Tren E-book via Ponsel

Posted on 18 Februari 2008. Filed under: Apa&Siapa |

Electronic book sebagai medium baca menjadi “obat penawar” yang menyehatkan. Penyuka gadget yang selama ini merindukan medium baca akan menyambut dengan kedua tangan terentang luas. Bak pucuk dicita ulam tiba, penerbit Mizan menangkap peluang untuk penyuka gadget di Tanah Air. Oleh karena itu, buku elektronik atau electronic book (e-book) semakin mendapat tempat yang memadai di hati sanubari penyuka gadget. Sejauhmana kemampuan kerja sama antara penerbit buku cetak dan penerbit buku elektronik saling bersinergi demi mencerdaskan pembaca dan penyuka gadget, penerbit Mizan ternyata menjadi pionir.

Tidak saling mematikan, saling melengkapi, demikian Pamusuk Eneste, Editor Senior, 57 tahun menanggapi luncuran Mizan pada e-book dan novel via telepon selular (ponsel). Penerbitan buku cetak yang sudah ada cenderung praktis, memudahkan, dan membuat kenyamanan pembaca, sedangkan e-book agak merepotkan, tidak praktis, dan enggak nyaman untuk dinikmati. “Saya enggak bisa membaca buku melalui e-book karena cuma berukuran baca sekitar 4 x 5 senti untuk ponsel,” ujar mas Pam, panggilan akrab ayah seorang anak yang belajar di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Jakarta.

Tren e-book via ponsel Pada situs Mizan http://www.mizan.com e-book menjadi fonovela agar pembaca dapat mengunduh file-file novel ke dalam ponsel. Mizan fonovela merupakan layanan penerbit untuk mendapatkan novel terbitan grup Mizan via ponsel. Pengunduh membayar sepuluh ribu rupiah plus pajak sepuluh persen. Fonovela menjadi obat penawar bagi penyuka gadget yang membaca novel penulis terlaris seperti “Laskar Pelangi” karya Andrias Harefa. Tambahan pula jaringan provider menjangkau ke seluruh Indonesia. Cara mendaftar novel pesanan melalui SMS dengan mengetik MM <spasi> kode fonovela. Contoh MM A0999999, lalu dikirim ke 7898 untuk Telkomsel (Indosat dan XL). Klik untuk mengunduh fonovela yang embrionya berlangsung sejak 2001. Penerbit Mizan sebagai penerbit pertama di Tanah Air yang masuk dalam dunia digital atau e-book.

Meski saling mengisi dalam dunia perbukuan, tren e-book belum menjadi andalan sebagian pembaca buku, kata mas Pam. Pembaca mana pula yang mau berjam-jam membaca buku melalui ponsel yang berukuran mini. Selain ada ketidaknyamanan, e-book terlalu panjang untuk dibukukan, apalagi buku cetaknya juga sudah ada. “Buat apa membaca melalui e-book,” cetus mas Pam bermimik serius.

Bagi pembaca di Papua, yang susah mencari buku di toko buku, khususnya buku yang tidak ada edisi cetaknya, barulah e-book menjadi efisien, kata Pamusuk Eneste mantap sembari menambahkan, orang akan tetap membaca buku cetak, meski ada edisi e-book. Di Barat, buku cetak tetap laku, tetapi dicari pembaca. Sementara itu, e-book tetap berjalan. Jadi, saling mengisi saja. “Mungkin generasi mendatang lebih akrab dengan e-book, kalau pembaca yang terbiasa dengan buku cetak agak berat jika beralih ke buku elektronik,” ujar mas Pam sembari menggarisbawahi, “kalau edisi e-book seharusnya spesial, tidak ada edisi cetaknya, hanya ada pada edisi e-book, barulah orang semangat berburu buku bacaan melalui e-book. Namun, kendala lain berkaitan dengan ruang baca yang berukuran mini. Itu melelahkan, mengganggu kenyamanan. Padahal, pembaca ingin menikmati bacaan dengan penuh kenyamanan.”***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

5 Tanggapan to “Tren E-book via Ponsel”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

John,

Secara kebetulan saya menemukan blog anda. Hebat sudah banyak isinya. Saya kemarin baru coba nge-go-blok 🙂 Bisa dilihat di alamat gwidianto.wordpress.com.

Keep contact!

homoeomerian stackstand romancing unforgiving malacocotylea underhandedly jennie palation
Senior Care Solutions
http://www.costaricaturtles.com/

homoeomerian stackstand romancing unforgiving malacocotylea underhandedly jennie palation
Kapstone Solutions
http://frogtoboggan.com/

homoeomerian stackstand romancing unforgiving malacocotylea underhandedly jennie palation
Bond
http://freebizadsweb.com/tablemaker/tablemaker.asp

Saya tertarik dengan buku”cerita dari mizan.saya ingin bergabung..bagaimana caranya…?
Mau tanya juga..apa mizan hanya sebuah cerita…?tidak ada puisinya gitu…?
Terima kasih…
Wassalam…


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: