Bahasa Utama Dunia itu Bahasa Indonesia

Posted on 1 November 2008. Filed under: Bahasaku-Bahasamu |

Kongres IX Bahasa Indonesia di BIDAKARA Jakarta

Kongres IX Bahasa Indonesia di BIDAKARA Jakarta

Bahasa Melayu

atau bahasa Indonesia meningkat jumlah penuturnya yang berpotensi menjadi bahasa utama dunia, demikian Rusli Abdul Ghani dari Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia pada Kongres IX Bahasa Indonesia (30/8/08). “Jika bilangan jiwa yang menjadi tolok (ukur), tentu bahasa Mandarin yang merupakan bahasa paling utama di dunia. Oleh karena itu, (Encik) Rusli bin Abd. Ghani, Ketua Bahagian Pengembangan Bahasa Melayu, Jabatan Bahasa, Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia meneliti sepintas lalu sejarah tiga bahasa menjadi bahasa utama dan menelusuri kebangkitan bahasa Inggris menjadi bahasa dunia. Makalahnya dapat dijadikan pedoman dan panduan untuk merangkai strategi agar bahasa Melayu atau bahasa Indonesia juga mampu menjadi salah satu bahasa utama dunia.

Ada bahasa di dunia ini pada suatu masa dahulu sangat utama dan meluas penggunaannya, tetapi kini terbatas di sekitar kawasan penutur asli. Bahasa Itali umpamanya. Bahasa seperti bahasa Perancis dan bahasa Jerman pernah sangat dominan, terutama dalam bidang politik dan diplomasi. Ada pula bahasa yang dahulunya numero uno kini dianggap ‘mati’ karena sudah tidak ada penutur aslinya lagi. Contoh terbaik ialah bahasa Latin.

Ada bahasa yang dahulunya terpinggir dan dicemooh setengah cendekiawannya sendiri, kini merupakan bahasa yang benar-benar menepati takrifan bahasa global. Setiap bahasa utama di dunia, baik yang pernah menjadi utama suatu ketika dahulu maupun yang sedang mendominasi, berkongsi ciri yang membolehkan bahasa tersebut berperan sebagai bahasa utama, meskipun sejarah kebangkitan masing-masing mungkin berbeda sedikit.

Makalah Rusli Abdul Ghani meneliti beberapa bahasa yang menjadi bahasa utama dunia dan mengenal pasti serta menceritakan faktor yang berperan dalam pemerkasaan bahasa tersebut agar unsur yang serupa dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pembinaan dan pengembangan bahasa Melayu atau bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa utama dunia.

Antara beberapa bahasa dunia yang dianggap besar, terutama dari segi bilangan penutur, termasuk bahasa Jerman, Perancis, Spanyol, Arab, Mandarin dan Inggris. Berikut ini ulasan yang berkenaan dengan tiga bahasa.

Jerman sebagai Bahasa Utama

Bahasa Jerman yang baku dan moden boleh dikatakan bercambah dari benih Reformasi yang dicetuskan oleh Martin Luther pada 1519. Bahasa Jerman yang digunakan dalam terjemahan Injil menjadi teras kepada bahasa Jerman piawai. Bahasa ini kemudian dikembangkan menjadi bahasa kesusastraan melalui karya Schiller, Goethe, dan Lessing.

Pada waktu itu juga budaya Jerman semakin berprestise, apabila dalam alam musik klasikal muncul penggubah, seperti Beethoven, Brahms, Schubert dan Mozart yang merupakan penutur bahasa Jerman.

Potensi bahasa Jerman sebagai bahasa utama dunia terkubur selepas kekalahannya dalam dua perang dunia. Kini kuasa bahasa dunia tidak berada di atas batu jemalanya lagi, biarpun sekukuh apapun kuasa ekonomi dan kuasa sains yang melekat pada dirinya.

Perancis sebagai bahasa utama

Bahasa Perancis awal terdiri dari dua bahasa, langue d’oïl di sebelah utara dan langue d’oc di selatan. Bagaimanapun, menjelang abad ke-14 variasi bahasa yang mantap menjadi Perancis adalah bahasa yang digunakan oleh penduduk Paris. Martabat Perancis di mata dunia memuncak menjelang abad ke-17 dan rasa bangga bahasa yang ada dalam diri sebagian besar orang Perancis mendorong mereka untuk menjaga dan memelihara bahasa Perancis dari keadaan ternoda dan tercela oleh unsur-unsur asing.

Penulis Perancis yang hebat-hebat, antara lain Molière dan Racine menyumbang pada pembinaan khazanah kepustakaan ilmu dan sastra yang mengagumkan.

Pada 1635, Kardinal Richelieu, Perdana Menteri Perancis menubuhkan l’Académie Française atau ‘Akademi Perancis’ untuk menjaga kepentingan dan kesejahteraan bahasa Perancis. Akademi ini juga berperan menentukan penggunaan bahasa Perancis yang baik dan betul dan menyusun kamus Perancis yang baku (kamus ini pertama terbit pada 1694).

Bahasa Perancis kemudian turut dikembangkan di bumi Amerika, Kanada, Indo-China, Algeria dan Tunisia menjelang abad ke-19 (apabila Perancis meluaskan jajahannya). Namun, kekalahan Perancis di Vietnam merupakan titik awal kejatuhan dan kegagalan bahasa Perancis sebagai bahasa dunia, meskipun dengan pengaruh dan peran Akademi Perancis dalam pemeliharaan dan pelestarian bahasa Perancis.

Hakikat ini juga memperlihatkan batas dan kekangan yang bakal muncul pada bahasa yang berhasrat menjadi bahasa utama dunia. Bahasa Perancis merupakan bahasa yang berprestise dan negara Perancis merupakan negara terkuat di Eropa (dari segi ekonomi dan ketentaraan), dan orang Perancis merupakan bangsa yang paling bermegah dengan bahasanya sendiri. Namun, bahasa ini juga mengalami kemerosotan pengaruh.

Dengan segala keistimewaan dan kelebihan yang ada, dengan segala sokongan dari pemerintah dan dukungan rakyat, bahasa Perancis tidak berupaya untuk menjadi bahasa global, sebagaimana meluas dan sejagatnya penyebaran bahasa Inggris.

Saingan kedua-dua bahasa ini sudah tidak sesengit seperti saingan pada abad ke-19. Bahasa Inggris sudah berada jauh di depan. Di bumi Perancis sendiri kata-kata Inggris semakin banyak dipinjam dan digunakan. Apakah rahasia sebenar kekuatan bahasa Inggris?

Bahasa Inggris bahasa global

Tatkala Julius Caesar mendarat di Britain sekitar 2000 tahun yang lampau, bahasa Inggris belum mewujud. Bahasa Inggris bangun menjadi bahasa yang dominan karena tiga faktor utama, yaitu politik, kesarjanaan dan teknologi.

Faktor Politik

Bangkitnya bahasa Inggris sebagai bahasa global pada dua tiga dekade terakhir abad kedua puluh berpangsi pada kuasa, terutama kuasa ketenteraaan. Bahasa merupakan faktor yang penting dalam membina jati diri. Slogan ‘Bahasa Jiwa Bangsa’ mendukung hakikat ini. Jati diri suatu negara juga seringkali dibina dan dipupuk sebagai pertentangan terhadap kekuasaan, bangsa atau negara asing.

Dan sepanjang sejarah England, musuh tradisi mereka ialah Perancis. Dengan demikian, bahasa Inggris adalah bahasa orang Inggris manakala bahasa Perancis merupakan bahasa musuh negara.

Kebangkitan bahasa Inggris juga berkait dengan pelayaran dan penemuan baru ke Timur untuk perdagangan rempah. Pelayaran dan perdagangan ini kemudian membawa kepada penaklukan dan penjajahan negara-negara di benua Amerika, Afrika dan Asia.

Penambahan jajahan takluk ini disebabkan oleh kekuatan ketentaraan, terutama tentara laut. Peluasan kawasan ini membawa kepada penyebaran meluasnya bahasa Inggris. Dari sejarah inilah terletak asas bahasa Inggris menjadi bahasa antarbangsa. Kesejagatan bahasa Inggris tidak saling berkaitan dengan sembarang keistimewaan tertentu yang intrinsik pada bahasa ini.

Peluasan kerajaan Britain menjelaskan ‘bagaimana’ bahasa Inggris tersebar ke seluruh dunia. Namun, hakikat ini tidak menerangkan ‘mengapa’ bahasa ini masih digunakan dengan meluasnya lima puluh tahun selepas runtuhnya kerajaan British dan ‘mengapa’ di Malaysia, bahasa Inggris masih digunakan 51 tahun sesudah Union Jack tidak lagi berkibar di Tanah Melayu.

Kini, kekuasaan yang mengekalkan bahasa Inggris sebagai bahasa dunia, bahasa global bukan lagi kuasa ketentaraan, melainkan juga kuasa yang ada pada institusi, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, Bank Dunia, Hollywood (Emmy dan Oscar), World Wide Web dan Internet.

Hakikat ini menjelaskan mengapa Indonesia, yang tiada sembarang ikatan sejarah yang kentara dengan Inggris turut sama mengutamakan pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa kedua, dan bukannya bahasa Belanda. Demikian juga halnya dengan rakyat Vietnam dan Kamboja yang rata-rata lebih gemar mempelajari bahasa Inggris daripada bahasa Perancis.

Kesarjanaan

Bahasa utama sering kali menjadi bahan penelitian para sarjana. Sarjana tidak mencipta bahasa dan tidak juga menjadikan bahasa itu kuat dan berkuasa, tetapi berperan untuk mengupayakan bahasa tersebut agar dapat berfungsi sebagai bahasa kebangsaan, bahasa ilmu atau bahasa antarabangsa.

Hasil kesarjanaan yang besar memberikan kredibilitas dan keabsahan kepada bahasa itu sebagai bahasa utama. Sarjana yang meneliti bahasa Inggris telah dapat mengukuhkan bahasa tersebut melalui usaha dalam pengumpulan teks, pengayaan kosa kata, penyusunan kamus, penyeragaman ejaan dan penulisan tatabahasa.

A. Pengumpulan Teks

Tugas pertama para sarjana adalah untuk menyediakan teks. Tatkala teks asli belum cukup tertulis, para sarjana giat menyediakan teks terjemahan. Demikian halnya dengan bahasa Inggris.

Awal abad ke-16 menyaksikan kegiatan penerjemahan sebagian besar teks (terutama dari Latin) ke dalam bahasa Inggris dengan maklumat agar pembaca bahasa Inggris dapat menimba lebih banyak ilmu dalam serbaneka bidang. Itulah khazanah kepustakaan ilmu dalam bahasa Inggris juga turut terbina.

B. Pengayaan Kosa Kata

Bahasa Inggris juga berkembang melalui usaha pengayaan dan peluasan perbendaharaan kata. Kaedah utama dalam upaya pengayaan adalah melalui peminjaman dari bahasa Latin, terutama istilah teknikal yang diperlukan dalam bidang sains dan matematik.

C. Penyusunan Kamus

Salah satu kesan peminjaman dari bahasa Latin ialah bahasa Inggris, yang mempunyai banyak kata yang sukar dipahami oleh ramai orang Inggris. Untuk mengatasi masalah itu senarai kata perlu disusun untuk menjelaskan ‘kata-kata sukar’ ini. Usaha awal dilakukan oleh Robert Cawdrey yang menerbitkan ‘An Alphabetical Table of Hard Words’ pada 1604, yang mencetuskan tradisi penyusunan karya yang akhirnya membawa pada kegiatan perkamusan seperti yang ada sekarang.

Menjelang abad ke-18, usaha untuk menyusun senarai kata yang lebih lengkap dan karya terpenting seperti English Dictionary oleh Samuel Johnson diterbitkan pada 1755. Oxford English Dictionary pula mulanya disusun pada 1884 dan terbit pada 1928 sehingga ke hari ini kamus tersohor ini masih dianggap sebagai sebuah monumen kepada kesarjanaan bahasa Inggris.

D. Penyeragaman Ejaan

Biarpun sudah tersedia kamus atau senarai kata, namun membuat rujukan masih merupakan sesuatu yang sukar dilakukan jika belum ada cara mengeja yang piawai. Usaha untuk mempiawaikan sistem ejaan, termasuk juga tanda baca bermula dengan wujudnya teknologi percetakan. Pengaruh pencetak London akhirnya membawa pada sistem ejaan moden Inggris yang hampir mantap menjelang 1750, justru itu sebagian besar ejaan yang ada dalam kamus Johnson masih digunakan pakai sampai ke saat ini.

Sebagian besar perubahan ejaan sesudah ini hanya perubahan yang wujudnya mengakibatkan perkembangan bahasa Inggeris versi Amerika Syarikat dengan variannya, seperti ‘odor’ (odour) dan ‘plow’ (plough).

E. Penulisan Tatabahasa

Penyeragaman ejaan membawa pada penulisan tatabahasa. Tatabahasa Inggris mengikut tradisi Latin. Dengan demikian, tatabahasa Inggris yang diuraikan menjelang abad ke-17 mengikuti rapat model tatabahasa Latin sehingga menjadikan bahasa Inggris seperti bahasa Latin.

Teknologi

Seandainya kekuasaan yang menyebabkan tercetusnya penyebaran bahasa, maka teknologi yang menyediakan saluran dan kaedah penyebarannya.

Kekuatan dan daya maju sesuatu bahasa dalam abad ke-21 ini banyak bergantung pada pelaburan dalam teknologi yang sesuai untuk pembinaan dan pengembangan bahasa tersebut.

Faktor teknologi yang menyumbang kepada kebangkitan bahasa Inggris sebagai bahasa utama dunia dinyatakan di bawah ini.

A. Tulisan

Tulisan merupakan teknologi yang semua teknologi bahasa diasaskan. Sebelum adanya teknologi komputer, satu-satunya cara untuk mengkaji bahasa adalah dengan menulis bahasa tersebut dan meneliti bentuknya yang tertulis.

Bahasa Melayu, seperti juga bahasa Inggris mempunyai sejarah tulisan sekurang-kurangnya dari abad ke-7. Ini menjadikan bahasa Melayu sebagai salah satu bahasa tertua dunia yang masih digunakan.

B. Percetakan

Percetakan diperkenalkan di England oleh William Caxton pada 1476 dan dengan segera memainkan peran yang penting dalam memantapkan bahasa Inggris sebagai bahasa kegunaan orang Inggris dalam pemerolehan ilmu. Penerbitan buku dan bahan bacaan menjadi lebih mudah berbanding penghasilan manuskrip sebelum ini.

C. Media Massa

Bahasa Inggris merupakan bahasa pertama yang disiarkan melalui siaran radio dengan BBC pada 1920-an. Dengan cara ini, bahasa Inggris yang baik dan baku sampai kepada khalayak Britain.

Perkembangan industri perfilman, kemudian menyebarluaskan bahasa Inggris ke seluruh dunia, terutama Inggris versi Uncle Sam.

D. Perkomputeran

komputer pasti mengubah dunia masa depan sebagaimana mesin cetak mengubah dunia. Teknologi berasaskan komputer memainkan peran yang besar, terutama dalam bidang telekomunikasi.

Bahasa yang dikaitkan dengan komputer ialah bahasa Inggris, malah bahasa pemprograman komputer juga diasaskan pada bahasa Inggris. Dengan demikian, agak sukar bagi seseorang untuk terlibat dalam dunia komputer tanpa mengetahui bahasa Inggris dan ini sekaligus mengukuhkan lagi kedudukan bahasa Inggris sebagai bahasa global.

Perkembangan teknologi berasaskan bahasa semakin bertambah dan hakikat ini didorong oleh kajian yang dilakukan, terutama dalam bidang pemprosesan pertuturan dan penerjemahan berkomputer.

Kajian perkomputeran bahasa seperti ini tidak mungkin terlaksana tanpa pengumpulan data bahasa yang besar. Pengumpulan korpus teks ini bermula pada 1960-an dengan korpus sejuta kata teks Amerika (Brown Corpus) dan ikuti dengan Lancaster University mengumpulkan sejuta kata bahasa Inggris British.

Pada 1990-an British National Corpus berjaya mengumpulkan korpus sebesar 100 juta kata dan korpus yang lebih besar dari jumlah ini sedang diusahakan.

BAHASA MELAYU BAHASA UTAMA

Pembinaan dan pengembangan bahasa Melayu di Malaysia sebagian besar dilakukan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia (DBP) manakala di Indonesia, pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia diamanahkan kepada Pusat Bahasa.

Kalau diteliti sejarah kebangkitan bahasa Inggris sebagai bahasa global, banyak persamaan dengan usaha yang dilakukan oleh DBP dan Pusat Bahasa dalam memperkasakan bahasa Melayu/Indonesia.

Sebagai penerbit, DBP banyak menghasilkan teks bahasa Melayu dalam bentuk novel, buku teks, buku sains dan sains sosial, serta puisi. Seperti juga yang berlaku dalam bahasa Inggris, teks bahasa Melayu ini ditambah dengan penerjemahan teks bahasa Inggris ke dalam bahasa Melayu.

DBP juga berjaya membina dan membentuk istilah dalam pelbagai bidang untuk keperluan serbaneka jenis ilmu, dan berjaya menghasilkan pedoman umum ejaan yang piawai yang disepakati bersama oleh Malaysia-Indonesia-Brunei Darussalam.

Perkembangan bahasa Inggris sebagai bahasa gobal tidak didasarkan kepada suatu strategi yang terancang dan tidak ada pula badan pemerintah yang dipertanggungjawabkan untuk membangunkannya. Bagimanapun, pengalaman pembinaan dan pengembangan bahasa Inggris dan bahasa-bahasa Eropa yang lain memberikan pengajaran serta panduan seperti membina dan mengembangkan bahasa Melayu/Indonesia sebagai salah satu bahasa utama dunia.

Usaha untuk membina korpus bahasa Melayu sudah dimulai. Kini korpus DBP sudah mencapai 120 juta perkataan. Masalahnya bukan lagi sejumlah korpus, melainkan seberapa besar atau bilangan peneliti yang menggunakan korpus ini untuk membuat kajian bahasa.

Justru itu, suatu strategi baru perlu dirangka untuk mengangkat bahasa Melayu/Indonesia ke persada global. Strategi in perlu merangkumi dua komponen utama, iaitu teknologi maklumat dan komunikasi dan kegiatan pengantarabangsaan bahasa Melayu.

Teknologi Maklumat dan Komunikasi

Teknologi yang ada sekarang pasti akan berubah pada masa akan datang.

Arah aliran sekarang adalah kepada alam budaya remaja yang lebih akrab dengan Friendsters, Facebook dan YouTube. Oleh karena itu, setiap perancangan bahasa harus mengajak generasi muda dan mengenal pasti cara mereka memanfaatkan teknologi maklumat dan komunikasi melalui telepon atau melalui Web.

Pengantarabangsaan

Bahasa Melayu/Indonesia harus dipromosikan dalam arena antarabangsa seperti melalui pertemuan atau persidangan antarbangsa dan melalui projek kerjasama dengan badan-badan penelitian antarbangsa. Dengan demikian, lebih banyak lagi peneliti membuat kajian terhadap bahasa Melayu/Indonesia. Hal ini meningkatkan lagi profil bahasa ini di mata dunia.

Bahasa Utama Dunia itu Bahasa Melayu/Indonesia

Kebangkitan bahasa-bahasa Eropa sebagai bahasa utama dunia bukan berpuncak pada sembarang keistimewaan intrinsik yang ada dalam bahasa itu sendiri, melainkan karena bahasa tersebut, seperti Inggris, Perancis dan Jerman, diupayakan oleh sarjana masing-masing pada abad ke-16 untuk berperan sebagai bahasa antarbangsa. Sarjana ini banyak meminjam, terutama dari bahasa Latin. Dengan demikian, mengizinkan bahasa-bahasa ini berfungsi sebagai bahasa ilmu.

Kedudukan Inggris diperkukuh apabila bahasa ini muncul sebagai bahasa teknologi baru, bahasa dunia hiburan, bahasa teknologi maklumat dan komunikasi, serta bahasa Internet dan World Wide Web. Hakikat bahwa Inggris muncul sebagai bahasa global berpuncak semata-mata pada situasi geografi dan sejarah ketentaraan.

Lantaran itu, tiada sebab mengapa bahasa Melayu/Indonesia tidak dapat menjadi salah satu bahasa utama dunia. Apa yang perlu dilakukan ialah mengupayakan supaya bahasa ini dapat berperan sebagai bahasa kebangsaan dan sebagai bahasa antarbangsa, sebagaimana bahasa Inggris melaksanakan fungsinya sekarang.

Untuk mencapai maklumat ini, sarjana bahasa Melayu/Indonesia perlu terus-menerus membina kosa kata, menyusun kamus, memantapkan tatabahasa, menyediakan dan membina teks untuk kajian oleh sarjana lain dan yang lebih utama adalah menerapkan teknologi moden dan mutakhir dalam penelitian, pembinaan dan pengembangan bahasa.***

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Satu Tanggapan to “Bahasa Utama Dunia itu Bahasa Indonesia”

RSS Feed for {johnherf} Comments RSS Feed

wow artikel yang sanagt menarik


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 310 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: