Produk Kreatif yang Baru dari FKI

Posted on 15 Juni 2008. Filed under: Berita |

Acer Aspire Predator, Pemangsa Sahabat Gamer. Mantaplah!Makna kata “baru” dalam kegiatan pameran mempunyai daya tarik tinggi. Kata “baru” bagi produsen yang kreatif selayaknya dan sepantasnya mendapat perhatian bagi pengunjung pameran. Kalau belum ada produk buatan yang baru dari produsen, biasanya ia mencari-cari cara produk apa yang layak dan pantas diperbarui. Kreativitas menjadi prioritas. Kalau sudah berhasil ia temukan, barulah ia memperkenalkan, mempromosikan, dan memikat hati pengunjung dengan kampanye. Isi kampanye berupa janji dan kemudahan, murah dan kecepatan, serta bagus dan kenyamanan. Pada ajang akbar pameran Festival Komputer Indonesia di Balai Sidang Jakarta tampak berseliweran produk baru, entah baru muncul pada pameran, entah barang lama yang diperbarui. Bisnis produk di antara serbaneka produk kreatif yang bermunculan, selain harga yang memurah, ternyata barang “baru” menjadi tujuan utama pengunjung datang melihat, menyaksikan, dan membeli produk kreatif yang baru.

Unsur kreatif yang baru menjadi tolok ukur, jika jumlah pengunjung pameran menurun. Oleh karena itu, pengunjung sering enggan datang ke pameran manakala barang yang dipamerkan tidak ada yang baru. Jarak dan waktu tempuh merupakan alasan lain mengapa orang malas berkunjung ke pameran. Apalagi saat ini harga bahan bakar minyak ikutan menjadi penentu membengkaknya ongkos ke tempat pameran. Semakin malas orang berkunjung ke pameran, semakin menurun jumlah kedatangan pengunjung yang menyaksikan pameran tanpa kreativitas.

Sejumlah tajuk kreatif berunsur baru juga menghiasi serbaneka produsen yang berpromosi demi memikat hati pengunjung, seperti “Beli telur dapat ayam, mimpi kali yeee”, “Beli Notebook, Gratis Notebook! Tanpa Diundi”, “Speedy kini jauh lebih cepat plus konten lebih hebat“, “AMD membuat sistem komputer Anda bertambah baik”, “Magic Shaker aplikasi pengolah musik cukup dengan menggerakkan handphone”, “Beli ponsel gratis ponsel”, “I love being lucky“, dan “Radical Design Aspire Predator“.

Produk kreatif yang baru muncul berupa kreativitas produsen biasanya berkaitan juga dengan tawaran menarik. Kalau produk yang dipamerkan dan dijual sudah tersedia sejak lama atau produk lama yang akan dijual, kemasan unsur baru berupa jualan paket. Satu paket yang dijual hanya memperkecil keuntungan produsen. Namun, model paket ternyata menjadi efektif di tengah-tengah pengunjung yang memiliki bujet pas-pasan. Pada umumnya, daya beli pengunjung yang pas-pasan disiasati oleh produsen dengan menjual model paketan. Barang lama dengan kemasan baru, meski sepele kerap dilupakan oleh produsen.

Kelengahan produsen untuk melihat unsur kreatif yang baru pada produknya mengakibatkan berpameran dengan bernafas pendek. Ia enggan bernafas panjang. Akibatnya, pada pameran yang selanjutnya produsen tidak ikut berpameran. Karena bernafas pendek, pada pameran berikutnya sudah kehabisan dana dan tenaga. Begitu itulah unsur peka melihat kreativitas produk di tengah-tengah persaingan ketat. Hal ini terbukti pada  sejumlah produsen yang sebetulnya memiliki produk kreatif yang terbaru, istimewa, khas dan unik, serta memiliki daya tarik tinggi. Namun, kenyataannya pihak produsen sering mendiamkan unsur kreatif yang baru bukan sebagai produk yang berdaya tarik dan berdaya jual, melainkan sebagai produk yang biasa saja, tanpa daya tarik apalagi yang berdaya jual.

Boleh jadi kekurangpekaan produsen atas produknya karena aspek pengetahuan terhadap produk kurang memadai. Bisa juga unsur dana dan tenaga yang kurang memadai untuk mempromosikan, memperkenalkan dan memikat hati pengunjung. Berusaha tanpa dukungan manajemen perusahaan. Oleh karena itu, pameran yang cerdas dan baik bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pameran atau event organizer, melainkan produsen yang memamerkan produk dan jasa justru sebagai penentu utama kesuksesan penyelenggaraan pameran, apalagi pameran akbar sekaliber Festival Komputer Indonesia yang serentak berlangsung di enam kota besar.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: