Tukul Arwana dan Sofyan Djalil

Posted on 27 April 2007. Filed under: Sastra Teknologi Informasi&Komunikasi |

Hahahahahaha, hehehehehehe, hihihihihihihi, … gelak tawa suka-ria, dan rasa senang penuh canda kerap bermunculan manakala pemirsa mampir ke beranda Tukul Arwana pada sesi “Empat Mata” tayangan Trans 7, pukul 21.30-22.30 WIB, Senin s.d. Jumat.

Saya pun termasuk kepincut manteng di depan layar kalau saat itu pas lowong waktu. Enak mendengar, santai menyimak guyonan, rileks merasakan kesegaran, itu terjadi lantaran ada pemandu acara yang menghibur, mengupas setiap topik dengan enteng. Lancar, meski adakalanya agak ngawur. Kalau begitu, saya pun terpana menyaksikan Tukul Arwana seenaknya mempermainkan tokoh tertentu, mengajak candaria sembari agak serius melontarkan tagline, “Kembali ke Laptop!”

Jargon atau “jingle” promosi gratis untuk gadget perangkat Laptop atau komputer jinjing jadi kian akrab di telinga bagi masyarakat bangsa dan negara Republik Indonesia. Mau tak mau, perangkat kalangan kelas menengah-atas memasyarakat dan menjadi populer. Jarak atau distansi barang mewah mulai menurun ke tingkat menengah-bawah, bermula  sebagai barang sekunder jadi agak primer, jadi semi mewahlah. Tambahan pula Laptop yang dahulu mahal, sekarang memurah, meski tetap patut diwaspadai bagi pembeli. Jika membeli Laptop yang murah, spesifikasi pun berkaitan dengan keterbatasan kemampuan kerjanya.

Laptop pernah dicari padanan kata Indonesia menjadi komputer pangku. Bagi saya padanan kata ini agak sulit berkembang. Pasalnya, Laptop justru bagi pengguna sebaiknya menghindari memangku di antara kedua kaki. Pada ayat buku panduan ada petunjuk Laptop menggunakan tempat yang rigit, tidak mudah goyah, dan jangan gunakan sofa yang lentur. Oleh karena itu, gunakan tempat yang mantap, jauh dari pergerakan yang memengaruhi kinerja akses baterai dan kerja sistem operasinya.

Nah, kembali ke Laptop, hehehehe, Sofyan Djalil sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika pun sangat menyukai acara talk show Tukul. Bahkan ia mengaku kalah. “Soal kampanye bidang teknologi, komunikasi, serta informasi, Tukul lebih efektif. ”

Gara-gara dia, kata Sofyan Djalil, orang jadi tahu Laptop itu berguna dan bisa bikin orang pinter. “Meski telah berulang kali menggelar seminar, sarasehan, dan lokakarya, kampanye para anggota stafnya tak seampuh idiom yang selalu dipakai Tukul: kembali ke Laptop,” tandas Sofyan (Koran Tempo 27/4).***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: