Hari Tanpa Televisi 2007

Posted on 19 Juli 2007. Filed under: Advertorial |

Hari tanpa televisi sangat berguna jika Anda menyadari masa depan anak-anak. Kesadaran akan masa depan berarti tanggung jawab Anda sebagai orang tua yang baik. Sadarilah anak Anda, jika televisi program siarannya bisa Anda atur menjadi produktif. Sesuai dengan manfaat dan hiburan yang baik. Jika Anda melepas begitu saja membiarkan anak Anda semaunya menyaksikan acara televisi sekehendak hati anak Anda, ada kecenderungan bahaya mengancam anak Anda. Pilihlah program tayangan televisi sesuai dengan kebutuhan anak Anda. Mulailah dengan program sehari tanpa televisi, Minggu 22 Juli 2007. Silakan coba.

Menyambut Hari Anak, Senin 23/7 beredar selebaran melalui imel dari FEDUs berisi tiga hal. Pertama, fakta tentang pertelevisian Indonesia. Kedua, dampak negatif menonton televisi berlebihan. Ketiga, apa yang bisa kita lakukan.

Keterangan bagian pertama bersumber pada data 2002. Karena data dan fakta ini kurang begitu jelas sumber beritanya, sebaiknya dilewati saja. Selanjutnya bagian kedua. Katanya, anak 0–4 tahun dampak negatifnya mengganggu pertumbuhan otak, menghambat pertumbuhan berbicara, kemampuan membaca verbal atau memahami, menghambat anak dalam mengekspresikan pikiran melalui tulisan, anak usia 5–10 tahun meningkatkan agresivitas dan tindak kekerasan, tidak mampu membedakan antara realitas dan khayalan, berperilaku konsumtif karena rayuan iklan, memengaruhi semangat belajar dan pasif karena terpikat adegan televisi yang serbamudah, pola pikir sederhana dan memilih jalan pintas, mengurangi atau mengganggu konsentrasi, rata-rata rentang waktu konsentrasi anak tujuh menit hampir sama dengan masa antara jeda iklan, mengurangi kreativitas, kurang bermain dan bersosialisasi, menjadi anak individualis, meningkatkan kemungkinan obesitas (kegemukan) karena kurang beraktivitas dan berolahraga, merenggangkan hubungan antar-anggota keluarga (waktu berkumpul dan bercengkerama dengan anggota keluarga tergantikan dengan menonton televisi, yang cenderung berdiam diri karena asyik dengan jalan pikiran anak sendiri. Terakhir yang penting berkaitan dengan kematangan secara seksual lebih cepat, asupan gizi yang bagus dan adegan seks yang dipertontonkan menjadikan anak lebih cepat matang secara seksual.

Bagian ketiga berkenaan dengan apa yang bisa kita lakukan:

1. pilih acara yang sesuai dengan usia anak;

2. dampingi anak menonton televisi;

3. letakkan televisi di ruang tengah, hindari menyediakan televisi di kamar anak;

4. tanyakan acara favorit dengan cara membantu memahami kepantasan acara bagi anak;

5. diskusikan setelah menonton, ajak anak menilai karakter dalam acara televisi secara bijak dan positif;

6. perbanyak membaca buku, letakkan buku di tempat yang mudah terjangkau anak, ajak anak ke perpustakaan dan toko buku;

7. ajak anak keluar rumah untuk menikmati alam dan lingkungan;

8. perbanyak mendengarkan radio, memutar kaset atau mendengarkan musik sebagai pengganti menonton televisi.

MATIKAN TELEVISI SELAMA SEHARI, HARI TANPA TELEVISI. MINGGU 22 JULI 2007

Dengan mematikan televisi, kita jadi punya waktu untuk keluarga, teman, dan untuk diri kita sendiri.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Hari Tanpa Televisi 2007”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

Kenyataan yang ada justru acara televisi lebih banyak menjadi santapan negatif, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Coba sebutkan satu saja contoh bagusnya acara televisi di negeri ini?

[…] Minggu 22/7 pernah berlangsung melalui imel dan selebaran. Para juru kampanye sehari tanpa televisi https://johnherf.wordpress.com/2007/07/19/hari-tanpa-televisi-2007/ menjelaskan dampak negatif khususnya bagi anak yang akrab dengan media televisi wajib […]


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: