SBY resmikan jalur ganda KA Serpong-Tanah Abang Jakarta

Posted on 4 Juli 2007. Filed under: Berita |

Jalur ganda rel kereta api antara Serpong Tangerang dan Tanah Abang Jakarta, akhirnya secara resmi oleh SBY, Presiden RI dioperasikan Rabu pagi 4/7. Sesuai dengan harapan penumpang di sepanjang rel kereta api antara Jakarta dan Tangerang ini sistem tiket elektronik pun mulai diterapkan. Dengan jalur ganda, apakah kereta api jadi lebih cepat sampai di stasiun tujuan atau sama saja?

“Banyak tentara enggak di Stasiun Rawabuntu? Apa SBY mau meresmikan jalur ganda ya?” Pagi ini Pamusuk Eneste, Editor Senior mulai online (terhubung) via handphone ber-SMS-ria.

Ya, saya saksikan bukan hanya di stasiun kereta banyak tentara, melainkan juga di sepanjang jalur yang akan dilalui oleh kereta bertebaran tentara, kalau mlipir di sepanjang rel tampak jumlahnya bisa dua, tiga sampai lima tentara berjaga-jaga, entah duduk entah berdiri tegap.

Kata istri, kemudian Pamusuk Eneste melanjutkan kiriman SMS-nya, SBY mau berkunjung ke Puspiptek Serpong Tangerang. Pukul 8 pagi ini pintu gerbang Puspiptek  sudah akan ditutup. “Jangan-jangan SBY naik kereta api ya,” ujar Pamusuk Eneste seraya menambahkan, barusan radio Sonora memberitakan: SBY akan meresmikan jalur ganda dan Stasiun Serpong. Sekalian meresmikan pusat …. di Puspiptek.

Ya, radio Elshinta News and Talk kerap memberitakan jalur rel ganda akan diresmikan oleh SBY pagi ini, demikian saya tanggapi kiriman SMS itu. 

“Di sekitar Permata Hijau juga banyak tentara berjaga sepanjang rel kereta api,” tambah Pamusuk Eneste.

Saya pun teringat kalau Pamusuk Eneste juga sangat berminat menyaksikan peresmian jalur rel ganda dari stasiun Palmerah. Oleh karena itu, saya pun berpesan, “Saya nanti diberitahu ya kalau SBY lewat.”

Wah, mantap. Akhirnya jadi juga tuh SBY meresmikan jalur ganda yang bertiket elektronik kereta api Serpong Line seharga lima ribu rupiah, demikian saya tanggapi lagi balasan SMS. 

Pamusuk Eneste pun segera menambahkan, cuma saya masih tanda tanya. Apakah setelah peresmian jalur ganda, rangkaian kereta rel listrik bertambah atau tetap seperti sekarang?

Sebenarnya menurut kepala PT Kereta Api Indonesia rangkaian dan kereta sudah bertambah. Keterangan itu bagi saya juga tetap jadi tanda tanya, katanya bertambah kok enggak terasa di mana penambahanannya.

Menurut Albertus Swandaru, penumpang kereta api dari arah stasiun Sudimara, pada perangkat tiket elektronik yang ada di stasiun tertera teks cek saldo. Jadi, kayak abonemen. Kalau kita beli tiket seratus ribu misalnya kalau dipakai hari ini berkurang dua ribu rupiah. Sementara itu, Albertus Ariobimo Nusantara, penumpang dari kawasan Bintaro menimpali, tapi SBY enggak naik odong-odong atau di atap ‘kan?

Tiba-tiba SMS Pamusuk Eneste meluncur lagi, bunyinya: Ternyata ada berita Robertus Adhi Kusumaputra (KSP) di Kompas hari ini, halaman 25, mengenai peresmian Stasiun Serpong, dll. Menurut KSP, akan ada empat kereta rel listrik (KRL) dari Serpong ke Tanah Abang tiap hari. Begitu pula sebaliknya. “Perlu enggak kita cari  tiket elektronik langganan ke Stasiun Palmerah nanti siang?”

Eit, belum lengkap rasanya kalau cerita seputar KA ini tanpa komentar ibu-ibu. Nah, apa kata mereka, beginilah isi pernyataannya.

Teman-teman sebangsa tanah dan sebangsa air… hari ini, mulai pukul 10 pagi sampai sekitar pukul 17.00, kereta jalur Palmerah-Serpong tidak beroperasi, karena ada SBY mau jalan-jalan ke Serpong. Jadi, siap-siap aja nanti pulangnya nebeng temen ye….

Mas Joni hari ini pasti enggak masuk kerja, soalnya dia menggantikan Yusril Ihza Mahendra mendampingi SBY. hehe.

Terima kasih. Vera

Selain Vera, panggilan akrab Novera Kresnawati, editor,  Mediawati pun ikutan nimbrung,

Pantesan dari kemarin banyak loreng-loreng.  Stasiun Serpong pasti jadi bagus. Yah mestinya biar berjalan normal aja ya, biar SBY lihat kehidupan di tiap stasiun dengan  tukang jepit rambutnya, pengamen, penyemir sepatu, tukang koran dan majalah, juga pengemis cilik sampai kakek-nenek  yang makin ramai. Eh, SBY mesti nyoba combro dan lontong oncom di stasiun Pondok Ranji tuh.

Membaca isi pernyataan Mediawati, Vera pun berkomentar,

yah… orang Indonesia kan “tukang tipu”, Mbak. justru karena SBY mau lewat, kereta enggak beroperasi. Otomatis pengemis enggak ada, tukang semir enggak ada, pengamen enggak ada, tukang jepit rambut juga enggak ada. tadi yang aku liat cuma tukang koran.

Menanggapi isi pernyataan ibu-ibu itu, Pamusuk Eneste pun urun komentar, katanya, dagelan, main sandiwara, kayak petugas tramtib dan pedagang kaki lima, menjelang pemeriksaan kawasan di sekitarnya bersih, rapi, bebas lalu lalang pedagang.

Akan tetapi, pukul 13.34 Pamusuk Eneste kembali mengudara SMS-nya, katanya kayaknya SBY baru saja lewat stasiun Palmerah ke arah stasiun Tanah Abang. KA-nya putih dan bagus. Buatan Jepang yang ber-AC. “Belum pernah saya lihat KA-nya,” tambahnya. 

Perjalanan kereta api (KA) dari stasiun Serpong ke arah Tanah Abang berlangsung mulai pukul 5.15 hingga pukul 20.53 WIB. Perjalanan KA ini memiliki lima jenis, seperti KA ekonomi dari arah Parungpanjang, KRL ekspress AC dari arah Serpong, KA ekonomi dari arah Rangkasbitung, KA Patas Ekonomi, KA Merak Jaya dari arah Merak, dan KRL ekonomi dari arah Serpong. KA ekonomi dari Rangkasbitung atau Parungpanjang kerap mendapat sebutan penumpang sebagai kereta odong-odong atau kereta merah. KA ini senantiasa padat penumpang, bahkan sampai ke atap KA. Peristiwa tragedi Bintaro pernah berlangsung pada 1990-an berupa tubrukan antara kereta odong-odong Rangkasbitung dan kereta odong-odong arah Kota Jakarta. Tarif KA pun bervariasi mulai seribu lima ratus sampai dengan sepuluh ribu. Presiden SBY meresmikan jalur ganda mulai dari arah Stasiun Serpong sampai dengan stasiun Tanah Abang. Stasiun ini melewati stasiun Rawabuntu, Sudimara, Pondok Ranji, Kebayoran, Palmerah, dan Tanah Abang.***

Make a Comment

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Satu Tanggapan to “SBY resmikan jalur ganda KA Serpong-Tanah Abang Jakarta”

RSS Feed for {johnherf} Comments RSS Feed

Mas joni kejadian tragedi bintaro sekitar tahun 1980an bukan 1990an, coba tlg dicek lagi dech, thx


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 319 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: