Bersyukur atas Seleksi Karyawan Trans Corporation

Posted on 24 Januari 2007. Filed under: Berita |

Ribuan karyawan melamar untuk keperluan penerimaan ratusan karyawan baru, inilah cerita klise yang mencemaskan. Sejak 1980-an, 1990-an, 2000-an selalu berulang-ulang kejadian yang memilukan berlangsung terus-menerus tahun demi tahun. Lama-kelamaan peristiwa ini menjadi biasa. Sejak dahulu hingga kini kalau ada tes penerimaan calon karyawan baik dari kalangan pemerintah maupun swasta, lowongan karyawan selalu mengundang hasrat puluhan ribu pelamar, meski yang diterima hanya ratusan orang. Walaupun demikian, kejadian di sekitar 65.000 pelamar memadati Senayan Jakarta sungguh mempertegas fakta bahwa pengangguran semakin parah.

“Saya melamar di Trans dan ikut seleksi di Gelora Bung Karno biar menambah kemampuan saya bekerja,” ujar Felix, lelaki lulusan perguruan tinggi Indo Nusa Esa Unggul Jakarta, jurusan broadcasting mantap. Ikut tes hari Minggu bersaing dengan ribuan pelamar, tambah Felix, penata tata cahaya (lighting), pekerja paruh waktu saat jeda makan, usai syukuran Kompas Gramedia di hotel Santika Jakarta. Ia ikut mendengarkan pidato sambutan Jakob Oetama, Kamis 18/1, pukul 12.30 siang. Syukuran dan Sambut Tahun Baru Kompas Gramedia semakin semarak dengan tampilnya hiburan tarian, paduan suara Shanti Swara, Kelik Pelipur Lara, Elfa’s Singer dan Elfa’s Band, doa, pidato Jakob Oetama, dan ramah tamah.

Dalam pidato sambutan, Jakob Oetama menyampaikan pesan kepada seluruh karyawan yang hadir bahwa kita harus bersyukur, harus senantiasa bersyukur kepada Tuhan. Ungkapan syukur ini senantiasa harus kita perbarui. Saat ini, katanya, menurut laporan Agung Adiprasetyo, Chief Executive Officer Kompas Gramedia, hari Minggu 21/1 akan ada tes seleksi calon karyawan di Trans Corporation sebanyak seratus ribu orang pelamar. Padahal, karyawan yang akan diterima hanya lima ratus orang. “Semua pelamar itu sarjana (S-1). Ini sungguh memprihatinkan. Karena itu, kita patut bersyukur,” ujar Jakob Oetama, founding father Kompas Gramedia seraya menambahkan, kita bersyukur menjadi karyawan dalam suatu komunitas bangsa yang tengah memerlukan sumbangan ide dan pikiran di tempat kita bekerja.
     Tes dan seleksi karyawan, menurut catatan Kompas Senin 22/1 sebanyak 65.000 peserta dari seleksi karyawan Trans TV dan Trans 7 untuk mengikuti ujian masuk di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Tes seleksi dibuka oleh Komisaris Utama Trans Corporation, Chairul Tanjung. Trans Corporation menaungi stasiun televisi Trans TV dan Trans 7 menerima total pelamar 100.000. Tes seleksi di Senayan ditujukan bagi 65.000 pelamar di Jakarta. Sementara 35.000 pelamar yang lain menjalani tes di Surabaya, Bandung, dan Jogjakarta.
     Trans Corporation memerlukan 500 karyawan, pelamar 100.000 orang.

“DPRD-nya sibuk mengurus uang rapel!”

     Demikian komentar Pojok Kompas, Selasa 23/1.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: