<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>{johnherf}</title>
	<atom:link href="http://johnherf.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://johnherf.wordpress.com</link>
	<description>--- serbaneka tulisan apa-adanya dengan narasumber sebagaimana-adanya ---</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2009 03:56:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='johnherf.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f2b865d59f5f78e45925f28d87be130a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>{johnherf}</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Komplain-Komplain Pelanggan Ponsel</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/06/14/komplain-komplain-pelanggan-ponsel/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/06/14/komplain-komplain-pelanggan-ponsel/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 15:01:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogstop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/2009/06/14/komplain-komplain-pelanggan-ponsel/</guid>
		<description><![CDATA[ 
 
Setiap orang membawa komplain yang belum bisa disampaikan pada &#8220;Temu Pelanggan Selular&#8221;. Padahal, banyak peserta yang ingin menyampaikan komplain. Namun, komplain-komplain yang akan disampaikan tidak bisa terpenuhi dalam waktu yang terbatas. Demikian Indah Suksmaningsih, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) di hadapan 400 pelanggan di Ruang Merak Balai Sidang Jakarta, Kamis 11/6/09.
 
&#8220;Tarif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1867&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><strong> </strong></div>
<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_1869" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><strong><img class="size-medium wp-image-1869 " title="DSC00035" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00035.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Peserta yang baru sekali hadir pada Temu Pelanggan Selular" width="300" height="225" /></strong><p class="wp-caption-text">Peserta yang baru sekali hadir menerima pertanyaan dari pembawa acara (paling kiri).</p></div>
<p><strong>Setiap orang membawa komplain yang belum bisa disampaikan pada &#8220;Temu Pelanggan Selular&#8221;. Padahal, banyak peserta yang ingin menyampaikan komplain. Namun, komplain-komplain yang akan disampaikan tidak bisa terpenuhi dalam waktu yang terbatas. Demikian Indah Suksmaningsih, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) di hadapan 400 pelanggan di Ruang Merak Balai Sidang Jakarta, Kamis 11/6/09.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1882" title="100_0705_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/100_0705_edited3.jpg?w=199&#038;h=300" alt="100_0705_edited" width="199" height="300" />&#8220;Tarif Murah Mutu Prima?&#8221; menjadi tema pokok acara yang berlangsung sejak pukul 9.00 hingga pukul 15.30 WIB. Moch. S. Hendrowijono, Redaktur Ahli Tabloid <em>Sinyal</em> bertindak selaku moderator. &#8220;Lebih baik komplain,&#8221; pesan Mas Hendro, panggilan akrab wartawan <em>Kompas</em> yang mengabdi selama 31 tahun saat sesi tanya jawab. Pesan Mas Hendro disampaikan kepada peserta yang akan mengajukan sejumlah komplain untuk ketiga operator, &#8220;Saran enggak usah!&#8221;</p>
<div id="attachment_1870" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-1870" title="DSC00037" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00037.jpg?w=225&#038;h=300" alt="Trias Kuncahyono, Wakil Pemimpin Redaksi Kompas menggarisbawahi &quot;trust&quot; sebagai unsur utama bisnis." width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">Trias Kuncahyono, Wakil Pemimpin Redaksi Kompas menggarisbawahi &quot;trust&quot; sebagai unsur utama bisnis.</p></div>
<p>Trias Kuncahyono, Wakil Pemimpin Redaksi <em>Kompas </em>menggarisbawahi pentingnya <em>trust </em>atau kepercayaan dari operator, seperti Indosat, Telkomsel dan XL serta yang membaca <em>Kompas</em>. Animo peserta yang mendaftar untuk temu pelanggan ini mencapai dua ribu orang. Oleh karena itu, ke-400 peserta yang hadir sebagai hasil seleksi panitia dengan pertimbangan dapat memberikan masukan bahwa janji dengan mutu yang prima, apakah dapat ditepati oleh operator?</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1883" title="100_0708_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/100_0708_edited.jpg?w=199&#038;h=300" alt="100_0708_edited" width="199" height="300" />Tampil selaku pembicara ialah Teguh Prasetya, Vice President PT Indosat Area Jabotabek, Dedi Sirait, Vice President Excelcomindo Area Jabotabek, Irwin Sakti, Vice President PT Telkomsel Area Jabotabek, Indah Suksmaningsih, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, dan Moch. S. Hendrowijono, moderator &#8220;Temu Pelanggan Selular&#8221; yang memandu sepuluh kali pertemuan dari 14 penyelenggaraan oleh harian <em>Kompas</em>.</p>
<p>Tercatat 75 juta pelanggan di Tanah Air, kata Irwin Sakti seraya menambahkan, Telkomsel memiliki 400.000 pegawai. Selain itu, Telkomsel berhasil ikut serta memberantas buta huruf. &#8220;Tarif murah dengan mutu prima itu sangat anomali,&#8221; komentar Dedi Sirait di hadapan peserta sambil mengurai terobosan baru XL yang mempunyai <em>need</em>, seperti memberi pilihan kepada pelanggan dan mengajak operator turunkan tarif. Saat ini, XL memiliki enam juta jumlah pelanggan <em>BlackBerry </em>plus <em>XL Nexian</em> untuk menengah ke bawah. &#8220;Kalau murah, jangan cari yang prima,&#8221; pesannya. Namun, XL yang pertama, operator yang mengajak tarif murah kepada pelanggan yang saat ini mencapai 26 juta melalui moto: lebih cepat, lebih berani.</p>
<div id="attachment_1871" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1871 " title="DSC00052" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00052.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Indosat, XL, Moderator, YLKI, Telkomsel pada Temu Pelanggan Seluar 2009" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Indosat, XL, Moderator, YLKI, Telkomsel pada Temu Pelanggan Selular 2009</p></div>
<p>Pasar selular per Mei 2009 mencapai 161,5 juta kartu yang beredar menjadi perhatian Teguh Prasetya. Dengan demikian, katanya Indonesia 70% sudah terjangkau. Namun, berdasarkan jumlah penduduk baru mencapai 35%. &#8220;Jadi, Indonesia <em>boom</em> berdasarkan pencapaian 70% kalkulasi pengguna, tapi maya,&#8221; tambahnya. Dalam hal ini, <em>Indosat </em>meningkatkan kualitas jaringan, dan menghapus nomor yang sekali pakai.</p>
<p>Menanggapi komplain-komplain peserta yang beragam, ketiga perwakilan operator telepon selular merespons seperti berikut ini.</p>
<p><strong><em><img class="alignleft size-medium wp-image-1884" title="100_0706_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/100_0706_edited.jpg?w=199&#038;h=300" alt="100_0706_edited" width="199" height="300" />Irwin Sakti, Vice President PT Telkomsel Area Jabotabek bersama staf<br />
</em></strong></p>
<ol>
<blockquote>
<li>SMS <em>realtime</em> dengan <em>content</em> yang dikirim ke pelanggan perlu dilihat bank-nya. Kalau pelanggan mengirim REG, harus berhati-hati. Kalau info REG berbayar, maka untuk mengakhiri langganan segera balas UNREG saja.</li>
<li>GPRS Iphone yang berharga mahal, ada beberapa paket kerja sama. Paket prabayar, paketnya beragam, seperti kartu Halo bertarif promo dengan kemudahan beragam program. Pada segmen Halo kebanyakan bicara pada aspek layanan.</li>
<li>Telkomsel memiliki banyak program CSR, ada Telkomgrup dan Telkomsel. Misalnya &#8220;Untukmu Guruku&#8221; pelatihan guru matematika di Jawa Barat.</li>
<li>Telkomsel Flash putus-putus waktu semua operator memiliki 3G lisensi maka pertumbuhan sangat fantastis. Akhirnya, <em>flash</em> sistemnya buka tutup. Tapi kebutuhan 3G kecil. Perlu 15 triliun untuk menambah <em>node</em> seperti 3G dan<em> flash</em>. Flash Telkomsel <em>postpaid </em>diperlukan validasi.</li>
<li>Usaha Telkomsel untuk kepentingan pelanggan berhadapan dengan yang di atas dalam investasi, di regulasi yang berhubungan dengan <em>tower</em>, lalu di bawah dengan tarif murah.</li>
<li>SMS telat kalau antar-operator bisa disebabkan <em>inbox full.</em> Jadi, SMS macet penyebabnya beragam. Namun, total SMS Telkomsel berkapasitas sangat memadai.</li>
<li>Paket mana yang cocok buat pelanggan, belajarlah yang pintar!</li>
<li>Ponsel dipakai oleh anak, tiba-tiba <em>ngeblok</em>, Simpatizone dapat mendeteksi <em>doublecheck </em>untuk memastikan kepemilikannya. Antara lain melalui PIN ada dua bagian, yakni PIN HP dan PIN Kartu.</li>
<li>Vocer di belakang ada nomor serial. Dengan HRN ada sistemnya di Grapari. Jadi, satu bulan mencapai 300 juta vocer diterbitkan tanpa salah.</li>
<li>GPRS Telkomsel di Depok belum memadai sinyalnya.</li>
<li>Perang tarif bagi Telkomsel enggak mau dilakukan. Maunya perang pelayanan. Kalau lihat murahnya tidak komprehensif.</li>
<li>Tiba-tiba pulsa habis di prabayar, REG saja langsung yang memotong pulsa, maka kalau nakal vendornya akan ditegur.</li>
</blockquote>
</ol>
<div><strong><em> </em></strong></div>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<div id="attachment_1872" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><strong><em><img class="size-medium wp-image-1872" title="DSC00047" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00047.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Ign. Mugi Widodo, Pengisi Acara pada Temu Pelanggan Selular" width="300" height="225" /></em></strong><p class="wp-caption-text">Ign. Mugi Widodo, Pengisi Acara pada Temu Pelanggan Selular</p></div>
<p><strong><em>Dedi Sirait, Vice President Excelcomindo Area Jabotabek bersama staf</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ol>
<li>Tak ada potongan pulsa untuk penerima SMS. Karena itu, pemberitahuan kepada pelanggan harus jelas dan <em>clear</em>. Persyaratannya dapat dilihat di situs. Pada XL Center terdapat tulisan atau garansi siap membantu pelanggan seperti <a href="http://www.nyambungterus.com">http://www.nyambungterus.com</a>.</li>
<li>Kebanyakan hambatan pada masalah izin operasional, banyak prosedur, persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendirikan BTS sebagai penguat sinyal.</li>
<li>Nomor daur ulang, bila nomor sudah mati yang dihidupkan lagi. Karena keterbatasan sehingga nomor yang mati 90 hari didiamkan, lalu diatur lagi. Tapi mohon maaf, ada nomor mati hidup lagi. Masalahnya, ada yang komplain di <em>Kompas</em>, bahwa ia dikejar-kejar oleh <em>debt collector</em>. Masalah lain, karena <em>prepaid</em> tanpa data yang pasti. Meski demikian, operator punya kewajiban meregistrasi pendaftar yang asal.</li>
<li>Yang bayar di depan pasti lebih murah daripada yang bayar di belakang. Pascabayar jauh lebih banyak tarif daripada prabayar.</li>
<li><em>BlackBerry network</em> berhubungan dengan RIM. Jadi, ada sedikit gangguan, sinyalnya berpengaruh.</li>
</ol>
<div><strong><em> </em></strong></div>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<div id="attachment_1873" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><strong><em><img class="size-medium wp-image-1873" title="DSC00030" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00030.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Indonesia Cellular Show 2009 di Balai Sidang Senayan Jakarta, 10--14 Juni." width="300" height="225" /></em></strong><p class="wp-caption-text">Indonesia Cellular Show 2009 di Balai Sidang Senayan Jakarta, 10--14 Juni.</p></div>
<p><strong><em>Teguh Prasetya, Vice President PT Indosat Area Jabotabek bersama staf</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ol>
<li>Nomor Matrix dapat dialihkan dari Jogja ke Jakarta. Sebaliknya, juga bisa demikian.</li>
<li>Sinyal di rumah sakit ada <em>treatment </em>khusus karena dikhawatirkan mengganggu pasien, terutama di daerah operasi, ICU. Meski dapat dipasangi <em>indoor system</em> yang mahal harganya.</li>
<li>Kasus Prita Mulyasari dengan rumah sakit Omni International Alam Sutera mempengaruhi pengguna internet, meski kebebasan berimel sangat dilindungi.</li>
<li>Indosat enggak pernah mengekor operator lain. Yang pasti, yang pertama memberi paket ngobrol seribu rupiah berkali-kali, setelah itu ada <em>talkmania</em> dari Telkomsel.</li>
<li>Tidak benar pelanggan <em>postpaid </em>mahal. Paket-paket Matrix Indosat paling lengkap. Silakan klik <a href="http://www.indosat.com">http://www.indosat.com</a>.</li>
<li>Sehari promosi Indosat tidak lebih dari dua promosi. Itupun Sabtu dan Minggu tidak ada pengiriman agar tidak mengganggu <em>privacy.</em></li>
<li>Isi pulsa elektrik memakai sistem yang agak beda dengan paket SMS. Paket elektrik pakai jalur khusus untuk SMS-nya. Waktu pengisian pulsa, paling lama sepuluh detik. Yang perlu dilihat sinyal pas bagus, pengiriman lebih cepat.</li>
<li>Antara IM3 dan Mentari dahulu merupakan dua perusahaan. Karena vertikal merger berdasarkan <em>positioning benefit</em>, pelanggan Mentari dapat berpindah ke IM3, dan sebaliknya. Ternyata, operator yang lain ikut-ikutan juga.</li>
<li>Kalau IM3 Broom lambat sekali, seharusnya <em>broadband</em> untuk layanan bergerak itu cepat sekali. Kalau ada laporan keterlambatan akses, petugas Indosat akan langsung memeriksa ke lokasi. Berdasarkan pengalaman, pernah ada testimoni pelanggan, petugas Indosat, jam lima pagi sudah tiba di depan rumah pelanggan yang komplain.</li>
<li><em>BlackBerry</em> mati total memerlukan perbaikan tiga bulan tanpa dipinjami oleh Indosat. Ketika rusak, perbaikannya dikirim dulu ke Singapura. Kalau kerusakan karena kesalahan pemakaian, lebih parah lagi. Tapi Indosat dalam waktu dekat akan bekerja sama dengan vendor.</li>
<li>Program berhadiah Indosat memberitahukan kepada pemenang lewat telepon, tidak melalui SMS.</li>
<li>Pascabayar dalam kelompok VIP memiliki fasilitas tambahan, itu sebabnya tidak sama dengan prabayar.</li>
</ol>
<div><strong><em> </em></strong></div>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<div id="attachment_1874" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><strong><em><img class="size-medium wp-image-1874" title="DSC00056" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00056.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Moch. S. Hendrowijono sepuluh kali menjadi moderator Temu Pelanggan Selular." width="300" height="225" /></em></strong><p class="wp-caption-text">Moch. S. Hendrowijono sepuluh kali menjadi moderator Temu Pelanggan Selular.</p></div>
<p><strong><em>Indah Suksmaningsih, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia </em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ol>
<li>Pekerjaan pelaku usaha lebih memperhatikan diri sendiri ketimbang konsumen.</li>
<li>Kenyataaannya <em>basic content</em> yang tidak jelas menuliskan sejumlah persyaratan bagi konsumen; infrastruktur yang belum baik, seperti kalau dulu di lift masih mudah mendapat sinyal, sekarang tidak bisa lagi.</li>
<li>Dari segi sumber daya manusia, konsumen Indonesia pemaaf, penerima, sekaligus pelupa. Contoh Prita Mulyasari ialah contoh pahlawan. Jadilah Prita-Prita yang lain, bukan Prita untuk diri sendiri.</li>
<li>Banyak peserta yang mengacungkan tangan untuk mengajukan komplain belum terlayani dengan baik. Yang jelas, semua operator dengan iktikad baik tetap perlu ada regulator. Kalau ada BRTI, ada standar, seperti REG dan UNREG yang sama.***</li>
</ol>
Posted in Blogstop  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1867/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1867&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/06/14/komplain-komplain-pelanggan-ponsel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00035.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00035</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/100_0705_edited3.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">100_0705_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00037.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00037</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/100_0708_edited.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">100_0708_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00052.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00052</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/100_0706_edited.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">100_0706_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00047.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00047</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00030.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00030</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00056.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00056</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perbaikan pada KBBI IV</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/06/03/perbaikan-pada-kbbi-iv/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/06/03/perbaikan-pada-kbbi-iv/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 09:28:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasaku-Bahasamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1860</guid>
		<description><![CDATA[Masa kepengurusan Pengurus Pusat Forum Bahasa Media Massa (FBMM) periode 2007&#8211;2009 segera berakhir. Sesuai dengan program kerja yang ditetapkan, Pengurus Pusat FBMM pada akhir masa tugas menyelenggarakan konvensi dan seminar terkait dengan perkembangan Bahasa Indonesia. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pertanggungjawaban pengurus, selain untuk membentuk kepengurusan baru pada periode berikutnya, serta membangun kembali silaturahim [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1860&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;"><strong>Masa kepengurusan Pengurus Pusat Forum Bahasa Media Massa<img class="alignleft size-full wp-image-1863" title="banner_kbbi" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/banner_kbbi.gif?w=120&#038;h=323" alt="banner_kbbi" width="120" height="323" /> (FBMM) periode 2007&#8211;2009 segera berakhir. Sesuai dengan program kerja yang ditetapkan, Pengurus Pusat FBMM pada akhir masa tugas menyelenggarakan konvensi dan seminar terkait dengan perkembangan Bahasa Indonesia. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pertanggungjawaban pengurus, selain untuk membentuk kepengurusan baru pada periode berikutnya, serta membangun kembali silaturahim dengan pengurus FBMM dari seluruh Indonesia dan antarpengurus FBMM se-Indonesia.</strong></p>
<p>Bertepatan dengan akhir masa tugas Pengurus Pusat FBMM periode 2007&#8211;2009, Pusat Bahasa memperkenalkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) IV yang diharapkan menjadi acuan bagi pengguna Bahasa Indonesia dalam masyarakat. FBMM pun memiliki tugas untuk kian memasyarakatkan pengunaan Bahasa Indonesia, termasuk pengguna yang mengacu pada kamus. Kegiatan memperkenalkan dan mendorong penggunaan KBBI IV dalam masyarakat, dengan semua kelebihan dan kekurangan, sudah menjadi program kerja FBMM, yang pada Maret 2009 untuk pertama kalinya diselenggarakan di Jakarta. Program inipun direncanakan akan dilakukan di seluruh Indonesia, termasuk dikaitkan dengan Konvensi FBMM.<br />
Kegiatan bertajuk &#8220;Konvensi III FBMM&#8221; dan &#8220;Seminar Nasional Bedah KBBI IV&#8221; diselenggarakan oleh Pengurus Pusat FBMM periode 2007&#8211;2009 bersama dengan Pengurus Daerah FBMM Jawa Tengah dengan dukungan Balai Bahasa Jawa Tengah dan Gramedia Pustaka Utama. Kegiatan berlangsung pada 4&#8211;5 Juni 2009 (Kamis dan Jumat), pukul 12.00 di Hotel Le Beringin Jalan Jenderal Sudirman No. 160, Salatiga, Jawa Tengah. Berikut ini makalah Seminar Nasional Bedah KBBI IV yang disampaikan oleh Meity Qudrotillah Taqdir dari Pusat Bahasa.</p>
<p style="text-align:left;"><strong></strong><strong>EDISI IV</strong></p>
<div id="attachment_1864" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1864 " title="DSC00078_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00078_edited.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Meity Taqdir Qotratillah Taqdir, Kepala Subbidang Perkamusan dan Peristilahan (kedua dari kiri) ketika Bedah KBBI di Jakarta" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Meity Taqdir Qotratillah, Kepala Subbidang Perkamusan dan Peristilahan (kedua dari kiri) ketika Bedah KBBI di Jakarta</p></div>
<p style="text-align:left;">KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA PUSAT BAHASA</p>
<p> </p>
<p style="text-align:left;"><strong>1.   </strong><strong>Pengantar</strong></p>
<p style="text-align:left;">Penyusunan kamus merupakan upaya kodifikasi bahasa yang menjadi bagian dari pembaku­an suatu bahasa. Kamus besar adalah kamus yang memuat kekaya­an suatu bahasa sampai pada waktu tertentu, yang disusun dalam bentuk lema atau entri, lengkap dengan segala nuansa maknanya. Nuansa makna kata diuraikan dalam bentuk defini­si, contoh, sinonim, atau parafrasa disertai dengan label pemakaian kata dan maknanya (label ragam bahasa).</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;">Penyusunan kamus memerlukan proses yang panjang dan rumit.  Meskipun demikian, seluruh proses harus tetap ditempuh oleh penyusun. Bahkan, penyusun harus pandai-pandai mengusir kebosanan dan kejenuhan yang sering menghinggapinya. Demikian pula, dalam penyempurnaan <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat </em>ini penyusun juga mengalami hal itu.</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;"><em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat</em> ini merupakan hasil revisi <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga.</em> Kamus ini, dalam batang tubuhnya, memuat catatan khazanah kata dalam bahasa Indonesia yang meliputi:</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>kata-kata umum hasil inventarisasi selama beberapa tahun ter­akhir ini;</li>
<li>kata-kata yang termuat dalam kamus-kamus lain, tentunya se­telah melalui seleksi;</li>
<li>kata-kata dari berbagai daerah, khususnya kosakata yang berkaitan dengan budaya di Indonesia yang telah diteliti jangkauan penggunaannya;</li>
<li>istilah berbagai bidang kehidupan dan cabang ilmu penge­tahuan yang menurut pakar yang bersangkutan pantas dimuat dalam kamus ini.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;">Yang dimaksud dengan kata tersebut ialah kata asal, kata ber­imbuhan, kata ulang, kata maje­muk, frasa, atau singkatan yang menurut ilmu leksi­kografi disebut <em>lema</em> atau entri.</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p><strong><em>2.    </em></strong><strong>Kamus Besar Bahasa Indonesia </strong><em> </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) </em>merupakan kamus ekabahasa yang memuat kekayaan kosakata bahasa Indonesia. Hingga saat ini sejak <em>KBBI</em> terbit pertama kali pada tahun 1988 sudah mengalami tiga kali revisi. Setiap edisi revisi, kamus mengalami perkembangan, baik dari segi jumlah lema maupun dari perkembangan makna yang terlihat dalam penjelasan (definisi) lema.</p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>Kamus Besar Bahasa Indonesia</em> <em>Edisi Kesatu </em>(1988) semula memuat 62.100 lema, tiga tahun kemudian terbit <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua</em> (1991) yang memuat sekitar 72.000 lema, dan sepuluh tahun kemudian baru terbit <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga</em> (2001) yang memuat sekitar 78.000 lema.</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;">Setelah <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia</em> <em>Edisi Ketiga</em> beredar selama tujuh tahun (2001—2008), tentu saja bahasa Indonesia terus mengalami perkembangan. Untuk mengikuti perkembangan tersebut, kamus ini perlu dimutakhirkan. Sehubungan dengan itu, pada tahun 2008 yang baru lalu diterbitkan <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat</em>.</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;">Menurut tradisi leksikografi, sebuah kamus setidaknya direvisi sedikitnya dalam watu lima tahunan karena tidak ada satu pun kamus yang lengkap sehingga sebuah kamus yang hidup, kamus harus terus mengikuti perkembangan zaman. Kamus selalu tertinggal dalam hal kelengkapan kosakata jika dibandingkan dengan keadaan setelah kamus diterbitkan. Bahkan, sebelum kamus keluar dari percetakan pun kamus sudah tertinggal. Seringkali kata yang baru muncul atau perkembangan makna terakhir sebuah kata yang sangat populer terjadi setelah naskah kamus selesai disunting dan diset untuk dicetak. Dengan demikian, kosakata baru yang populer pun sering belum tercantum dalam kamus “baru”. Penyusun kamus harus menahan diri untuk tidak serta-merta mengubah atau menambahkannya ke dalam kamus saat proses pengesetan (<em>setting)</em> naskah karena sebuah kamus tidak akan pernah terbit jika penyusun selalu memaksakan melakukannya.</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;">Di samping penambahan entri dan subentri baru sebuah revisi kamus, juga terdapat perkembangan makna. Oleh karena itu, sebuah entri yang pada edisi sebelumnya memiliki dua makna, boleh jadi pada edisi revisi entri tersebut mengalami tiga atau bahkan empat makna. Teknik penyusunannya pun dapat berbeda. Sehubungan dengan teknik penyusunan kamus, <em>KBBI edisi keempat</em> juga menggunakan teknik yang berbeda dari teknik yang digunakan dalam penyusunan kamus edisi sebelumnya (<em>KBBI Edisi I—KBBI Edisi III)</em>.</p>
<p style="text-align:left;">                   <strong> </strong>      <em> </em>         </p>
<p><strong>3.    </strong><strong>Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi IV</strong></p>
<p style="text-align:left;">Nama yang sama untuk beberapa hal yang berbeda dapat membingungkan khalayak untuk memastikan hal yang dimaksud. Akhir-akhir ini banyak kita jumpai—di toko buku atau di pedagang kaki lima—beberapa kamus bahasa Indonesia dengan nama <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia</em> yang disingkat menjadi <em>KBBI</em>. Bahkan, ada kamus bernama “KBBI” yang baru pertama terbit (bukan dikeluarkan oleh Pusat Bahasa) dengan menambahkan “Edisi Terbaru”. Untuk itulah, <em>KBBI</em> edisi keempat ini kini menambahkan nama lembaga menjadi <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa</em> yang kini diterbitkan oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat</em> berbeda dari <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia</em> edisi sebelumnya. Perbedaan itu, antara lain, ialah sebagai berikut.</p>
<ol>
<li>Penambahan lema dan sublema; semula jumlah lema sekitar 78.000 (<em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga),</em> kini bertambah menjadi sekitar 90.000 lema. Penambahan itu meliputi kosakata baru, baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusu.</li>
<li>Perbaikan menyangkut ketaatasasan definisi, penjelasan lema, dan pemenggalan kata.</li>
<li>Perbaikan juga menyangkut informasi teknis, seperti label bidang ilmu, label bahasa daerah, dan informasi yang lain.</li>
<li>Sistematika penyusunan sublema tidak lagi berdasarkan abjad, tetapi berdasarkan paradigma, misalnya lema <strong>tinju</strong> pada <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia </em>edisi sebelumnya, sublema <strong>bertinju</strong> diletakkan setelah lema pokok <strong>tinju</strong> karena mendapat awalan <em>ber- </em>yang berabjad pada urutan paling atas, kemudian diikuti sublema <strong>meninju</strong>, <strong>tinju-meninju, pertinjuan, petinju, </strong>dan <strong>peninju</strong>. Namun, dengan penyusunan sublema berdasarkan paradigma pembentukan kata, dalam <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat</em> ini urutan sublemanya menjadi <em>meninju, peninju, peninjuan, tinjuan, bertinju, </em>dan <em>petinju. </em>Dapat dijelaskan bahwa pelaku yang <em>meninju</em> disebut <em>peninju,</em> proses atau perbuatan <em>meninju</em> disebut <em>peninjuan</em>, dan hasilnya disebut <em>tinjuan</em>.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;">Jika dilihat dari sudut perkembangan bahasa Indonesia, ka­mus ini dapat di­ang­gap memadai. Namun, para penyusun menyadari bahwa beberapa informasi yang penting yang me­nyangkut etimologi dan penggunaan bahasa Indonesia di berbagai pelosok negeri ini belum dapat dimuat secara keseluruhan di dalamnya karena masih me­merlukan penelitian yang akan ma­kan waktu beberapa ta­hun lagi. Memang, pe­nyusun­an ka­mus harus didu­kung oleh pe­nelitian yang men­dalam dan berkelanjutan. </p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Perbaikan dan Perkembangan dan Makna</strong></p>
<p style="text-align:left;">Segera setelah kamus edisi revisi terbit, tim sudah mulai bekerja kembali dengan menginventarisasi, baik kata atau istilah baru maupun perkembangan makna suatu kata. Kata seperti <em>aura, mengunduh, </em>dan <em>wisaya</em> merupakan contoh kata yang tercantum sebagai lema yang mengalami perkembangan makna pada <em>KBBI Edisi IV</em>.</p>
<p style="text-align:left;">Dalam <em>KBBI III</em> dan <em>KBBI IV</em>, definisi untuk kata tersebut<em> </em>adalah sebagai berikut.</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. AURA</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>KBBI III:</em></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>aura </strong><strong>1</strong> perasaan subjektif menjelang serangan penyakit ayan; <strong>2</strong> kesan emosi oleh orang atau tempat</p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>KBBI IV:</em></strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>aura 1</strong> energi yg memancar dr orang, benda, dsb; <strong>2</strong> <em>Dok</em> perasaan subjektif atau fenomena motorik yg mendahului dan menandai permulaan suatu serangan epilepsi</p>
<p style="text-align:left;"><strong>b. UNDUH, MENGUNDUH</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>KBBI III:</em></strong><em></em></p>
<p style="text-align:left;"><strong>unduh, mengunduh</strong> <em>Jw v</em> memanen (buah); &#8230;</p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>KBBI IV:</em></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>unduh, mengunduh </strong><em>Jw v</em> <strong>1</strong> memanen (buah); <strong>2</strong> <em>Komp</em> mengopi berkas dr layanan informasi daring atau dr komputer lain ke komputer yg digunakan;&#8230;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>c. WISAYA</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>KBBI III:</em></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>wisaya</strong> <em>n</em> <strong>1</strong> jerat penangkap binatang; <strong>2</strong> sihir</p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>KBBI IV:</em></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>wisaya </strong><em>n</em> <strong>1</strong> jerat penangkap binatang; <strong>2</strong> sihir; <strong>3</strong> <em>Komp</em> sistem pakar terkomputeisasi yg memandu pengguna melalui proses (kadang-kadang) rumit dl mencipta dokumen, spt pamflet iklan atau nawala</p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Dari contoh terlihat bahwa makna lema <em>unduh</em> dan <em>wisaya </em>yang terdapat dalam <em>KBBI III</em> mengalami revisi karena ada perkembangan makna seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, yakni masing-masing menyulih kata <em>download</em> dan <em>wizard</em> dalam dunia komputer. Sementara itu, untuk lema <em>aura</em>, definisi yg ada pada <em>KBBI III</em> dianggap tidak memadai karena secara umum makna kata <em>aura</em> lebih banyak digunakan dalam makna pertama seperti yang kemudian direvisi pada <em>KBBI IV.</em></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Penambahan Lema dan Sublema</strong></p>
<p style="text-align:left;">Perkembangan ilmu dan teknologi turut memengaruhi perkembangan kosakata suatu bahasa. Era teknologi komputer turut memperkaya kosakata di bidangnya. Untuk mengimbangi kemajuan itu, bahasa Indonesia pun ikut memperkaya kosakata dalam bidang komputer. Oleh karena itu, jika dalam <em>KBBI III </em> lema <em>diska</em> dan <em>gadget</em> belum dimuat, dalam <em>KBBI IV</em> istilah tersebut dimuat sebagi lema.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>diska</strong> <em>n</em> peranti untuk menyimpan informasi atau data dl komputer; &#8230;</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;"><strong>gadget</strong> <em>/gadgét/n</em> peranti elektronik atau mekanik dng fungsi praktis; &#8230;</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;"><strong>hipertaut</strong> <em>n</em> <em>Komp</em> hubungan antara elemen kata, simbol, gambar, dsb dl dokumen hiperteks dng dokumen hiperteks yg sama atau bebeda</p>
<p style="text-align:left;">  </p>
<p style="text-align:left;"><strong>Pengubahan Urutan Susunan Lema dan Sublema</strong></p>
<p style="text-align:left;">Urutan lema pada <em>KBBI Edisi IV </em>berbeda dari <em>KBBI </em>edisi-edisi sebelumnya.</p>
<p style="text-align:left;">Contoh:</p>
<p style="text-align:left;"><strong>TINJU</strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align:left;"><strong><em>KBBI III                                            KBBI IV</em></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>tin.ju</strong> <em>n</em> &#8230;;                                         <strong>tinju</strong> <em>n</em>&#8230;;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>ber.tin.ju</strong> <em>v</em> &#8230;;                                <strong>meninju</strong> <em>v</em> &#8230;;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>me.nin.ju</strong> <em>v</em> &#8230;;                               <strong>tinju-meninju</strong> <em>v</em> &#8230;;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>tin.ju-me.nin.ju</strong> <em>v </em>&#8230;;                <strong>meninjukan</strong> <em>v</em> &#8230;;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>me.nin.ju.kan</strong> <em>v</em> &#8230;;                     <strong>peninju</strong> <em>n</em> &#8230;;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>per.tin.ju.an</strong> <em>n</em> &#8230;;                         <strong>peninjuan</strong> <em>n</em> &#8230;;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>pe.tin.ju</strong> <em>n</em> &#8230;;                                   <strong>tinjuan</strong> <em>n</em> &#8230;;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>pe.nin.ju</strong> <em>n</em> &#8230;                                   <strong>bertinju</strong> <em>v</em> &#8230;;</p>
<p style="text-align:left;">                                                                 <strong>petinju</strong> <em>n</em> &#8230;;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>                                                                pertinjuan</strong> <em>n</em> &#8230;</p>
</blockquote>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;">Kita lihat bahwa urutan susunan lema pada <em>KBBI III</em> berbeda dari <em>KBBI IV</em>. Pada <em>KBBI III</em> sublema <strong>petinju</strong> dan <strong>peninju</strong> pada <em>KBBI III</em> saling berurutan, sedangkan pada <em>KBBI IV</em> sublema <strong>peninju</strong> berada di bawah sublema <strong>meninju(kan)</strong>, sedangkan <strong>petinju</strong> berada di bawah sublema <strong>bertinju</strong>. Tujuan pengurutan itu ialah untuk menunjukkan kepada pengguna bahwa <em>peninju </em>berkorelasi dengan <em>meninju(kan)</em>, sedangkan <em>petinju</em> berkorelasi dengan <em>bertinju</em>.</p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Proses Revisi KBBI Pusat Bahasa Edisi IV</strong></p>
<p style="text-align:left;">Revisi <em>KBBI I</em>—<em>KBBI III</em> selama ini dilakukan dengan pembagian entri berdasarkan abjad kepada tim penyusun KBBI. Namun, sitem itu membuat definisi yang diberikan banyak yang tidak taat asas. Berdasarkan pengalaman itu, tim mencoba dengan sistem lain, yakni dengan beberapa tahapan:</p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:left;">pengelompokan lema menurut bidang atau medan maknanya (flora, fauna, astronomi, tata boga, tata busana, transportasi, dsb.);</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:left;">pemeriksaan lema dan sublema yang telah dikelompokkan;<strong></strong></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:left;">pemeriksaan lema dan sublema baru (termasuk perkembangan maknanya);<strong></strong></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:left;">penggabungan kembali lema dan sublema berdasarkan abjad;<strong></strong></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:left;">pemeriksaan ulang lema dan sublema setelah penggabungan.<strong></strong></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Penggunaan sistem baru dengan menggunakan teknologi yang lebih canggih memudahkan kita dalam pengabjadan dan dalam beberapa hal lain. Namun, kecanggihan itu adakalanya merepotkan penyusun dan pengetik jika ia tidak cermat. Ketika pengetikan terlewat atau kurang satu atau lebih karakter, atau salah menempatkan cetak miring dan cetak tebal, atau keliru menempatkan koma, titik koma, dsb., program akan berbeda membacanya. Hal itu pun dialami oleh penyusun dan segera disadarinya setelah kamus naik cetak dan terbit. Betapa terkejutnya, ketika menyadari bahwa beberapa lema atau sublema tertinggal, seperti lema <em>bengkel</em>, <em>daripada, kemudi, </em>dan<em> nabi</em>. Rupa-rupanya ketika penggabungan kembali lema dan sublema yang pada proses pemeriksaan dikelompokkan berdasarkan bidang atau medan makna, ada lema yang tertinggal karena lema tersebut terlewat dalam pelabelan awal. Tekad tim ialah akan mengumpulkan lema yang tertinggal, kemudian lema tersebut akan kami unduh lewat laman Pusat Bahasa supaya kita dapatkan kembali lema yang hilang itu.<strong></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>4. </strong><strong>Penutup</strong></p>
<p style="text-align:left;">Tugas merevisi sebuah kamus yang banyak dijadikan orang sebagai rujukan tidaklah ringan. Tim banyak menerima masukan untuk perbaikan. Tidak jarang masukan yang disampaikan untuk kata yang sama mengandung perbedaan pendapat dari para pemberi masukan yang satu dengan yang lain. Tim pun kemudian mendiskusikan kata yang cenderung banyak mengandung perbedaan pendapat tersebut.</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;">Banyak lika-liku yang harus dilalui tim dalam menyusun kamus, belum lagi ketika rasa jenuh dan bosan menghampiri para penyusun, sedangkan waktu terus berjalan mendekat mengingatkan tim untuk patuh kepada tenggat. Kata tenggat memang boleh jadi menghantui siapa saja yang melakukan pekerjaan besar.</p>
<p style="text-align:left;">Mengerjakan sebuah kamus memang tidak semudah seperti orang membalikkan telapak tangan. Menyusun kamus umum ibarat menimba air di samudra luas. Tidak akan pernah selesai menangani kata sepanjang zaman.</p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p style="text-align:left;">Sebagai kata akhir, tim menyadari bahwa <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi IV </em>ini mungkin masih jauh dari harapan pengguna, tetapi asa itu akan selalu ada pada tim penyusun. Sebuah peribahasa mengatakan bahwa <em>tak ada padi yang bernas setangkai</em> ‘tak ada sesuatu yang sempurna’. Peribahasa yang lain mengatakan bahwa <em>usang dibarui, lapuk dikajang </em>‘apa-apa yang rusak harus diperbaiki’. Untuk itu, kami pun mengharapkan masukan dan kritik dari pengguna untuk penyempurnaan kamus pada masa yang akan datang.****</p>
Posted in Bahasaku-Bahasamu  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1860/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1860/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1860/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1860/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1860/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1860/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1860/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1860/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1860/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1860/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1860&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/06/03/perbaikan-pada-kbbi-iv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/banner_kbbi.gif" medium="image">
			<media:title type="html">banner_kbbi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/06/dsc00078_edited.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00078_edited</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penghargaan sebagai Penghormatan atas Karya</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/05/31/penghargaan-sebagai-penghormatan-atas-karya/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/05/31/penghargaan-sebagai-penghormatan-atas-karya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 May 2009 08:49:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karangan Khas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/2009/05/31/penghargaan-sebagai-penghormatan-atas-karya/</guid>
		<description><![CDATA[Penghargaan sebagai penghormatan atas karya patut mendapat pujian. Pada saat pujian dilontarkan, ia menjadi milik seorang kreator yang menghasilkan perbaikan atas pencapaian krativitasnya. Oleh karena itu, sudah sepantasnya penghargaan sebagai bentuk penghormatan menjadi perhatian bagi siapa pun. Jika penghargaan menjadi tradisi otomatis semakin gampang penghargaan sebagai penghormatan diberikan. Dengan demikian, gairah seseorang berkreasi dan menemukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1851&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Penghargaan sebagai penghormatan atas karya patut mendapat pujian. Pada saat pujian dilontarkan, ia menjadi milik seorang kreator yang menghasilkan perbaikan atas pencapaian krativitasnya. Oleh karena itu, sudah sepantasnya penghargaan sebagai bentuk penghormatan menjadi perhatian bagi siapa pun. Jika penghargaan menjadi tradisi otomatis semakin gampang penghargaan sebagai penghormatan diberikan. Dengan demikian, gairah seseorang berkreasi dan menemukan ide inovatif semakin mendapat perhatian. Rekaman lensa berikut ini mencerminkan penghargaan sebagai penghormatan atas serbaneka karya.</strong></p>
<div id="attachment_1852" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1852" title="09022009347" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/09022009347.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Penghargaan atas prestasi Valentino Rossi oleh Yamaha" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Penghargaan atas prestasi Valentino Rossi oleh Yamaha</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1853" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1853" title="DSC00012" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc00012.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Stasiun televisi memberi penghargaan bagi pencinta musik" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Stasiun televisi memberi penghargaan bagi pencinta musik</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1854" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-1854" title="DSC00014" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc00014.jpg?w=225&#038;h=300" alt="Lembaga pemerintah memberi penghargaan kepada masyarakat." width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">Lembaga pemerintah memberi penghargaan kepada masyarakat.</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1855" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1855" title="DSC00180" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc00180.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Penghargaan tertinggi model Indonesia dari Museum Rekor Indonesia" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Penghargaan tertinggi model Indonesia dari Museum Rekor Indonesia</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1856" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1856" title="DSC09170" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc09170.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Penghargaan atas pencapaian lagu anak menjadi idola cilik." width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Penghargaan atas pencapaian lagu anak menjadi idola cilik.</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1857" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1857" title="DSC09117" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc09117.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Penghargaan Ebiet G. Ade saat Kongres Bahasa Indonesia." width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Penghargaan Ebiet G. Ade saat Kongres Bahasa Indonesia.</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1858" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1858" title="100_0410" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/100_0410.jpg?w=300&#038;h=199" alt="Museum sebagai penghormatan atas karya yang mendapat penghargaan." width="300" height="199" /><p class="wp-caption-text">Museum sebagai penghormatan atas karya yang mendapat penghargaan.</p></div>
Posted in Karangan Khas  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1851/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1851&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/05/31/penghargaan-sebagai-penghormatan-atas-karya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/09022009347.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">09022009347</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc00012.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc00014.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00014</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc00180.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00180</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc09170.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC09170</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/dsc09117.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC09117</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/05/100_0410.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">100_0410</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inovasi Dokumen bagi Perusahaan</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/03/21/inovasi-dokumen-bagi-perusahaan/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/03/21/inovasi-dokumen-bagi-perusahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 18:15:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sastra Teknologi Informasi&Komunikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1836</guid>
		<description><![CDATA[    
Kata inovasi kian mendapat perhatian di tengah krisis global.  Tanpa inovasi sebuah unit usaha seakan-akan mengundang malapetaka. Produk atau jasa mandeg, pengembangan usaha pun tersendat-sendat. Padahal, inovasi mendukung kompetisi. Manakala kompetitor muncul berarti ada inovasi. Inovasi dalam pendokumentasian di perusahaan menjadi penting diperhatikan. Sejauhmana inovasi menjadi model usaha yang siap berkompetisi, IBM Building a [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1836&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-1833" title="dsc00059" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00059.jpg?w=544&#038;h=408" alt="dsc00059" width="544" height="408" /> <img class="alignleft size-full wp-image-1834" title="dsc00064" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00064.jpg?w=544&#038;h=408" alt="dsc00064" width="544" height="408" />  <img class="alignleft size-full wp-image-1835" title="dsc00065" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00065.jpg?w=544&#038;h=408" alt="dsc00065" width="544" height="408" /> </p>
<p><strong>Kata <em>inovasi </em>kian mendapat perhatian di tengah krisis global.  Tanpa inovasi sebuah unit usaha seakan-akan mengundang malapetaka. Produk atau jasa mandeg, pengembangan usaha pun tersendat-sendat. Padahal, inovasi mendukung kompetisi. Manakala kompetitor muncul berarti ada inovasi. Inovasi dalam pendokumentasian di perusahaan menjadi penting diperhatikan. Sejauhmana inovasi menjadi model usaha yang siap berkompetisi, <em>IBM Building a Smarter Planet</em> menyampaikan pesan yang bisa dijadikan pedoman dokumentasi terhadap hasil kerja.</strong></p>
<div id="attachment_1839" class="wp-caption alignleft" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1839" title="dsc00079" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00079.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Bunga Sugiarto, ECM Technical Sales" width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Bunga Sugiarto, ECM Technical Sales</p></div>
<p>Kertas itu mahal, kata Bunga Sugiarto, ECM Technical Sales seraya mempertanyakan, penggunaan dokumen apakah selama ini sudah optimal? Belum lagi soal keamanan dokumen plus pencarian data yang rumit, lama sekali, dan jauh dari kesan efektif. Bunga Sugiarto, 24 tahun menguak persoalan dokumen yang berserakan di mana-mana. Kalau toh ada sekretaris yang siap mencari dokumen, tambahnya, biaya yang ditanggung menjadi mahal. Ia pun menawarkan caranya yang memuaskan konsumen dalam menata dokumen pada <em>IBM Technology Conference and Expo 2009</em> di Shangri-La Hotel, Jakarta, Jumat 20/3/09.</p>
<p>Solusi <em>enterprised content management</em> atau ECM merupakan perangkat lunak atau software teknologi imel dan <em>softcopy</em> yang sebaiknya disimpan, lalu dikelola, hingga mati atau dibuang oleh perusahaan. Hal ini bergantung pada kebijakan setiap perusahaan. Ada perusahaan yang memiliki kebijakan membuang data setelah disimpan sepuluh tahun, ada juga lima tahun. Pertanyaannya seberapa besar kapasitas dokumen yang tersimpan, selain jenis dokumen yang disimpan?</p>
<p>Atas dasar itu, <em>content management</em> menjadi penting. Misalnya dokumen klaim asuransi. Bagaimana prosesnya? Kalau mencari jawaban atas masalah yang harus cepat diselesaikan, bantuan seorang sekretaris perusahaan belum dianggap cukup memadai. Apalagi sekretaris perusahaan yang kebetulan lagi cuti, sakit, bepergian, atau berhalangan hadir. Dokumen sulit dicari. Bagaimana mengakses dengan cepat dan efektif? Oleh karena itu, ada solusinya dari IBM yang dapat diotomatisasi dan diekstrak disertai dengan laporannya sedemikian rupa sangat diperlukan di perusahaan yang menggunakan ECM.***</p>
Posted in Sastra Teknologi Informasi&amp;Komunikasi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1836/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1836&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/03/21/inovasi-dokumen-bagi-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00059.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00059</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00064.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00064</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00065.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00065</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00079.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00079</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pilihan Tempat Belanja</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/03/04/pilihan-tempat-belanja/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/03/04/pilihan-tempat-belanja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 00:54:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karangan Khas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1824</guid>
		<description><![CDATA[Berlian sebagai tanda kasih sudah jadi ikon jalinan mesra dari dua hati. Berlian sebagai citra merk sebagai penanda simbol status pemiliknya. Berlian begitu dekat dengan wanita. Berlian yang dijual di toko sebagai penanda kehidupan ekonomi yang sehat. Oleh karena itu, berlian yang terdapat di toko serba-ada sebagai bukti bahwa toko itu memiliki komunitas pengunjung yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1824&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="size-medium wp-image-1827 alignleft" title="dsc00033_edited2" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00033_edited2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Berlian sebagai tanda kasih." width="300" height="225" /><strong>Berlian sebagai tanda kasih sudah jadi ikon jalinan mesra dari dua hati. Berlian sebagai citra merk sebagai penanda simbol status pemiliknya. Berlian begitu dekat dengan wanita. Berlian yang dijual di toko sebagai penanda kehidupan ekonomi yang sehat. Oleh karena itu, berlian yang terdapat di toko serba-ada sebagai bukti bahwa toko itu memiliki komunitas pengunjung yang berkelas. Di Kelapa Gading Jakarta digelar pasar murah berlian yang kerap dipadati oleh pengunjung, khususnya wanita.</strong></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1828" title="dsc00004_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00004_edited.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc00004_edited" width="300" height="225" />Dahulu kala tempat belanja hanya satu di pusat kota Jakarta. Yang terkenal biasanya pengunjung datang ke kawasan Pecinan di Glodok. Jika berkenan mampir ke tempat lain lokasinya cenderung dekat dengan Glodok, yakni Mangga Dua. Nah, pada kedua nama tempat belanja inilah, ikon khas tempat belanja warga Ibu Kota selalu dilekatkan kepada kaum pembelanja. Belum sah rasanya kalau belanja tanpa sudi mampir ke Glodok dan Mangga Dua.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1829" title="dsc00027_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00027_edited.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc00027_edited" width="300" height="225" />Akan tetapi, saat ini seiring dengan pengembangan wilayah belanja ternyata telah bertebaran tempat belanja di wilayah sekitar Ibu Kota. Tangerang misalnya kini terdapat Summarecon Mall Serpong, Bekasi ada Metropolitan Mall, Bogor ada Botanic Square, lantas di wilayah Jakarta Utara yang sedemikian padat, baik penduduk maupun pemukiman dengan serbaneka pilihan tempat belanja, kini memiliki Mall of Indonesia disingkat MOI.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1830" title="dsc00019_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00019_edited.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc00019_edited" width="300" height="225" />Tersedianya tempat belanja pilihan menyebabkan ongkos belanja warganya menyebar. Tak lagi rupiah berputar memusat di satu tempat saja. Rupiah menyebar ke sudut-sudut kota. Tempat belanja mengikuti rupiah yang terbanyak penduduk berdaya beli tinggi. Glodok dan Mangga Dua sebagai ikon miliaran rupiah setiap hari beredar seiring dengan nilai transaksinya. Kini jumlah miliarannya kian menyusut lantaran memasuki ke sendi-sendi warga di luar Ibu Kota.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1831" title="dsc00030_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00030_edited.jpg?w=300&#038;h=225" alt="dsc00030_edited" width="300" height="225" />Mirip dengan media alternatif seperti surat kabar yang disebut media arus utama, sekarang warga memiliki bacaan pilihan lain yang lebih cocok untuk warga di sekitarnya. Oleh karena itu, media arus utama atau media mainstreams tak lagi bertaji. Iklan yang dahulunya memusat sekarang menyebar langsung menusuk kepada sasaran utamanya. Media portal juga disebut-sebut sebagai obat penawar bagi warga yang haus akan informasi yang terdekat (<em>proximity</em>). Unsur kedekatan dengan sasaran warganya menjadi jawaban utama menurunnya tiras media arus utama.***</p>
Posted in Karangan Khas  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1824/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1824/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1824/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1824/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1824/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1824/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1824&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/03/04/pilihan-tempat-belanja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00033_edited2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00033_edited2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00004_edited.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00004_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00027_edited.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00027_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00019_edited.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00019_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/03/dsc00030_edited.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00030_edited</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agung Adiprasetyo: Bicara Fakta, Bukan Gosip</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/02/15/krisis-global-peluang-dan-tantangan/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/02/15/krisis-global-peluang-dan-tantangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 16:56:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1802</guid>
		<description><![CDATA[Kini banyak orang bertanya, bagaimana menciptakan peluang pada saat menghadapi krisis global? Pertanyaan ini menjadi tema seminar memperingati 40 tahun Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Agung Adiprasetyo, Pimpinan Tertinggi Kompas Gramedia mengurai apa dan bagaimananya &#8220;Krisis Global, Peluang dan Tantangan: Pengalaman Kompas Gramedia Group&#8221; pada sesi II, pukul 13.30&#8211;15.00 WIB, Kamis 12/2 di Hotel Sari Pan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1802&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_1801" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1801 " title="agung-adiprasetyo-dan-franz-magnis-suseno-sj" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/agung-adiprasetyo-dan-franz-magnis-suseno-sj.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Agung Adiprasetyo berbincang Franz Magnis-Suseno, S.J. menjelang tampil selaku pembicara." width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Agung Adiprasetyo berbincang Franz Magnis-Suseno, S.J. menjelang tampil selaku pembicara.</p></div>
<p><strong>Kini banyak orang bertanya, bagaimana menciptakan peluang pada saat menghadapi krisis global? Pertanyaan ini menjadi tema seminar memperingati 40 tahun Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Agung Adiprasetyo, Pimpinan Tertinggi <em>Kompas</em> Gramedia mengurai apa dan bagaimananya &#8220;Krisis Global, Peluang dan Tantangan: Pengalaman <em>Kompas </em>Gramedia Group&#8221; pada sesi II, pukul 13.30&#8211;15.00 WIB, Kamis 12/2 di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta.</strong></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1808" title="gambar21" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar21.jpg?w=300&#038;h=254" alt="gambar21" width="300" height="254" /></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><span lang="EN-US">&#8220;Mengapa masih bicara krisis hari ini?&#8221; demikian pertanyaan utama sebagai pembuka pembicaraan awal seminar sesi kedua dari Agung Adiprasetyo, Pimpinan Tertinggi (Chief Executive Officer <em>Kompas</em> Gramedia Group).<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Menurut Agung Adiprasetyo, turbulensi terjadi setiap saat, bukan hanya karena ada gelombang besar krisis ekonomi global. Oleh karena itu, patut mendapat perhatian serius bahwa turbulensi terjadi karena perubahan pada:</span></p>
<ol>
<li><span lang="EN-US">Organisasi intern perusahaan itu sendiri;</span></li>
<li><span lang="EN-US">Kompetitor;</span></li>
<li><span lang="EN-US">Lingkungan sosial;</span></li>
<li><span lang="EN-US">Teknologi dan sistem informasi.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Dalam turbulensi, baiklah dicermati apa yang dilakukan Michael O’Leary, CEO Ryanair tahun 2003 untuk membawa perusahaan menikmati<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Profit margin 31%, sementara BA 3,8%, Southwest 8,6%</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Sebagai data dan fakta pendukung, Agung Adiprasetyo mengajukan angka kunci perbandingan antara 1998 dan 2008, seperti berikut ini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong></strong></p>
<ol>
<li><span lang="EN-US">Pertumbuhan ekonomi<span> </span>-13,2% (1998);<span> </span>6% pada 2008<br />
</span></li>
<li><span lang="EN-US">Ekspor (USD Miliar)<span> </span>50,4<span> </span></span><span lang="EN-US">(1998);<span> </span></span><span lang="EN-US">72 s.d. Juni 2008</span></li>
<li><span lang="EN-US">Cadangan devisa (USD Miliar)<span> </span>0<span> </span></span><span lang="EN-US">(1998);<span> </span></span><span lang="EN-US">50,58 s.d. Oktober 2008<br />
</span></li>
<li><span lang="EN-US">Kurs dolar (US/Rp)<span> </span>8.025<span> </span></span><span lang="EN-US">(1998);<span> </span></span><span lang="EN-US">9.398 s.d. Oktober 2008<br />
</span></li>
<li><span lang="EN-US">Inflasi (%)<span> </span>77,63<span> </span></span><span lang="EN-US">(1998);<span> </span></span><span lang="EN-US">11,10 s.d. November 2008<br />
</span></li>
<li><span lang="EN-US"><em>Gross Domestic Product</em> (Rp triliun) 943<span> </span></span><span lang="EN-US">(1998);<span> </span></span><span lang="EN-US">2.353 s.d. Juni 2008<br />
</span></li>
<li><span lang="EN-US">Utang Luar Negeri (USD Miliar)<span> </span>151<span> </span></span><span lang="EN-US">(1998);<span> </span></span><span lang="EN-US">147 pada 2008<br />
</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Landasan berpikir yang mengacu pada peluang dan tantangan dalam menghadapi krisis global, Agung Adiprasetyo menawarkan suatu pola. Adapun pola berpikir yang dimaksud adalah &#8220;b</span><span lang="EN-US">erpikir keluar dari kotak&#8221; yang meliputi</span></p>
<ol>
<li><span lang="EN-US">Kultur;</span></li>
<li><span><span lang="EN-US">Proses/keyakinan lama;</span></span></li>
<li><span lang="EN-US">Aturan perusahaan/aturan main.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Untuk itu, ada cara tersendiri yang dapat dilakukan, antara lain </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><em>Driving against traffic</em>, dengan membalik paradigma</span></p>
<ol>
<li><strong><span lang="EN-US"></span></strong><span lang="EN-US">Menyiasati perang tarif;</span></li>
<li><span lang="EN-US">Ekspansi ketika pasar lesu;</span></li>
<li><span lang="EN-US">Inovasi di produk, proses, <em>people.</em></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Akan tetapi, tak semudah dalam pelaksanaannya. Pada kenyataannya, sebagian besar orang lebih suka asal bicara untuk mengusulkan sesuatu, tanpa data dan fakta memadai. Atas dasar itu, data dan fakta patut mendapat perhatian serius, sekecil apa pun nilai data dan fakta yang dilontarkan oleh karyawan di tingkat terendah sekalipun. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Bicara fakta, bukan gosip!</span></p>
<ol>
<li><span lang="EN-US">dengar-dengar atau katanya ….;</span></li>
<li><span><span lang="EN-US">myopia, keputusan hari ini untuk masa depan;</span></span></li>
<li><span lang="EN-US">stereotyping, <em>me too </em>yang kurang cerdas;</span></li>
<li><span lang="EN-US">filosofis versus pragmatis;</span></li>
<li><span lang="EN-US">pengamat versus lapangan.</span></li>
</ol>
<p><span lang="EN-US"><em>You are what you think </em>.… Sebenarnya hanya tidak mau bagi kebanyakan orang untuk melaksanakan pekerjaan dengan hasil yang baik. Jadi, bukan ia tidak bisa.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Hindari bilang sulit, tidak mungkin, tidak masuk akal dalam melaksanakan pekerjaan untuk mencapai hasil yang baik.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<div id="attachment_1805" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1805" title="pembicara-sesi-ii-agung-adipasetyo-dan-franky1" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/pembicara-sesi-ii-agung-adipasetyo-dan-franky1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Fransiscus Welirang dan Agung Adiprasetyo di mimbar seminar 40 tahun STF Driyarkara." width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Fransiscus Welirang dan Agung Adiprasetyo di mimbar seminar 40 tahun STF Driyarkara.</p></div>

<p class="MsoNormal">Sebagai catatan, pada Mei 1954, “Bannister miracle” terjadi di Oxford Track yang memecahkan rekor empat menit untuk berlari satu mil, menjadi 3’59.4”. Kemudian tiga tahun setelah itu, 16 rekor pecah.</p>
<p class="MsoNormal">Agung Adiprasetyo juga menguraikan sejumlah perubahan mendasar berdasarkan pengalaman di <em>Kompas. </em>Apa yang dialami berkaitan dengan opini bahwa hanya orang redaksi yang memiliki kemampuan menulis. Padahal, bagian iklan juga mampu melakukan promosi lewat tulisan. Oleh karena itu, perubahan mendasar di <em>Kompas</em> yang memberdayakan staf bagian iklan, akhirnya juga memiliki kemampuan menulis. Dahulu, hal seperti itu tidak mungkin dilakukan oleh orang iklan. Kini, semua tulisan dapat dilakukan oleh bagian iklan. Bahkan sejumlah media mengikuti pengelolaan media dengan perubahan mendasar seperti yang terjadi pada harian <em>Kompas</em>. Berikut ini contoh model iklan dan sejumlah iklan hasil tulisan staf bagian iklan.***</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><img class="alignleft size-medium wp-image-1809" title="gambar3" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar3.jpg?w=226&#038;h=300" alt="gambar3" width="226" height="300" /> <img class="alignleft size-medium wp-image-1811" title="gambar5" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar5.jpg?w=234&#038;h=300" alt="gambar5" width="234" height="300" /> <img class="alignleft size-medium wp-image-1813" title="gambar7" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar7.jpg?w=216&#038;h=300" alt="gambar7" width="216" height="300" /> <img class="alignleft size-medium wp-image-1814" title="gambar8" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar8.jpg?w=223&#038;h=300" alt="gambar8" width="223" height="300" /> <img class="alignleft size-medium wp-image-1815" title="gambar9" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar9.jpg?w=210&#038;h=300" alt="gambar9" width="210" height="300" /> <img class="alignleft size-medium wp-image-1816" title="gambar10" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar10.jpg?w=216&#038;h=300" alt="gambar10" width="216" height="300" /></p>
<p><img src="/DOCUME~1/Djhoni/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
Posted in Berita  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1802/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1802&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/02/15/krisis-global-peluang-dan-tantangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/agung-adiprasetyo-dan-franz-magnis-suseno-sj.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">agung-adiprasetyo-dan-franz-magnis-suseno-sj</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar21.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gambar21</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/pembicara-sesi-ii-agung-adipasetyo-dan-franky1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pembicara-sesi-ii-agung-adipasetyo-dan-franky1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar3.jpg?w=226" medium="image">
			<media:title type="html">gambar3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar5.jpg?w=234" medium="image">
			<media:title type="html">gambar5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar7.jpg?w=216" medium="image">
			<media:title type="html">gambar7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar8.jpg?w=223" medium="image">
			<media:title type="html">gambar8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar9.jpg?w=210" medium="image">
			<media:title type="html">gambar9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/02/gambar10.jpg?w=216" medium="image">
			<media:title type="html">gambar10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/Djhoni/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jamal Malik Menjadi Milliuner</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/02/01/jamal-malik-menjadi-milliuner/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/02/01/jamal-malik-menjadi-milliuner/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 16:56:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1786</guid>
		<description><![CDATA[Personifikasi kesuksesan seseorang melalui nilai perjuangan berlangsung seumur-umur. Tak &#8216;kan pernah pejuang sejati berhenti berjuang jika belum berhasil meraih cita-citanya. Berjuang sama artinya dengan bertempur. Dalam perjuangan pantang untuk mundur sebelum memenangi pertempuran. Nilai perjuangan yang penuh sifat heroik dalam bentuknya yang mengikuti arus zaman, saat ini difilmkan oleh Danny Boyle, sutradara Inggris yang berjuluk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1786&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Personifikasi kesuksesan seseorang melalui nilai perjuangan berlangsung seumur-umur. Tak &#8216;kan pernah pejuang sejati berhenti berjuang jika belum berhasil meraih cita-citanya. Berjuang sama artinya dengan bertempur. Dalam perjuangan pantang untuk mundur sebelum memenangi pertempuran. Nilai perjuangan yang penuh sifat heroik dalam bentuknya yang mengikuti arus zaman, saat ini difilmkan oleh Danny Boyle, sutradara Inggris yang berjuluk &#8220;Slumdog Millionaire&#8221;.</strong></p>
<p>Sang sutradara mengusung dua tema besar. Pertama, nilai perjuangan melalui kuis televisi &#8220;Siapa ingin Menjadi Milliuner&#8221; atau <em>Who wants to be a millionaire</em>. Kedua, nilai perjuangan meraih simpati sang kekasih yang penuh kisah romantisme.</p>
<p>Medium televisi di Tanah Air yang menyajikan kuis menjadi milliuner pernah menghebohkan masyarakat bangsa dan negara Republik Indonesia. Peringkat tertinggi pernah terjadi sebagai tolok ukur tayangan kuis di stasiun televisi Rajawali Citra Televisi Indonesia atau RCTI bertajuk &#8220;Who wants to be a millionaire&#8221;. <em>Host </em>atau pemandu kuis ialah Tantowi Yahya. Dampak peringkat atau <em>rating </em>tertinggi ini membuat acara kuis berlangsung hingga tahunan.</p>
<p>Menurut cerita Bernita, salah seorang pengumpul bank soal atau naskah kuis RCTI, Tantowi selalu membaca dan menguji setiap soal yang masuk ke meja redaksi. Jika susunan kalimat dan kata atau istilah enggak cocok, bahkan cenderung salah, tak segan-segan soal yang dikuiskan pasti diganti. Kini acara kuis &#8220;Siapa ingin menjadi Milliuner&#8221; tak lagi tayang di RCTI.</p>
<p>Akan tetapi, gema acara kuis televisi kembali merebak. Siapa pernah menyangka kalau nilai perjuangan menjadi milliuner penuh onak dan duri. Dalam pembuatan soal kuis, nilai perjuangan menjadi nyata. Setiap soal hanya satu yang pasti benar. Oleh karena itu, pantaslah kalau Tantowi Yahya dalam suatu kesempatan pernah berpesan, hati-hati membuat soalnya. &#8220;Carilah referensi yang lengkap, cermat dan akurat,&#8221; pinta Tantowi Yahya.</p>
<p>Kurang elok jika nilai perjuangan yang divisualkan dalam gambar monoton saja sifatnya. Biasanya, seperti kebanyakan dunia selebritas, bumbu racikan penyedap terletak pada soal cinta, wanita, dan hasrat mewujudkan nilai cinta.</p>
<p>Mumbai, India sebagai sumber inspirasi tempat syuting berkisah romantisme perjuangan itu. Antara cinta dan perjuangan meraih cinta diwujudkan dengan personifikasi kesuksesan materi. Jamal Malik atau Dev Patel dan Latika atau Freida Pinto bermain dengan ekspresif bak pemain watak yang mumpuni.</p>
<p>Dikisahkan di kawasan padat penduduk, yang biasanya identik dengan pemukiman kumuh, yang bau amis, yang jorok, yang penuh dengan aksi kekerasan, dua sejoli berjuang untuk hidup layak. Visualisasi penumpang kereta api berjejalan, pengemis yang bertebaran di pelosok kota, kamar mandi dengan gedek kayu, dan warga yang bermabuk-mabukan menjadi pemicu kekerasan. Kekerasan demi kekerasan  memisahkan dua sejoli yang saling berdekatan dengan keadaan rusuh. Absurditas warga Ibu Kota di Mumbai, India dilambari dengan aksi sukuisme antara agama Hindu dan Islam. Bentrok dalam wujud amuk massa penuh kebencian dan kekerasan memisahkan dua sejoli.</p>
<p>Akan tetapi, sebelum perpisahan, ternyata dua sejoli saling mengikat janji kelak bertemu kembali. Jamal Malik mengikuti kuis televisi &#8220;Saya ingin Menjadi Milliuner&#8221;. Kebetulan acara kuis ini menjadi favorite Latika. Oleh karena itu, impian wajib diwujudkan agar kelak Latika mengetahui keberadaan Jamal melalui medium kuis televisi. Jamal si petugas kantor atau <em>office boy </em>berjuang mewujudkan harapan. Soal demi soal ia jawab dengan tepat. Satu per satu jawaban Jamal Malik mengakhiri kuis televisi pada sesi Jamal Malik berhak menjadi milliuner.</p>
<p><em>Slumdog Millionaire </em>patut dan pantas mendapat tempat di hati penonton, khususnya warga Ibu Kota dan kota-kota besar di Tanah Air. Film berdurasi 104 menit ini sebagai cermin nyata hidup dan kehidupan kota besar. Penuh kekerasan, penuh kekejaman, penuh kebisingan. Kota yang tak pernah tidur lelap. Kota sejuta harapan bagi pemimpi yang mendamba hidup yang layak meski ingin lekas-lekas mewujudkan milliunernya sekalipun. ***</p>
Posted in Resensi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1786/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1786&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/02/01/jamal-malik-menjadi-milliuner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ledakan Besar Minat Baca</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/29/hiburan-dan-pendidikan-di-kompas-gramedia-fair/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/29/hiburan-dan-pendidikan-di-kompas-gramedia-fair/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 03:33:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1777</guid>
		<description><![CDATA[ 
 
 
 
 
 
 
 
Masyarakat Ibu Kota layak dan pantas menerima bacaan yang cocok dengan daya beli. Oleh karena itu, masyarakat Ibu Kota menjadi sasaran bidik potensial sebagai pelahap bacaan berkelas. Antara bahan bacaan bermutu dan penerbit sebagai perpanjangan tangan demi mencerdaskan pembacanya digawangi oleh Kompas Gramedia Fair di Istora Senayan, Jakarta, Selasa 27/1. Dr. Ing. H. Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1777&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_1770" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1770" title="dsc00034_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00034_edited.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Penampilan kelompok Paduan Suara &quot;Swarna Gita&quot; PSKD Depok" width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Penampilan kelompok Paduan Suara &quot;Swarna Gita&quot; PSKD Depok</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1771" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1771" title="dsc00035_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00035_edited.jpg?w=544&#038;h=725" alt="Heri Darmawan, Ketua Panitia Kompas Gramedia Fair" width="544" height="725" /><p class="wp-caption-text">Heri Darmawan, Ketua Panitia Kompas Gramedia Fair</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1773" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1773" title="dsc00037_edited1" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00037_edited1.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Henry Koenarfi, Direktur PT Bank Central Asia" width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Henry Koenarfi, Direktur PT Bank Central Asia</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1774" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1774" title="dsc00038_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00038_edited.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Agung Adiprasetyo, CEO Kompas Gramedia" width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Agung Adiprasetyo, CEO Kompas Gramedia</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1775" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1775" title="dsc00042_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00042_edited.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Erwin Parengkuan &amp; Becky Tumewu (MC), Fauzi Bowo, Agung Adiprasetyo, dan penerima KBBI Pusba" width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Erwin Parengkuan &amp; Becky Tumewu (MC), Fauzi Bowo, Agung Adiprasetyo, dan penerima KBBI Pusba</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1776" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1776" title="dsc00043_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00043_edited.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Dr. Ing. H. Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta" width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Dr. Ing. H. Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1778" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1778" title="dsc00046_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00046_edited.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Peresmian Kompas Gramedia Fair Jakarta 2009" width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Peresmian Kompas Gramedia Fair Jakarta 2009</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1780" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1780" title="dsc00050_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00050_edited.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Tari Gebyar Kipas dari Bali menyambut peresmian Kompas Gramedia Fair" width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Tari Gebyar Kipas dari Bali menyambut peresmian Kompas Gramedia Fair</p></div>
<p> </p>
<div id="attachment_1779" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1779" title="dsc00051_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00051_edited.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Peninjauan area Kompas Gramedia Fair dengan iringan Tari Zapin dari Sumatra." width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Peninjauan area Kompas Gramedia Fair dengan iringan Tari Zapin dari Sumatra.</p></div>
<p><strong>Masyarakat Ibu Kota layak dan pantas menerima bacaan yang cocok dengan daya beli. Oleh karena itu, masyarakat Ibu Kota menjadi sasaran bidik potensial sebagai pelahap bacaan berkelas. Antara bahan bacaan bermutu dan penerbit sebagai <em>perpanjangan tangan</em> demi mencerdaskan pembacanya digawangi oleh <em>Kompas</em> Gramedia Fair di Istora Senayan, Jakarta, Selasa 27/1. Dr. Ing. H. Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta secara resmi membuka pameran yang berlangsung lima hari (28/1&#8211;1/2).</strong></p>
<p>Dalam pidato pembukaan pameran, Fauzi Bowo mengutarakan rasa bangga pada negara Vietnam. Di Vietnam, katanya, harga buku dipastikan murah karena ada subsidi dari pemerintah. Ada dua barang yang dijual dengan harga paling murah karena disubsidi oleh pemerintah itu, yaitu pangan dan buku.</p>
<p>Hal itu senada dengan negara India, Cina, dan Jepang. Negara-negara ini memberi perhatian lebih pada penerbitan buku baru. Kebijakan pemerintahnya berorientasi pada pengembangan pengetahuan. &#8220;Tak mengherankan jika dari negara-negara itu lahir banyak penulis besar, ilmuwan hebat, dan tokoh pemenang hadiah nobel,&#8221; ujar Fauzi Bowo mantap. Buku-buku literatur sastra terkenal dunia dapat dibaca masyarakat Vietnam dengan harga murah dan mudah didapat di toko buku.</p>
<p>Sementara itu, menurut Agung Adiprasetyo, Pimpinan Tertinggi atau CEO <em>Kompas</em> Gramedia, Malaysia dan Vietnam menerbitkan buku di atas sepuluh ribu dan lima belas ribu eksemplar setiap tahun. Meski penduduknya hanya 27 juta jiwa dan 80 juta jiwa. Kini Indonesia berpenduduk 225 juta jiwa. &#8220;Sejumlah survei yang dibuat di 20 kota besar di Indonesia menunjukkan, minat masyarakat perkotaan untuk mengunjungi toko buku hanya 12 persen,&#8221; tegas Agung Adiprasetyo seraya menambahkan, &#8220;dari yang 12 persen tak semuanya datang untuk membaca atau membeli buku karena di toko buku biasanya dijual juga barang-barang lain.&#8221;</p>
<p><em>Kompas </em>Gramedia menurut Agung Adiprasetyo, siap menyambut ledakan besar minat baca yang bisa ditumbuhkan di masyarakat melalui beragam media yang ada. &#8220;Kehadiran <em>Kompas </em>Gramedia juga untuk memperluas wawasan dan membangun visi kebangsaan untuk membangun keunggulan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pameran <em>Kompas</em> Gramedia Fair atau KGF yang ke-22 ini memberikan diskon sepuluh sampai dengan 70 persen. Bagi pemegang kartu kredit BCA mendapat diskon tambahan sepuluh persen. Selain itu, diselenggarakan lomba paduan suara tingkat Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar serta mewarnai, seminar, diskusi buku, lokakarya (<em>workshop</em>), dengan serbaneka kompetisi. Hadir pada pembukaan pameran KGF 2009, Presiden Komisaris <em>Kompas </em>Gramedia, Jakob Oetama, Presiden Direktur, Agung Adiprasetyo, Direktur BCA, Henry Koenaifi, dan Direktur KIA Motor Indonesia, Hartanto Sukmono yang bertindak selaku sponsor utama pameran.</p>
<p>Penyelenggaraan KGF berorientasi pada hiburan dan pendidikan plus sambut ulang tahun ke-39 toko buku Gramedia (ada 90 toko di Tanah Air) plus ulang tahun ke-35 Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.***</p>
Posted in Berita  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1777/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1777&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/29/hiburan-dan-pendidikan-di-kompas-gramedia-fair/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00034_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00034_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00035_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00035_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00037_edited1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00037_edited1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00038_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00038_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00042_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00042_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00043_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00043_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00046_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00046_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00050_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00050_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc00051_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00051_edited</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Guru Besar Termuda dari Trisakti</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/23/guru-besar-termuda-dari-trisakti/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/23/guru-besar-termuda-dari-trisakti/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 01:07:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1761</guid>
		<description><![CDATA[       
Posted in Album       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1761&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-1760" title="100_0468_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0468_edited.jpg?w=544&#038;h=362" alt="100_0468_edited" width="544" height="362" /> <img class="alignleft size-full wp-image-1765" title="100_0482_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0482_edited.jpg?w=544&#038;h=362" alt="100_0482_edited" width="544" height="362" /><img class="alignleft size-full wp-image-1762" title="100_0469_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0469_edited.jpg?w=544&#038;h=362" alt="100_0469_edited" width="544" height="362" /> <img class="alignleft size-full wp-image-1766" title="100_0492_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0492_edited.jpg?w=544&#038;h=362" alt="100_0492_edited" width="544" height="362" /> <img class="alignleft size-full wp-image-1767" title="100_0526_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0526_edited.jpg?w=544&#038;h=362" alt="100_0526_edited" width="544" height="362" />   <img class="alignleft size-full wp-image-1763" title="100_0476_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0476_edited.jpg?w=544&#038;h=362" alt="100_0476_edited" width="544" height="362" /> <img class="alignleft size-full wp-image-1764" title="100_0477_edited" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0477_edited.jpg?w=544&#038;h=362" alt="100_0477_edited" width="544" height="362" /></p>
Posted in Album  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1761/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1761&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/23/guru-besar-termuda-dari-trisakti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0468_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_0468_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0482_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_0482_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0469_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_0469_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0492_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_0492_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0526_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_0526_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0476_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_0476_edited</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/100_0477_edited.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_0477_edited</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seminar Mantra Uang WordPress</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/22/seminar-mantra-uang-wordpress/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/22/seminar-mantra-uang-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 03:22:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1758</guid>
		<description><![CDATA[Posted in Advertorial       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1758&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_1757" class="wp-caption alignleft" style="width: 248px"><img class="size-medium wp-image-1757" title="brosur-workshop-blog" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/brosur-workshop-blog.jpg?w=238&#038;h=300" alt="Seminar Mantra Uang WordPress" width="238" height="300" /><p class="wp-caption-text">Seminar Mantra Uang WordPress</p></div>
Posted in Advertorial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1758/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1758/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1758/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1758/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1758/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1758&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/22/seminar-mantra-uang-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/brosur-workshop-blog.jpg?w=238" medium="image">
			<media:title type="html">brosur-workshop-blog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gratis Lokakarya Gitar Klasik</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/20/gratis-lokakarya-gitar-klasik/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/20/gratis-lokakarya-gitar-klasik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 05:53:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1754</guid>
		<description><![CDATA[Posted in Advertorial       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1754&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br />
<a href='http://johnherf.wordpress.com/2009/01/20/gratis-lokakarya-gitar-klasik/brosur-workshop-09/' title='brosur-workshop-09'><img width="72" height="96" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/brosur-workshop-09.jpg?w=72&#038;h=96" class="attachment-thumbnail" alt="" title="brosur-workshop-09" /></a>
<a href='http://johnherf.wordpress.com/2009/01/20/gratis-lokakarya-gitar-klasik/workshop-gitar/' title='workshop-gitar'><img width="70" height="96" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/workshop-gitar.jpg?w=70&#038;h=96" class="attachment-thumbnail" alt="Lokakarya Improvisasi Gitar Klasik dan Elektrik" title="workshop-gitar" /></a>
<a href='http://johnherf.wordpress.com/2009/01/20/gratis-lokakarya-gitar-klasik/brosur-workshop-091/' title='brosur-workshop-091'><img width="72" height="96" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/brosur-workshop-091.jpg?w=72&#038;h=96" class="attachment-thumbnail" alt="" title="brosur-workshop-091" /></a>

<div id="attachment_1753" class="wp-caption alignleft" style="width: 229px"><img class="size-medium wp-image-1753" title="workshop-gitar" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/workshop-gitar.jpg?w=219&#038;h=300" alt="Lokakarya Improvisasi Gitar Klasik dan Elektrik" width="219" height="300" /><p class="wp-caption-text">Lokakarya Improvisasi Gitar Klasik dan Elektrik</p></div>
Posted in Advertorial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1754/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1754&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/20/gratis-lokakarya-gitar-klasik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/workshop-gitar.jpg?w=219" medium="image">
			<media:title type="html">workshop-gitar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cempaka Kuning Ayu Memberi Harapan</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/19/cempaka-kuning-ayu-memberi-harapan/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/19/cempaka-kuning-ayu-memberi-harapan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 08:39:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1744</guid>
		<description><![CDATA[Posted in Album       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1744&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_1750" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1750" title="n538206537_1431791_7962" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431791_7962.jpg?w=300&#038;h=199" alt="Cempaka kuning ayu di tepi halaman." width="300" height="199" /><p class="wp-caption-text">Cempaka kuning ayu di tepi halaman.</p></div>
<div id="attachment_1749" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1749" title="n538206537_1431789_6743" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431789_6743.jpg?w=300&#038;h=199" alt="Warna Cempaka kuning ayu memberi harapan." width="300" height="199" /><p class="wp-caption-text">Warna Cempaka kuning ayu memberi harapan.</p></div>
<div id="attachment_1748" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1748" title="n538206537_1431788_6116" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431788_6116.jpg?w=300&#038;h=199" alt="Keelokan Cempaka hanya di pagi hari, di siang hari si cantik mulai melayu." width="300" height="199" /><p class="wp-caption-text">Keelokan Cempaka hanya di pagi hari, di siang hari si cantik mulai melayu.</p></div>
<div id="attachment_1747" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1747" title="n538206537_1431787_5479" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431787_5479.jpg?w=300&#038;h=199" alt="Kuning Cempaka berkelopak indah, rapuh, wangi harum semerbak, mewangi, lembut membuai rasa." width="300" height="199" /><p class="wp-caption-text">Kuning Cempaka berkelopak indah, rapuh, wangi harum semerbak, mewangi, lembut membuai rasa.</p></div>
<div id="attachment_1746" class="wp-caption alignleft" style="width: 209px"><img class="size-medium wp-image-1746" title="n538206537_1431581_458" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431581_458.jpg?w=199&#038;h=300" alt="Bunga Cempaka yang menginspirasi keindahan tiada tara." width="199" height="300" /><p class="wp-caption-text">Bunga Cempaka yang menginspirasi keindahan tiada tara.</p></div>
<div id="attachment_1745" class="wp-caption alignleft" style="width: 209px"><img class="size-medium wp-image-1745" title="n538206537_1431377_9887" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431377_9887.jpg?w=199&#038;h=300" alt="Cempaka kuning ayu" width="199" height="300" /><p class="wp-caption-text">Cempaka kuning ayu</p></div>
<div id="attachment_1743" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"> <img class="size-medium wp-image-1743" title="n538206537_1431376_9244" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431376_9244.jpg?w=300&#038;h=199" alt="Bunga Cempaka di kala mekar harum mewangi." width="300" height="199" /><p class="wp-caption-text">Bunga Cempaka di kala mekar harum mewangi.</p></div>
Posted in Album  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1744/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1744&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/19/cempaka-kuning-ayu-memberi-harapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431791_7962.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">n538206537_1431791_7962</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431789_6743.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">n538206537_1431789_6743</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431788_6116.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">n538206537_1431788_6116</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431787_5479.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">n538206537_1431787_5479</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431581_458.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">n538206537_1431581_458</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431377_9887.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">n538206537_1431377_9887</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/n538206537_1431376_9244.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">n538206537_1431376_9244</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Idola Cilik Road Show</title>
		<link>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/15/idola-cilik-road-show/</link>
		<comments>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/15/idola-cilik-road-show/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 17:11:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>johnherf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://johnherf.wordpress.com/?p=1735</guid>
		<description><![CDATA[







Mama Ira (Maya Sopha) menyemangati peserta dan pendukung pentas Idola Cilik.


 


Komentator pendukung pentas Idola Cilik kerap menyemarakkan acara.


 


Studio RCTI meriah sebagai ajang pentas Idola Cilik jempolan.


 


Pengelompokan pendukung Idola Cilik di area parkir sebagai persiapan sebelum memasuki studio RCTI.


 


Berpanasria tak &#8216;kan menyurutkan langkah pendukung pentas Idola Cilik.


 


Antusiasme kelompok pendukung Idola Cilik di area parkir RCTI


Posted in [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1735&subd=johnherf&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="mceTemp mceIEcenter">
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<div id="attachment_1741" class="wp-caption aligncenter" style="width: 554px"><img class="size-full wp-image-1741" title="dsc09175" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09175.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Pentas Idola Cilik sebagai program televisi anak persembahan RCTI terbaik." width="544" height="408" /><p class="wp-caption-text">Pentas Idola Cilik sebagai program televisi anak persembahan RCTI terbaik.</p></div>
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-1740" title="dsc09172" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09172.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Mama Ira (Maya Sopha) menyemangati peserta dan pendukung pentas Idola Cilik." width="544" height="408" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Mama Ira (Maya Sopha) menyemangati peserta dan pendukung pentas Idola Cilik.</dd>
</dl>
</div>
<p> 
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-1739" title="dsc09168" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09168.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Komentator pendukung pentas Idola Cilik kerap menyemarakkan acara." width="544" height="408" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Komentator pendukung pentas Idola Cilik kerap menyemarakkan acara.</dd>
</dl>
</div>
<p> 
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-1738" title="dsc09167" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09167.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Studio RCTI meriah sebagai ajang pentas Idola Cilik jempolan." width="544" height="408" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Studio RCTI meriah sebagai ajang pentas Idola Cilik jempolan.</dd>
</dl>
</div>
<p> 
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-1737" title="dsc09166" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09166.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Pengelompokan pendukung Idola Cilik di area parkir sebagai persiapan sebelum memasuki studio RCTI." width="544" height="408" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Pengelompokan pendukung Idola Cilik di area parkir sebagai persiapan sebelum memasuki studio RCTI.</dd>
</dl>
</div>
<p> 
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-1736" title="dsc09165" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09165.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Berpanasria tak 'kan menyurutkan langkah pendukung pentas Idola Cilik." width="544" height="408" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Berpanasria tak &#8216;kan menyurutkan langkah pendukung pentas Idola Cilik.</dd>
</dl>
</div>
<p> 
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-1734" title="dsc09164" src="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09164.jpg?w=544&#038;h=408" alt="Antusiasme kelompok pendukung Idola Cilik di area parkir RCTI" width="544" height="408" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Antusiasme kelompok pendukung Idola Cilik di area parkir RCTI</dd>
</dl>
</div>
Posted in Advertorial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/johnherf.wordpress.com/1735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/johnherf.wordpress.com/1735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/johnherf.wordpress.com/1735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/johnherf.wordpress.com/1735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/johnherf.wordpress.com/1735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/johnherf.wordpress.com/1735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/johnherf.wordpress.com/1735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/johnherf.wordpress.com/1735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/johnherf.wordpress.com/1735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/johnherf.wordpress.com/1735/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=johnherf.wordpress.com&blog=699185&post=1735&subd=johnherf&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://johnherf.wordpress.com/2009/01/15/idola-cilik-road-show/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e92d041aa7ebb33eb519a94bb2c3f3bb?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">johnherf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09175.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc09175</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09172.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc09172</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09168.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc09168</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09167.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc09167</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09166.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc09166</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09165.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc09165</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://johnherf.files.wordpress.com/2009/01/dsc09164.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc09164</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>