Karl May yang Memukau dan Menyentuh Hati

Posted on 25 Februari 2008. Filed under: Apa&Siapa |

Komunitas peminat karya Karl May membuka diri melalui pameran. Sejumlah mata pun menggugah peminat dalam komunitas sejenis yang saling mengagumi, merasakan, melekatkan diri di hati pencinta Karl May. Umur Karl May memasuki usia tujuh puluh tahun ketika wafat, saat ini go public atau semakin dikenal oleh masyarakat luas. Perjalanan kepengarangan Karl May berlanjut hingga saat ini menjelang seratus tahun pada 2012. Melalui pameran, serbaneka atribut Karl May di Bentara Budaya Jakarta dapat membawa kenangan tersendiri, yang khas, istimewa dan senantiasa aktual untuk diperbincangkan.

Sekilas apa dan siapa Karl May berkaitan erat dengan profesi pengarang. Ia dilahirkan di Jerman. Karyanya sangat mumpuni pada bidang geografi dan antropologi. Kalau memanggil ingatan yang telah lalu, Karl May semasa hidup pada 25 Februari 1842 sampai dengan 30 Maret 1912 menghasilkan 80 karangan. Karyanya sungguh memukau pembaca di seantero jagad. Oleh karena itu, karyanya diterjemahkan ke dalam serbaneka bahasa di belahan dunia.

Direktur The Indonesian-American Education Foundation, Daniel Dhakidae ialah pengagum berat karya Karl May. “Karl May menjadi sumber inspirasi sejak saya sangat muda,” tulis anggota Executive Board dari Partnership for Good Governance in Indonesia dalam makalah berjuluk “Winnetou, Old Shatterhand dan Humanisme Karl May”.

Tetralogi Karl May setebal sekitar 2.136 halaman menurut Daniel Dhakidae fantastik! Berbeda dari yang diterbitkan Pradjnya Paramita pada 1950-an dalam bentuk ringkas, untuk pertama kali bangsa ini menikmati karya lengkap Karl May. Semua dikerjakan dalam tempo sekitar empat tahun. Suatu komitmen yang perlu diberikan salut, katanya.

Menurut Daniel Dhakidae kisah empat jilid lengkap petualangan Karl May samasekali bukan bacaan anak-anak, remaja, dan orangtua, dan si jenius Albert Einstein dari Jerman, Mohammad Hatta dan profesor Emil Salim dari Indonesia pernah terpukau. “Karl May dan filosofinya yang tertuang dalam dongeng-dongeng tetap menarik, selalu memukau dan menyentuh masalah masa kini.”

Penggemar karya Karl May, Seno Gumira Ajidarma juga tampil pada acara diskusi dalam “Dunia Karl May”, Sabtu 23/2, pukul 13.00 WIB di Bentara Budaya Jakarta. Selain diskusi, dipamerkan dan diputar film “Dunia Karl May” sejak 20–24 Februari, pukul 10.00–18.00 WIB.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Karl May yang Memukau dan Menyentuh Hati”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

Sayang ya, pameran dan diskusi ini sepertinya kurang promosi

Saat ini saya di Cairo. Benar-benar menyesal sekali, baru tahu bila ada diskusi DUNIA KARL MAY di Bentara Budaya JKT, Kapan diadakan lagi ya?


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: