Sinergisme yang Bermanfaat dari FKI dan ICS

Posted on 12 Juni 2008. Filed under: Karangan Khas |

Bagian penting dari kebijakan perusahaan demi pengembangan diri terletak pada frekuensi kunjungan ke pameran. Apa yang muncul terbaru pada pameran, siapa penyelenggara dan peserta pameran, di mana pameran berlangsung yang dekat dengan lokasi kantor atau malah di luar Tanah Air, kapan pameran berlangsung yang sesuai dengan waktu kunjungan efektif, bagaimana pencapaian yang menjadi target perusahaan atas kunjungan pameran itu. Nah, dua pameran yang masuk kategori besar, entah jumlah peserta yang hadir pada pameran, entah jumlah perusahaan yang berminat ikut serta, selalu berkaitan dengan respons dua arah. Pameran yang gagal manakala respons hanya searah. Oleh karena itu, ajang pameran Selular Indonesia (Indonesia Cellular Show) dan Festival Komputer Indonesia patut dijadikan tolok ukur sebuah pameran akbar yang disiapkan dengan sebaik-baiknya.

Berbondong-bondong pengunjung menghadiri ajang akbar pameran ICS atau Indonesia Cellular Show dan FKI atau Festival Komputer Indonesia. Meski sebagian besar masyarakat dan bangsa di negara RI tengah terimpit hemat ongkos, hemat biaya, dan hemat energi, demi memenuhi hasrat ingin tahu ajang akbar teknologi terbaru tetap dibela-belain. Besar-kecil, tua-muda, pria-wanita, bercampur jadi satu sinergisme tinggi. Hanya lima hari waktu pameran alangkah mubazir jika berlalu tanpa kunjungan.

FKI serentak berlangsung di enam kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, dan Makassar. Namun, ICS tetap berlangsung di Ibu Kota tercinta. Belum ada pameran di kota besar yang lain seperti halnya FKI. Pengunjung perlu mempersiapkan ongkos masuk lima ribu rupiah. Ongkos masuk ini dikembalikan dalam bentuk hadiah utama (grand prize) New Picanto, handphone, dan hadiah-hadiah menarik yang lain. Sejak Rabu hingga Minggu (11–15) Juni acara akbar ini dilengkapi dengan serbaneka program.

Program khusus diselenggarakan oleh Panitia, program promosi diadakan oleh peserta pameran. Semua kegiatan berpadu jadi satu-kesatuan, sebagaimana ruang pameran yang menyatu antara ICS dan FKI. Satu kesatuan berteknologi sebetulnya menjadi dambaan sebagian besar masyarakat bangsa dan negara RI. Pada ajang Pekan Produk Budaya Indonesia idaman bersatu padu muncul dalam diskusi. Pokok diskusi bermuara pada kehendak setiap departemen menyatucitakan segenap jiwa raga untuk memunculkan ekonomi kreatif yang bersumber dari teknologi. Kalau sebagian-sebagian saja kebijakan dilaksanakan, hasilnya jauh dari memuaskan. Lain halnya kebijakan teknologi bersatu padu dalam satu-kesatuan maka hasilnya lebih penting dan terasa sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Boleh jadi ajang ICS dan FKI sebagai bentuk pencapaian total. Kalau kolaborasi dari unit usaha kecil atau usaha kecil menengah dengan unit usaha besar yang berkewajiban melaksanakan CSR atau corporate social responsibility yang mumpuni, hasilnya ekonomi kreatif yang membawa manfaat tinggi. Semakin tinggi manfaat pameran ICS dan FKI, semakin membawa manfaat bagi siapa pun yang berperan serta pada ajang akbar itu.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: