Murid SD Pulang Kampung

Posted on 17 September 2007. Filed under: Hiburan |

 Category            [Hiburan] 

Kembali ke alam mengajarkan murid sekolah dasar untuk mengagumi karunia Ilahi. Murid kagum atas kekayaan alam dan keindahan alam. Murid kagum dengan serbaneka flora dan fauna. Murid kagum dengan alam pedesaan yang asli. Murid kagum naik kerbau. Serbaneka rasa kagum ini asli lantaran lahan yang dulu dipenuhi oleh keindahan alam di sekitar sekolah, kini beralih fungsi menjadi penuh serbabeton bangunan. Dulu, imbasnya rasa sejuk mengalir ke pori-pori kulit, kini beralih ke rasa penat-panas menyengat. Oleh karena itu, daya tarik warga kota berkunjung ke alam pedesaan menjadi tinggi. Alam asli kini tiada. Alam yang indah kebanyakan beralih fungsi menjadi alam asli dengan serbaneka bencana alam. Banjir siap melanda manakala hujan deras. Kembali ke alam asli mengajarkan serbaneka impian tentang masa depan murid. Kembali ke alam sekarang jadi tren kebijakan sekolah dan pemerhati pendidikan.

Kebijakan sekolah yang berlokasi di kota-kota besar mau tak mau kembali ke pedesaan. Alasan mendasar untuk memperkenalkan kekayaan alam Indonesia. Apalagi saat ini lahan di perkotaan semakin menipis. Tempat bermain dan bercanda sebagaimana dunia murid sekolah dasar berubah total menjadi bangunan beton bertulang. Gedung tinggi menjulang.

Itulah sebabnya penerbit buku soal di Jakarta mengambil momentum pulang kampung. Embrionya antara lain murid-murid yang mengalami kesulitan ketika memilih jawaban binatang apa yang sering digunakan untuk membajak sawah. Mana binatang yang disebut sapi dan kerbau. Cara menanam padi atau cara petani menanam bibit. Serbaneka kegiatan kembali ke alam melatari betapa penting murid mengetahui, memahami dan merasakan serta mengalami sumber nafkah di pedesaan.

Melalui kegiatan pulang kampoeng yang dibarengi oleh tim buku soal dari penerbit ARIF atau Belajar Aktif, murid-murid berkunjung ke desa Cinangneng, Bogor 29/6. Tampak dalam tayangan salindia keceriaan murid-murid. Selain ajang belajar kembali ke desa, murid-murid pun saling kenal dengan murid dari sekolah yang lain. Kegiatan ini mendapat sambutan murid lantaran murid pun mendapat manfaat dan pengalaman yang bernakna.

Kalau ibarat secarik kertas putih yang masuk ke industri penerbitan, lalu kertas itu berisi serbaneka kehidupan dan pencapaian cita-cita. Lantas, murid SD yang pulang kampung juga ibarat kembali ke fitrah; setelah belajar serbaneka pengetahuan, lalu kembali ke alam asli. Kedamaian muncul. Keakraban melekat. Kemesraan berkembang antarsesama. Saling membantu, saling memahami, saling berbagi pengalaman. Apalagi ketika unsur kreativitas menyertai perjalanan pulang kampung, bertambahlah keceriaan menyertai prosesi tur menemui kodratnya.

Kegiatan itu bertajuk “TOUR PULANG KAMPOENG” bersama ARIF. Menurut leaflet yang disampaikan pada tayangan salindia acara ini dimaksudkan untuk mengisi liburan bagi murid-murid sekolah dasar atau SD kelas 2 s.d. kelas 6. Kemasan kegiatannya atraktif. Pendamping murid tampil dengan serbaneka acara yang menarik dan edukatif.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: