Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun

Posted on 17 Juli 2007. Filed under: Berita |

Foto terbaik Kompas 42 Tahun (5)Foto terbaik Kompas 42 Tahun (6)Foto terbaik Kompas 42 Tahun (8)Mata hati kata hati (2)

Foto berita selalu abadi. Foto peristiwa sedih, duka, nestapa, tak ‘kan lapuk ditelan masa. Foto yang terekam dalam lensa wartawan dan fotografer entah yang profesional entah yang amatiran selama kurun waktu 42 tahun persembahan Kompas sebagai bukti otentik. Perjalanan sejarah hidup masyarakat bangsa dan negara Republik Indonesia begitu menyayat hati, penuh nestapa, amat sangat menyedihkan, dengan duka mendalam. Namun, foto saksi bisu, foto sebagai bukti bebas rekayasa tampak polos membuka selebar-lebarnya dengan mata hati dan kata hati. Begitulah cermin foto berita sebagai potret asli Indonesia. Namun, siapakah kini yang mampu menyimpan perjalanan hidup dan kehidupan bangsa yang penuh kesedihan dan kegembiraan bersama Kompas 42 tahun?

Foto terbaik Kompas 42 Tahun (1)Foto terbaik Kompas 42 Tahun (2)Foto terbaik Kompas 42 Tahun (3)Foto terbaik Kompas 42 Tahun (4)Foto terbaik Kompas 42 Tahun (7)Foto terbaik Kompas 42 Tahun (9)Foto terbaik Kompas 42 Tahun (10)

Hanya peminat foto peristiwa, orang yang datang berkunjung mengamati foto berita Kompas. Biasanya peminat foto ini menyimpan memori yang baru. Foto berita yang menjadi pengamatan tergolong baru muncul lagi setelah lama berlalu peristiwanya. Selain itu, foto peristiwa ini bisa saja baru saja terjadi, dan justru ada foto yang menjadi berita lantaran baru ditemukan lagi. Apapun jenis foto yang terekam kalau ada di tangan wartawan, barulah bernilai ketika menjadi berita. “Foto Berita” dalam ilmu jurnalistik biasa disebut saja begitu, ia melaporkan perkembangan peristiwa tanpa kata. Foto berita yang mencapai 42 tahun sepantasnya layak masuk ke museum rekor Indonesia. Foto berita ini menjadi perjalanan hidup serbaneka kisah sedih dan gembira, suka dan duka yang datang silih-berganti di republik.

Jargon atau tagline Kompas sebagai pembawa amanat hati nurani rakyat plus kecenderungan pewartanya (entah teks tertulis entah foto berita), otomatis sebagian besar pilihan foto terbaiknya, lebih banyak menampilkan potret masyarakat atau “penderitaan rakyat”. Wartawan dan fotografer cenderung terpaku pada peristiwa yang bernilai berita. Oleh karena itu, syarat peristiwanya harus baru terjadi, baru berlangsung lagi, baru ditemukan lagi, unik, khas, unsur kemanusiaan yang bernilai tinggi kadar aktualitasnya, dan berunsur surprise, sensasional, luarbiasa. Jadi, potret kesedihan dan kegembiraan bersama Kompas 42 tahun agaknya menampilkan potret Indonesia asli, cermin Indonesia, mosaik Indonesia atau bingkai Indonesia.

Akan tetapi, pepatah lama mengatakan, life begins forty, mungkin ada baiknya redaktur foto Kompas menata lagi himpunan foto berita setelah memasuki hitungan ke empat puluh tahun. Mulailah menata foto berita pada hitungan tahun kedua saja, setelah empat puluh tahun perjalanan foto berita terbaik pilihan Kompas itu dipergelarkan. 1965–2005 empat puluh tahun foto berita terbaik pilihan Kompas, lalu dua tahun foto pilihan terbaik Kompas 2005–2007.

Mengamati foto terbaik 42 tahun Kompas (1)Mengamati foto terbaik 42 tahun Kompas (2)Mengamati foto terbaik 42 tahun Kompas (3)Mengamati foto terbaik 42 tahun Kompas (4)Mengamati foto terbaik 42 tahun Kompas (5)Mata hati kata hati (1)

Pergelaran foto-foto ini yang masuk kategori terbaik sungguh menampilkan mosaik Indonesia dengan duka mendalam, plus serbaneka kegembiraan yang meluap-luap manakala prestasi muncul terekam. Foto ini melengkapi teks berita sebagai visualisasi bercerita. Foto ini menguatkan teks yang kurang padat cerita. Foto ini menyimpan duka-nestapa, kesedihan hati, sayatan luka batin. Foto ini sekaligus mengusung kegembiraan luarbiasa. Foto ini meluap-luap justru menampakkan orisinalitas, otentik dengan serbaneka masa depan yang gemilang. Kini foto yang terkumpul itu sudah menjadi potret perjuangan masyarakat bangsa dan negara Republik Indonesia.

Sejumlah ucapan selamat berupa karangan bunga (1)Sejumlah ucapan selamat berupa karangan bunga (2)

Pameran yang berjuluk “Pameran Foto Terbaik Harian Kompas: Mata Hati 1965–2007″ berlangsung di enam kota besar. Jakarta 17–23 Juli, Semarang 11–20 Agustus, Surabaya 26 Agustus–1 September, Malang 6–11 September, Jogjakarta 21–28 Oktober, Medan 16–25 November. Selain pameran, buku Mata Hati yang berisi foto-foto terbaik Kompas dijual dengan harga empat ratus ribu rupiah. Sponsor utama pameran ini dari perusahaan otomotif Toyota.

Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun.Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun (1)Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun (2)Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun. (3)Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun. (4)Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun. (5)Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun. (6)Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun (7)Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun (8)Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun (9)Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun (10)Potret Indonesia Pilihan Kompas 42 Tahun. aPotret Indonesia Pilihan Kompas 42 Tahun. bPotret Indonesia Pilihan Kompas 42 Tahun. c

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

5 Tanggapan to “Potret Kesedihan Hati dan Kegembiraan Bersama Kompas 42 Tahun”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

Aku suka banget tuh ama foto. Apalagi kalo difoto. he, he, he. KOMPAS maju terus!

Aku minggu lalu datang k pameran itu…BAGUSSSS….TOP abiesss dan menyentuh hati dan jiwa yang melihatnya ^^ KOMPAS berjaya selalu!!! ^^

tepat di perpus kota malang tempat pameran ini diselenggarakan, foto-fotonya kuereen2 bgt serasa bisa melihat sejarah indonesia secara langsung. nah itu dia berhubung sangat buagus n kueren foto-fotonya saya jd pengen pnya bukunya, dimana ya bisa dapetin bukunya??? tak cari di gramedia malang kok blm ada?
klo tak liat seh harganya panteslah untuk ukuran buku fotografi yang bisa dibilang bisa jd perantara orang yang g bisa melihat langsung perjalalan bangsa Indonesia…Dimana ya bisa beli bukunya???

tolong kasih informasi ya dimana belinya???
klo ada info kirim aja via email ke http://www.visualaddict_graphy@hotmail.com
thanks before ya….salam perjuangan!!!

is good…

just problem sedikit sajja…

yaitu kurang begitu lengkap dan aktual…


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: