Editor Web-online ≠ Editor Games Online/Judi Online

Posted on 6 Juni 2007. Filed under: Sastra Teknologi Informasi&Komunikasi |

Editor web-online sebetulnya bukan suatu bidang baru yang menarik perhatian bagi masyarakat bangsa dan negara Republik Indonesia. Daya tarik bidang ini saat ini bertambah menarik karena menjadi pusat perhatian Menteri Pendidikan Nasional, Dr. Bambang Soedibyo yang serius melanjutkan program mengunduh buku lewat internet. Editor web-online yang lebih duluan muncul ialah editor buku. Pada 1998 Kompas-Gramedia melalui penerbitan buku mengeluarkan buku berspesialisasi bidang komputer dan teknologi informasi. Jauh sebelum tahun 1998 penerbit yang khusus menekuni bidang informasi dan komunikasi bertebaran di situs-situs nasional. Namun, bidang kegiatan editor portal akan bertambah sibuk dan aktif manakala tindak lanjut pemerintah berhasil mewujudkan program mengunduh buku lewat internet. Oleh karena itu, profesi editor web-online tetap eksis, bahkan bertambah mantap. Sejak tahun 2000-an bidang portal yang memberi perhatian serius tambah banyak bak cendawan di musim penghujan. Layanan portal internet ini ada dua, pertama yang semi pemerintah, seperti Telkom dan Indosat, ada juga yang pribadi, seperti CBN, Centrin, D-Net, dan Indonet. Jasa portal ini bergabung dengan penyedia jasa internet atau internet service provider (ISP) sebagai indikator pengembang editor web-online yang menjamur di mana-mana. ISP ini menghubungkan editor web-online ke komputer dengan internet atas jasa baik lembaga atau perusahaan penyedia jasa internet. Portal bidang berita, bidang politik, bidang ekonomi, bidang hukum berkembang pesat seiring dengan perkembangan portal spesialisasi penerbitan.  Perkembangan ini mendapat respons positif bagi seseorang yang berprofesi sebagai editor. Sebagaimana layaknya media cetak, seperti koran, majalah, tabloid yang memberi tempat bagi seorang redaktur bahasa, demikian pula dengan portal yang memberi tempat sepantasnya bagi seorang editor. Newsletter yang bergerak agresif pada penerbitan lembaran semacam buletin juga memberi daya tarik tersendiri bagi seorang editor web-online, khususnya newsletter yang beredar melalui imel. Tata letak newsletter ini mirip halaman web, lengkap dengan tautan (link) yang bisa diklik atau diakses dengan cepat. Misalnya CBN Newsletter.Editor web-online sama maknanya dengan editor portal. Meski demikian, editor web-online sangat berbeda dengan games online, apalagi judi online. Dalam hal editor web-online yang mumpuni bukan berarti editor pemula, melainkan editor madya dan editor utama, editor yang berhak menyunting entah substansi entah kebahasaan.

Kelemahan mendasar editor web-online terletak pada sikap (attitude) seorang editor terhadap naskah. Penulis naskah cenderung mengabaikan unsur pedoman pembentukan kata dan istilah dalam bahasa Indonesia. Demikian pula seorang editor web-online agak acuh tak acuh terhadap kata dan istilah yang diindonesiakan. Tidak mengherankan kalau buku dan portal luput dari sentuhan penyunting atau editor. Sikap yang pernah saya dengar dan alami berkaitan dengan keengganan memoles naskah menjadi aktif berdaya guna dan “hidup”. Kalau naskah tanpa polesan atau sentuhan editor web-online, naskah ini cenderung pasif berinteraksi dengan pembaca dan “mati”.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Satu Tanggapan to “Editor Web-online ≠ Editor Games Online/Judi Online”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

Web (berita) online mengutamakan kecepatan (ASAP = as soon as possible), jadi tak memungkinkan penggunaan editor bahasa. Oleh karenanya, setiap penulis di web harusnya punya kesadaran untuk menyempurnakan bahasanya sebisa mungkin. Atau bisa juga melalui update sesegera mungkin setelah berita ter-upload.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: