jakarta

demikian, sebagian kecil orang tua yang hadir ikutan terlena pada hiburan persembahan penyanyi kondang, Ari Lasso, RAN, dan Daughtry. Bagi Ari Lasso, acara ini merupakan persembahan untuk anaknya yang keempat. “Mudah-mudahan hanya empat, saya enggak mau tambah lagi,” ujarnya di hadapan kaum muda yang memberi aplaus meriah kepada Ari Lasso. Ayah empat anak ini bukan hanya berterima kasih kepada Sony Ericsson yang mengundang tampil mendendangkan lagu-lagu hitsnya, melainkan juga kepada tim Ari Lasso Band yang mendampinginya selama tujuh tahun.

Ari Lasso dan Pencinta Sony Ericsson

Ari Lasso dan Pencinta Sony Ericsson

Acara persembahan Sony Ericsson menjadi tambah meriah manakala di panggung terpajang sebuah mobil bermerk Toyota Yaris. Kendaraan idola kaum muda ini menjadi penyemarak acara sejak awal hingga akhir pada pukul 24.00. Sebelum lagu-lagu yang dilantunkan oleh Daughtry, mobil Yaris menjadi milik Abdullah Syarif Dani, pemakai Sony Ericsson W380i. Ia membeli telepon selular itu Senin, 16 Juni 2008. Pengundian ini hampir tidak diduga oleh Abdullah Syarif Dani bernomor kupon 001291 yang berhak membawa pulang Yaris untuk mengisi halaman parkir di rumah kediamannya Jalan Pulo Sari, Kelurahan Cibodas Sari, Kecamatan Cibodas, Tangerang, Banten. “Tidak ada firasat mimpi apa pun, saya bakal dapat mobil,” ujarnya ketika Lia, pembawa acara menanyakan perihal keberuntungannya.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: