Penerbit Spesialis Patut Memiliki Gaya Selingkung

Posted on 9 Mei 2007. Filed under: Karangan Khas |

Sejak 1970-an naskah yang berhasil terbit dengan cepat dengan mutu suntingan terbaik, jumlahnya dapat saya hitung dengan kedua jari tangan. Sejumlah penerbit yang serius berkutat pada naskah unggulan kurang dari sepuluh. Dari sejumlah penerbit yang sedikit itu, pada umumnya berpusat pada tema penerbitan buku pelajaran, buku referensi atau buku umum, dan buku bacaan anak.
Memasuki periode 1980-an sampai dengan 1990-an mulai bermunculan penerbit spesialis. Tuntutan pembaca jadi berfokus utama pada penerbitan yang baik yang menekuni bidang-bidang khusus. Semakin khusus suatu penerbit menekuni disiplin ilmu tertentu, semakin tinggi tingkat kepercayaan pembaca atas perolehan informasi dari penerbit.

Meski demikian, pada awalnya suatu penerbit berani memilih spesialisasi penerbitan khusus berkaitan dengan langkah gontai, tertatih-tatih. Bila respons pembaca tinggi dan memuaskan kepentingan pribadi, niscaya langkah awal yang semula agak berat jadi berubah ringan. Oleh karena itu, semakin bertambah jumlah penerbit yang memberi perhatian khusus pada disiplin ilmu tertentu sebagai pertanda minat pembaca semakin tinggi.

Langkah awal memang agak berat karena berkaitan dengan konsentrasi pada bidang khusus. Bidang kedokteran dan kesehatan, misalnya menjadi fokus bagi penerbit EGC Arcan di kawasan Sunter Jakarta Utara, bidang buku sekolah dan pendidikan menjadi tulang punggung bagi penerbit Grasindo di Palmerah Selatan Jakarta Pusat, dan bidang agama sebagai penopang bagi penerbit Gema Insani Press di Djuanda Depok, bahkan penerbit Mizan dari Bandung pernah mencapai tiras tertinggi pada bidang keagamaan.

Keberhasilan suatu penerbit menekuni bidang khusus berlatar belakang bukan hanya pada kekokohan bidang editorial, melainkan juga pemasaran dan kinerja tim antar-individu yang mumpuni. Pada ketiga bagian ini, sekilas tampak mudah mengelolanya. Namun, ketika berhadapan dengan pembaca, kemudahan ini berubah menjadi tantangan yang menguras waktu, tenaga, biaya. Oleh karena itu, layak dan pantas bagi penerbit memiliki kebijakan redaksional yang tercermin melalui gaya selingkung. Penerbit yang berkompeten patut menguraikan lebih jelas lagi tentang gaya selingkung (in-house style).***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Penerbit Spesialis Patut Memiliki Gaya Selingkung”

RSS Feed for Forum Inovatif Pekerja Media Comments RSS Feed

kalau kita2 spesialis apa ya?

Pak, saya mw ambil judul gaya selingkung..
Mhon bntuan’a pak..
Makasih..


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: