Inovasi dan Kreativitas Karya yang Membanggakan dari Autodesk

Posted on 26 Juni 2008. Filed under: Karangan Khas |

Kreativitas masyarakat bangsa dan negara RI berkaitan dengan peran serta lembaga bisnis. profesor-pulung-dari-itb-menyajikan-prototipe-kursi-roda-kebanggaannyaKalau lembaga ini pasif otomatis mempengaruhi hasil yang jauh dari kesan memuaskan. Oleh karena itu, bahu-membahu antarlembaga tak dapat ditawar-tawar, entah lembaga nonprofit entah lembaga profit. Salah satu upaya saling membantu, saling memunculkan rasa memiliki, saling pengertian itu tercermin melalui dunia teknologi informasi dan komunikasi. Meski tampak agak ketinggalan dibandingkan dengan warga dunia yang lain, ternyata karya asli masyarakat bangsa dan negara RI mampu bersaing dengan masyarakat global. Pada sesi “Autodesk Solution Day” di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis, 26 Juni, cermin itu membuncah dalam rupa kebanggaan. Apa bentuk kebanggaannya? Siapa yang menghasilkan karya yang membanggakan? Di mana karya yang membanggakan ini muncul di Tanah Air?

Abdurachim, staf ahli menteri perumahan rakyat bidang ilmu pengetahuan dan teknologi plus industri menyampaikan tema aktual yang penting dan strategis. Tren desain yang berkaitan dengan informasi dan teknologi terungkap secara gamblang. Masalah pokoknya terletak pada kekurangan rumah di Indonesia yang masih banyak jumlahnya. Perumahan ini mesti dibangun. Jumlahnya mencapai 6,5 juta rumah yang masih perlu dibangun. Meski selaras dengan pertambahan penduduk, rupanya pertambahan penduduk ini sebagai akibat bangsa Indonesia sedikit melupakan keluarga berencana. “Kami tidak bisa berusaha mengembangkan rumah tanpa bantuan pelbagai pihak. Di sini peran IT sangat diperlukan,” ucap Abdurachim.

Lahan di perkotaan begitu sulit, katanya, khususnya di wilayah Jakarta Utara. Kalau bicara rumah, banyak anekdot dan akronim seperti rumah sederhana, rumah sangat sederhana. Pembangunannya sering terkendala dengan biaya. Padahal, pemerintah mesti membangun seefisien mungkin. “Kita punya standar khusus untuk itu,” ujar Abdurachim sambil menambahkan, rumah saat ini bagi pemerintah lebih berkonsentrasi di rumah sangat sederhana. Karena yang dibutuhkan banyak, kita perlu sistem knockdown. Rumah dengan sistem elemen-elemen terpisah, lalu dirakit. Perawatannya sederhana. Alat-alatnya canggih.

Desainer sering berfokus hanya pada tampilan. Padahal, kebanyakan soal rumah berkaitan dengan teknis dan kelayakan struktur. Oleh karena itu, muncul rumah susun. Yang dapat mengatasi perjalanan ke tempat kerja dengan waktu dua sampai tiga jam di perjalanan. Setibanya di kantor, sudah cape, lesu. Kaitannya pada produktivitas kerja yang menurun. “Para desain ditantang meski terkendala dengan biaya. Pak Bayu (Country Manager Autodesk Indonesia) perlu presentasi suatu kali di kantor saya,” pesan Abdurachim seraya mempertanyakan, sejauhmana autodesk berperan di bidang perumahan?

Prinsip lebih cepat, lebih efisien, lebih baik erat pula kaitannya dengan database. Perlu sistem informasi untuk pendataan. Perencanaan untuk kegiatan ke depan. Memotret dari segi kuantitas dan kualitas. Rumah kumuh yang tidak baik diperbaiki dengan industri komponen bangunan (knockdown system). Harapan untuk autodesk juga timbul dari ide brilian untuk yang tinggal di rural area. Rumah sederhana menjadi cukup layak. Bergengsi. Itu semua dibantu dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui sistem konstruksi. Sistem sambungan. Join system. Kalau secara riil boros biaya, perlu sosialisasi. Ini semua filosofi rumah. Sandang, pangan, papan menjadi kebutuhan dasar. Jika penduduk tinggal berjubel, kita semua sulit berinteraksi ke depan, kata Abdurachim. “Menpera membangun rumah susun yang disewakan. Autodesk Solution Day mampu menghasilkan masukan yang bermanfaat bagi kita, terutama permukiman,” tambah Abdurachim seraya menggarisbawahi bahwa Menpera sekarang lebih memperhatikan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah).

Bayu, Country Manager Autodesk Indonesia menggarisbawahi perkembangan tren digital desain. Yang menghasilkan efisiensi di tempat kerja. Designing the future dari autodesk. Perkembangan teknologi desain meliputi kehidupan digital. Di Jakarta setengah dari peserta yang hadir di tempat ini punya dua handphone, kata Bayu. Artinya, untuk mampu bersaing menguasai teknologi setiap orang maju bersama-sama. Desainer di Indonesia bisa kerja sama dengan teknologi dan software yang sama. Desainer juga menciptakan karya yang ramah lingkungan. Tahun 2008 ini diharapkan proyek desain yang hijau, desain yang ramah lingkungan. Jadi, inovasi dan produktivitas sebagai salah satu kunci untuk memenangkan persaingan. Hambatannya, seberapa cepat industri mampu melemparkan produknya ke pasar? Bagaimana autodesk membantu Indonesia?

Autodesk sebagai leader perkembangan teknologi digital desain. Produknya sangat luas. Di dunia ada delapan juta pengguna. Seratus persen perusahaan menggunakan solusi autodesk. Tiap tahun jutaan orang di-training. ADSK sebagai kode autodesk membuat visualisasi, simulasi, analisis sebelum produk dibuat. Contoh gambar mobil yang seolah-olah difoto, padahal itu hasil rendering dari produk ADSK. Ada customer di Indonesia, seperti Graha Kerindo Utama (30% pangsa pasarnya di Indonesia), 40% waktu yang dibutuhkan dihemat, enam orang menjadi dua orang. Indonesia merupakan satu market buat ADSK. Oleh karena itu, ADSK membantu, men-develop. Tidak akan pernah berhenti untuk update teknologi desain. Berkolaborasi dengan pemerintah agar profesional bersaing di pasar global. ADSK mendorong inovasi dan produktivitas.

Hampir delapan jam ajang pamer karya kreativitas dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi memenuhi ruang dan waktu. Disaksikan oleh ratusan peserta, kreativitas berkolaborasi dengan ide-ide cemerlang yang membanggakan. Apalagi presentasi Profesor Pulung, pengajar dari Institut Teknologi Bandung. Dulu, kata dosen yang berpengalaman mengajar di ITB dua puluh tahunan itu, gambar pakai sketsa, ketok magic, sudah jadi baru digambar. Sekarang hal itu tidak perlu lagi. Pada tugas akhir menjadi sarjana, pengalaman mahasiswa bimbingannya berhasil menciptakan kursi roda yang mampu berjalan pada anak tangga. Ciptaan ini tidak dikenal di luar negeri. Kesaksian profesor Pulung berlangsung pada acara tahunan dunia “tukang insinyur” yang begitu menyatu dengan sempurna. Hasilnya, luarbiasa. Mesin-mesin terbaru, serbaneka karya arsitektur yang mengagumkan, dan pengalaman nyata tampak dalam rakitan.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: