Kompas Update Terbit Sore Seribu Rupiah

Posted on 7 Januari 2008. Filed under: Pengumuman |

Medium penyampai informasi bertujuan membantu penerima informasi. Jika bantuan bermanfaat tinggi bagi penerima, maka medium penyampai informasi (komunikator) isi pernyataannya semakin memenuhi kepentingan banyak orang (penerima/komunikan). Medium penyampai informasi biasanya menggunakan media massa. Media massa dalam pengertian sempit bagi kebanyakan orang hanya dipahami dalam lingkup surat kabar dan majalah. Padahal, media massa dalam pengertian luas menjangkau komunikan (audiens) yang merambah pada serbaneka kepentingan, entah yang berada di jalan, entah yang berada di mal. Oleh karena itu, media massa sebagai penyampai informasi bukan hanya koran dan majalah, melainkan juga portal, internet, SMS, telepon selular, komputer jinjing, PDA, dan radio. Kerja cepat dan berkualitas, itu pegangannya (speed and quality).

Multimedia dalam teknologi informasi dan komunikasi saat ini bergerak cepat secepat kilat. Menggelegar bak halilintar. Menyambar ke sana kemari demi memenuhi hajat hidup orang banyak. Komunikator lekas-lekas memenuhi rasa ingin tahu audiens atau komunikan. Media massa pada era digital inilah justru saling beradu kecepatan dan kualitas. Itulah antara lain yang menjadi landasan koran Kompas muncul dalam edisi Kompas Update. “Kecepatan informasi merupakan kebutuhan masyarakat masa kini,” tulis Suryopratomo, Pemimpin Redaksi pada “Surat dari Editor” Kompas Update 4/1 seraya menambah, kecepatan itu haruslah tetap disertai dengan kualitas informasi yang berbobot.

Jumat, 4 Januari 2008 edisi Kompas Update diterbitkan 32 halaman dengan banderol eceran seribu rupiah. “Barack Obama Menang” sebagai berita utama atau headline yang bersub-headline “Kandidat Partai Republik Mike Huckabee Juga Memenangi Kaukus Iowa” (lihat tayangan salindia). Edisi nomor 1 tahun ke-1 menampilkan sisi multimedia pada kolom ketujuh dengan teraan “Perkembangan berita di: www.kompas.com”.

“Media massa, termasuk Kompas, tidak terhindarkan untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Untuk itulah mulai hari Jumat (4/1), Kompas menghadirkan Kompas Update,” tegas Mas Tommy, panggilan akrab Suryopratomo. Kompas Update diterbitkan mulai jam makan siang, Senin sampai dengan Jumat.

Baik Kompas edisi sore (Kompas Update) maupun Kompas edisi pagi, keduanya sama-sama memuat isi pernyataan yang sama. Mulai dari halaman dua hingga halaman tiga puluh dua. Perbedaannya terletak pada Kompas edisi pagi diterbitkan empat puluh halaman. Jadi, ada selisih delapan halaman. Perbedaan isi pernyataan terletak pada berita utama halaman pertama dan berita terbaru pada halaman kelima belas. Koran resmi edisi update secara bisnis memang memenuhi unsur etika bisnis yang jujur dan bertanggung jawab. Kompas tidak lagi dijual dengan atribut negatif, seperti koran “cacat produksi”.

Sejak Januari 2008, Jumat 4/1 Kompas seribu rupiah secara resmi sudah diluncurkan. Sekarang Kompas seribu rupiah yang disebut Kompas Update tidak lagi sulit dicari oleh pembaca setia. Pasalnya, jauh sebelum edisi sore diterbitkan — sejak 2007 secara teratur oleh pembaca Kompas di beberapa tempat, seperti di terminal bus dan di stasiun kereta api — Kompas seribu rupiah kerap diburu. Pemburu Kompas edisi “cacat produksi” begitulah sebutannya, saat itu sudah beredar luas. Namun, pembaca menerima koran “cacat produksi” dengan penanda bercak merah pada sisi kanan koran. Meski pembaca edisi “cacat produksi” atau edisi seribuan rupiah barulah dapat diperoleh oleh pembaca pada siang atau sore hari, toh edisi seribuan ini tetap laku dan diminati. Kecuali Kompas edisi “cacat produksi” yang dijual seribuan pada siang atau sore hari, koran lain seperti koran Tempo dan Media Indonesia sebanderol seribu sudah dapat dibaca dan dibeli oleh pembaca pada komunitas pembaca terminal atau stasiun di pagi hari. Label yang dipakai oleh kedua koran itu, misalnya harga promosi atau khusus bus kota dan khusus kereta.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

3 Tanggapan to “Kompas Update Terbit Sore Seribu Rupiah”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

hmm…… makin murah makin bisa dapet informasi baru deh….. lumayan buat baca-baca dalam perjalanan mas… 😛

menurut saya sih sudah waktunya koran GRATIS, sekarang sudah mulai banyak majalah-majalah gratisan… hayo siapa yang berani bikin koran gratis? Kan mereka udah cukup kenyang dg iklan.

koran gratis ngak adil buat yang didaerah kaya kita mas, yang sanggup bikin koran gratis pasti penerbit2 besar yang ada di jakarta sana, daerah nanti makin tertinggal dong :), nggak bisa mbayangin kalo Kompas di gratisin, dan sebenranya koran spt Kompas itu sudah “gratis” kok kalo kita mau mbayangin berapa biaya cetaknya :), maklum dulu pernah tahu soal nyetak2 koran dan biayanya hehehehe, paling uang langganan yang tiap bulan kita bayar untuk mbayar loper dan agennya saja.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: