Banjir Menyisakan Perjalanan yang Mengasyikkan

Posted on 4 Februari 2007. Filed under: Percik Pengalaman |

Perjalanan menuju BSD City, Tangerang dari Palmerah Selatan Jakarta usai jam kerja pukul 16.30 merupakan perjalanan yang mengasyikkan. Saya mencari tahu apakah bus Trans BSD yang berangkat dari Plasa Senayan masih beroperasi, baik lewat telepon antarteman maupun via SMS ke radio Elshinta News and Talk.

Radio Elshinta News and Talk (+62811806543) menegaskan kiriman SMS tidak bisa dibalas. Pengirim berita sebaiknya mencantumkan nomor rumah sehingga bisa dihubungi. Oleh karena itu, saya maklum gagal menerima informasi yang saya pertanyakan. Kepadatan frekuensi ber-SMS-ria dan tenggelamnya banyak gardu listrik penyebabnya. Saya semakin tidak berdaya akibat banjir yang melanda Ibu Kota. Jaringan telepon selular dan telepon tetap terganggu.

Tepat pukul 17.00 saya berkijangria melewati jalan tol Serpong (BSD City)-Bintaro. Romantika perjalanan mulai saya masuki. Jalan menuju Tomang tol ke Tangerang saya batalkan karena ada genangan air di sekitar dekat Rumah Sakit Graha Medika. Saya peroleh informasi bahwa lalu lintas tersendat menuju tol itu, bahkan dikhawatirkan banjir menghalangi perjalanan, terutama dari kawasan Kebon Jeruk.

Kekacauan arus lalu lintas mulai terasa. Saya memutar ke arah Tanah Kusir, melewati arteri Pondok Indah Jalan Iskandar Muda. Di perjalanan menjelang penyeberangan menerobos banjir di jembatan Tanah Kusir, saya dicegat oleh petugas kepolisian. Jalan ditutup dan dialihkan untuk melewati jalan yang lain. Mobil dan motor mulai terjebak genangan sehingga kemacetan datang mendera. Perjalanan saya lanjutkan lagi ke Pondok Pinang. Saya masuk melewati jalan Haji Muhi, menembus jalan menuju ke Bintaro. Alamak, banjir membuat nyali saya ciut apalagi yang ikut antrean menembus air melewati jembatan dipenuhi air setinggi orang dewasa. Pondok Pinang banjir. Lalu saya memutar berbalik menuju ke arah tol TB Simatupang atau tol Pondok Indah.

Perjalanan memasuki tol BSD City mulai lancar. Motor ikut masuk jalan tol BSD City. Meski demikian, kehadiran motor di tol tanpa masalah yang berarti atau menghambat perjalanan. Sampai akhirnya tiba pada genangan sekitar 120 sentimeter di daerah Jombang, kilometer keempat mencapai BSD City, antrean panjang mulai muncul, kendaraan mulai melambat. Di sisi kanan jalan ada joki (petugas plus warga sekitar) yang memberi sinyal bahwa ada banjir dan pengemudi tidak bisa jalan menembus banjir.

Akan tetapi, saya memastikan diri kalau tidak bisa melewati banjir manalah mungkin pintu tol dibuka oleh petugas jasa marga. Oleh karena itu, saya tetap mengikuti antrean panjang bersama pengemudi mobil yang lain. Saat tiba di kawasan banjir, saya coba mengikuti arus mobil menembus air. Keasyikan mulai terasa, saat saya muncul bersama Kijang membelah air, menerabas dan tancap gas gigi satu tanpa rem sekalipun. Jalan terus melaju. Meski, tembusan air agak terhalang oleh ulah joki. Saya tetap mantap mencoba untuk menembus dengan memainkan lampu besar-kecil sebagai sinyal minta jalan diperlancar. Perjalanan berakhir sukses meloloskan diri dari kepungan air.

Tepat pukul 19.30 saya tiba di BSD City. Banjir Jumat 2/2 ini benar-benar menyisakan perjalanan yang mengasyikkan. Setelah lolos dan berhasil menerobos genangan air yang membuat setengah badan Kijang terendam, legalah hati ini. Rasanya bebas-lepas melewati perjuangan bersama dengan pengemudi lain benar-benar pengalaman luarbiasa. Kebetulan saat itu sejumlah pengemudi sedan juga penuh percaya diri “terpaksa” menembus banjir di ruas jalan tol Serpong (BSD City)-Bintaro.

Harian Kompas Sabtu 3/2 pagi ini menurunkan berita utama “Banjir Kuasai Ibu Kota” dan Media Indonesia urung terbit karena percetakan dan sebagian wartawan tak bisa mengirimkan berita. Saya pun bergegas mengirimkan “percik pengalaman”. Namun, alangkah lamanya mengirim tulisan ini, ternyata jaringan telepon dan internet terganggu. Sabtu pagi 3/2 kiriman tulisan saya macet total. Internet service provider Cyberindo Adhitama yang saya gunakan sebagai medium pengiriman tulisan ini tak mampu menunaikan tugas. Meski aliran listrik dan saluran telepon di kawasan BSD City berjalan normal.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: