Serbaneka Dobel Perhatian demi si Kembar

Posted on 22 Juni 2008. Filed under: Advertorial |

Ada DuaKenali si Kembar Kenali si KembarKembar memiliki watak yang berbeda. Kembar merupakan pilihan sebagai berkat penuh anugerah. Kembar juga memiliki watak yang serupa. Citra kembar membawa anugerah dan berkat yang serupa membawa inspirasi bahwa Sang Pemberi yang berkenan menitipkan anak kembar pada orang tertentu saja. Orangtua pilihan. Istilah kembar konon dari bahasa Jerman twine artinya dua bersama-sama atau two together. Ulasan Ayahbunda Nomor 13 (23 Juni–6 Juli) menyampaikan edisi lengkap berjuluk “Kembar: Menghadapi Kehamilan, Merencanakan Kelahiran, Pengasuhan dan Tumbuh Kembangnya”. Penuh dengan ulasan kebahagiaan, kepintaran, kelucuan, plus kelelahan perawatannya. Sebuah edisi yang pantas sebagai bahan dokumentasi pasangan beranugerah anak kembar.

Mengandung janin kembar, dobel bahagianya, problemnya juga dobel, demikian Bonny D. Hall menuliskan teras berita di bawah judul “Ada Dua” dalam seri kehamilan (halaman 36). Menurut dokter Marly Susanti, SpOG dari RSIA Hermina Bekasi, faktor paling dominan penyebab kehamilan kembar adalah keturunan (genetika) dari pihak ibu. Untuk itu, bagaimana menyiasati calon si kembar dalam kandungan agar tetap bugar?

Dalam boks agar tetap bugar ada tujuh tips.

  1. Waspada jika punya riwayat keguguran atau mengidap penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan;
  2. Nutrisi cukup menunjang pertumbuhan janin yang sehat;
  3. Kontrol kehamilan lebih aktif;
  4. Istirahat cukup dengan masa istirahat dua kali lebih banyak;
  5. Olahraga yang pengaruhnya menyehatkan anak yang tepat dengan kondisi calon ibu;
  6. Mengikuti kelas prenatal;
  7. Aktif berdiskusi dengan calon ayah si kembar untuk mengurangi stres dengan perencanaan kelahiran si kembar yang penuh kebahagiaan, kelucuan, sekaligus masa kelelahannya.

Lea Havrea Palma, 27 tahun, ibu yang memiliki kembar tiga anak bertutur, setiba di sekolah si kembar tiga usia dua tahun (Rasha, Raka, Keira) masuk kelas diantar oleh pengasuh, sedangkan saya ngumpet. “Saya keliling Mal Pondok Indah,” ujar finalis wajah femina 2002 sembari tertawa geli. “Punya batita kembar tiga sungguh melelahkan. Selain harus rela menunda karier (fisik) harus selalu segar.”

Lain lagi cerita Isni Lubis Bailey, 35 tahun, yang menjalani masa kehamilan “si kembar” dengan easy going. Liam Bailey dan Lennon Bailey si kembar berusia dua tahun tiga bulan dilahirkan secara caesar dengan jeda dua menit.

Pada umumnya kehamilan “si kembar” sang ibu merasa lebih begini, lebih begitu. Titik perhatian Bonny D. Hall terletak pada gejala dan perubahan si ibu yang lebih merasa mual dan muntah, lelah, kenaikan berat badan, sakit punggung, sesak napas, sering berkemih, berkeringat, nyeri perut, sembelit, bengkak, wasir, varises, dan stres.

Dewi Handajani menuliskan tips menyambut si kembar bila datang lebih awal. Proses kehamilan dan persalinan bayi kembar memerlukan ekstra perhatian dan persiapan seperti berikut ini.

  1. Galang dukungan dari suami, keluarga, teman dekat, kolega di kantor serta dokter dan perawat untuk melakukan yang terbaik demi si bayi;
  2. Gali informasi dengan berkonsultasi intensif kepada dokter;
  3. Ikuti saran kesehatan seperti saran diet sehat;
  4. Pilih rumah sakit yang bisa diantisipasi manakala bayi dilahirkan prematur atau perlu perawatan khusus;
  5. Siapkan darah atau donor darah.

Pada judul “Kenal Si Kembar” yang unik sejak dari dalam kandungan, Sri Lestariningsih mengurai lima keunikan. Pertama, kembar bayangan cermin. Kedua, kembar beda hari lahir. Ketiga, kembar siam. Keempat, kembar identik beda jenis kelamin. Kelima, kembar parasit.

Sebagai penutup, Diah Kurniati menegaskan punya anak kembar dobel (sungguh) bahagia sekaligus cemas. I.G. Leonard dari Sekolah Keperawatan Universitas British Kolumbia di Vancouver, Kanada mengungkapkan pemicu kecemasan, seperti takut melahirkan bayi prematur, membayangkan proses melahirkan bayi kembar lebih sakit, dan takut menghadapi kemungkinan operasi caesar.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: